Sukses

Kenali Perbedaan Herpes Genital dan Candidiasis

Hampir punya gejala yang mirip, bagaimana cara membedakan herpes genital dan candidiasis secara umum?

Klikdokter.com, Jakarta Beberapa hari ini, ada rasa tidak nyaman muncul pada vagina Anda. Awalnya hanya gatal, lama-lama, kok, semakin nyeri, ya? Anda pun memeriksa vagina sendiri dan terlihatlah ada beberapa keanehan, misalnya bintil merah. Nah, setelah browsing sana-sini, gejala tersebut mirip dengan penyakit herpes genital dan juga candidiasis.

Namun sayangnya, sebagai orang awam, Anda masih kesulitan dalam membedakan keduanya. Untuk itu, cobalah perhatikan penjelasan lebih lanjut di bawah ini agar Anda mengetahui perbedaan umum antara dua penyakit itu.

  • Tentang herpes genital

Herpes genital adalah penyakit yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Risiko kondisi ini bisa meningkat berlipat ganda apabila Anda hobi bergonta-ganti pasangan seksual. Menurut dr. Alvin Nursalim, SpPD, dari KlikDokter, penyakit ini sangat menular, bahkan jika penderita menyentuh luka dan memaparkannya ke bagian tubuh lain.

Tanda dan gejala dari penyakit herpes genital ini, antara lain:

  • Muncul gelembung kecil berisi cairan berwarna kemerahan
  • Terasa nyeri dan gatal
  • Seperti ada sensasi terbakar
  • Adanya pembesaran kelenjar getah bening
  • Keluarnya cairan pada vagina
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot

Orang yang mengalami herpes ini juga dapat mengalami luka pada berbagai bagian tubuh, termasuk bokong, paha, anus, mulut, hingga saluran kencing. “Pada wanita, herpes genital paling sering menyebabkan luka di sekitar vagina dan serviksnya,” jelas dr. Alvin.

Untuk mencegah herpes genital, satu-satunya cara adalah dengan tidak melakukan hubungan seksual (vagina, anal, atau seks oral). Jika Anda aktif secara seksual, penting untuk menggunakan kondom setiap kali berhubungan intim.

  • Tentang candidiasis

Sementara itu, candidiasis merupakan infeksi yang disebabkan oleh jamur Candida. Jamur tersebut sebenarnya memang biasa hidup dalam jumlah kecil di dalam tubuh (seperti area mulut, tenggorokan, dan vagina) tanpa memberikan masalah. Namun, ketika ada kondisi yang memicu, jamur dapat berkembang biak dan tumbuh tak terkendali sehingga menyebabkan infeksi candidiasis.

Candidiasis di vagina sering disebut dengan infeksi jamur pada vagina dan kandidiasis vagina. Infeksi ini memiliki beberapa gejala, seperti:

  • Muncul rasa gatal berlebihan pada vagina
  • Muncul pembengkakan dan kemerahan pada vagina serta vulva
  • Terasa nyeri dan sensasi terbakar, terutama saat buang air kecil
  • Rasa tidak nyaman saat berhubungan intim
  • Keputihan kental berwarna putih kusam

Diperkirakan, hampir 3 dari 4 wanita pernah mengalami infeksi ini. Pemicunya, bisa karena sedang hamil, diabetes, memakai pelumas yang tidak cocok, menggunakan spermisida (alat kontrasepsi untuk membunuh sperma), dan saat sistem kekebalan tubuh melemah.

Untuk menurunkan risiko terkena candidiasis, gunakan celana dalam berbahan katun dan tidak terlalu ketat. Hindari juga douching (memasukkan cairan pembersih ke dalam vagina), menggunakan produk-produk kewanitaan yang berpewangi, dan mengonsumsi antibiotik sembarangan.

Lalu, bagaimana membedakannya?

Dari penjelasan di atas, terlihat bahwa penyebab dari dua penyakit ini berbeda. Herpes genital disebabkan oleh virus, sementara candidiasis disebabkan oleh jamur. Meski begitu, keduanya sama-sama menimbulkan rasa nyeri, gatal, dan juga sensasi seperti terbakar. Bahkan keduanya pun sama-sama memicu keluarnya cairan pada vagina.

Namun, pembengkakan yang muncul sedikit berbeda. Pada candidiasis, pembengkakan dan kemerahannya terjadi seperti ruam, sedangkan pada herpes genital lebih seperti gelembung-gelembung kecil. Bahkan, herpes genital ini dapat memberikan efek tidak nyaman pada seluruh tubuh, bukan hanya di vagina.

Meski Anda sudah bisa membedakan dan mendiagnosis sementara berdasarkan penjelasan di atas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Sebab, baik herpes genital dan candidiasis sama-sama membutuhkan obat yang sebaiknya diterima dan diaplikasikan sesuai anjuran serta pengawasan dokter.

[RS/ RVS]

60 Komentar

  • Angelia Thong

    Tempora dicta vel nesciunt temporibus dicta eos. Blanditiis iste temporibus eveniet et quaerat facilis. Nobis aliquid fuga aut.

  • Angelia Thong

    Aliquid dolorum qui quia in voluptate et eius dolores. Esse at qui nam et quis sit dicta.

  • Angelia Thong

    Omnis est soluta laborum et excepturi dolorem. Provident cumque et corporis ullam necessitatibus. Harum ut dolorem quis sed temporibus aut nesciunt. Sed expedita ut minima doloremque ea quibusdam.