Sukses

Kenali Tanda-tanda Keracunan Makanan

Keracunan makanan bisa diketahui lewat beberapa gejala. Apa saja gejala keracunan makanan? Mari ketahui tanda dan gejalanya berikut.

Keracunan makanan bisa terjadi saat Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya paparan bakteri berbahaya.

Penyebab keracunan makanan yang paling umum, yaitu bakteri Escherichia coli, Salmonella, Clostridium botulinumCampylobacter, dan Listeria. Beberapa organisme lainnya yang juga bisa menyebabkan efek serupa yaitu virus, jamur, dan parasit.

Kondisi ini tidak boleh disepelekan. Tubuh bisa lemas atau benar-benar merasa tidak nyaman. Jika sudah demikian, aktivitas Anda pun akan terhambat.

Supaya terhindar dari kondisi itu, kenali beberapa gejala keracunan makanan yang mungkin saja Anda alami. Biasanya, tanda keracunan makanan akan timbul 30 menit setelah Anda mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Berikut adalah tanda dan gejala keracunan makanan yang akan muncul:

1 dari 4 halaman

1. Tubuh Berkeringat Tak seperti Biasa

Berlawanan dengan kepercayaan umum, keracunan makanan tidak selalu membuat Anda sakit perut atau bolak-balik ke kamar mandi.

Berkeringat berlebihan juga bisa menjadi salah satu tanda peringatan awal keracunan makanan. Hal ini sekaligus menjadi indikasi kondisi tubuh akan menjadi jauh lebih buruk.

Artikel lainnya: 6 Tips Pertolongan Pertama pada Keracunan Makanan

2. Perut Kembung

Kram perut dan perut kembung adalah salah satu tanda terjadi sesuatu pada sistem pencernaan Anda. Kedua hal tersebut bahkan sering membuat Anda sampai bolak-balik ke kamar mandi.

Jika sakit perut dua kali lipat lebih sakit dari biasanya dan bikin sulit ke toilet, tandanya memang ada bakteri jahat di usus.

3. Mual dan Muntah

Mual dan muntah adalah tanda paling umum dari keracunan makanan. Dalam kondisi keracunana, Anda biasanya akan mengalami mual dan muntah yang hebat dan tak jarang kemudian berujung pada dehidrasi.

2 dari 4 halaman

4. Diare

Diare adalah salah satu gejala keracunan makanan yang cukup jelas. Jika diare Anda berair, artinya Anda mengalami keracunan makanan akibat virus Norovirus, dan paling sering terjadi pada orang dewasa.

Bakteri E. coli (banyak mencemari daging sapi dan sayuran mentah) serta Campylobacter (sering ditemukan pada unggas yang kurang matang dan air terkontaminasi), dapat menyebabkan diare berdarah.

Artikel lainnya: 8 Asupan yang Baik Dikonsumsi saat Keracunan Makanan

5. Demam

Beberapa jenis bakteri seperti Listeria dan Campylobacter dapat menyebabkan demam. Selain itu, kemungkinan demam yang Anda alami akan disertai dengan gangguan pencernaan.

6. Kebingungan

Jika Anda merasa sangat kebingungan atau otak tidak dapat bekerja tidak baik, bisa jadi Anda mengalami keracunan yang disebabkan oleh bakteri Listeria.

Kondisi ini mungkin tidak muncul selama dua bulan atau lebih setelah Anda terkontaminasi. Tapi, gejala awal yang akan muncul adalah timbul rasa kaku di area leher atau rasa lemas pada seluruh tubuh.

7. Dehidrasi

Sama seperti mual dan muntah, dehidrasi merupakan gejala keracunan makanan yang umum. Jika sudah mengalaminya, segera minum air yang banyak.

Hindari minuman yang mengandung gula, kafein, atau alkohol, karena bisa bikin dehidrasi semakin parah.

Artikel lainnya: Keracunan Kerang Setelah Pesta Seafood? Ini Sebabnya

 

3 dari 4 halaman

8. Tubuh Lemas

Dehidrasi dapat mengakibatkan tubuh menjadi lemas akibat kekurangan cairan dan ketidakseimbangan elektrolit. Selain itu, bolak balik ke toilet akibat buang air besar saat Anda keracunan makanan juga kerap membuat lemas.

9. Kehilangan Nafsu Makan

Saat perut terasa mual, tentu nafsu makan juga akan berkurang. Tak jarang, saat keracunan makanan Anda merasa kehilangan nafsu makan atau bahkan minum. Hal ini sebenarnya justru memperburuk kondisi tubuh Anda.

10. BAB Berdarah

Jika keracunan makan berujung infeksi dan luka pada saluran pencernaan, Anda bisa mengalami BAB berdarah. Warna dan bentuk darah yang keluar bersama tinja dapat berbeda-beda tergantung pada letak perlukaan pada saluran pencernaan.

Hampir semua jenis makanan bisa menyebabkan keracunan bila memang sudah terkontaminasi.

Namun, makanan tersering penyebab kondisi tersebut adalah daging mentah atau kurang matang, buah-buahan dan sayuran mentah yang belum dicuci bersih, susu tidak dipasteurisasi, dan makanan apa pun yang lama disimpan di es.

Demikian beberapa gejala keracunan makanan yang perlu Anda ketahui. Jangan lupa untuk memeriksakan diri ke dokter jika gejala memberat.

Dapatkan informasi menarik lainnya seputar kesehatan, nutrisi, dan gaya hidup dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

61 Komentar

  • Gombloh Gombloh

    Ipsam quis nulla odio labore corrupti. Omnis deserunt adipisci qui sequi necessitatibus.

  • Gombloh Gombloh

    Voluptatem ut officia vel distinctio et cum nostrum. Similique harum est nam ea quas voluptas ut. Perspiciatis ducimus saepe totam ipsam maxime praesentium voluptatem. Molestias dolorem quod est.

  • Gombloh Gombloh

    Qui iusto ullam culpa ratione at autem. Aperiam velit eveniet aut sequi non. Fugit tenetur soluta quo voluptatem facilis illo. Asperiores hic velit magni et non voluptas est.