Sukses

Kenali 7 Tanda Keracunan Makanan

Keracunan makanan bisa sangat berbahaya bagi tubuh. Kenali tanda-tandanya agar upaya pertolongan pertama bisa segera dilakukan.

Klikdokter.com, Jakarta Keracunan makanan bisa terjadi bila faktor higienis sebuah makanan tidak terjaga dengan baik. Bahkan, mungkin Anda pernah menyaksikan berita tentang seseorang yang harus dilarikan ke rumah sakit karena keracunan. Agar dapat lebih waspada, kenali beberapa tanda keracunan makanan yang mungkin saja Anda alami.

Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, keracunan makanan bisa terjadi saat Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya paparan bakteri berbahaya.

"Penyebab keracunan makanan yang paling umum yaitu bakteri Escherichia coli, Salmonella, Clostridium botulinum, Campylobacter, dan Listeria. Beberapa organisme lainnya yang juga bisa menyebabkan efek serupa yaitu virus, jamur, dan parasit," ujar dr. Andika.

Keracunan makanan tidak boleh disepelekan. Sebab, hal ini bisa membuat tubuh Anda lemas atau benar-benar merasa tidak nyaman. Jika sudah demikian, aktivitas Anda pun akan terhambat. Terkait keracunan makanan, penting untuk mengetahui tanda-tandanya agar kondisi Anda tidak semakin parah karena terlambat ditangani.

Waspadai tanda kerancunan makanan ini

Biasanya, gejala atau tanda keracunan makanan akan timbul 30 menit setelah Anda mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Berikut adalah tanda-tanda yang akan muncul:

1. Tubuh berkeringat tak seperti biasanya

Berlawanan dengan kepercayaan umum, keracunan makanan tidak selalu membuat Anda sakit perut atau membuat Anda bolak-balik ke kamar mandi. Akan tetapi, berkeringat bisa menjadi salah satu tanda peringatan awal keracunan makanan dan indikasi bahwa kondisi tubuh akan menjadi jauh lebih buruk.

2. Perut kembung

Menurut Mayo Clinic, kram perut dan perut kembung adalah salah satu pertanda bahwa terjadi sesuatu pada sistem pencernaan Anda. Kedua hal tersebut bahkan sering membuat Anda sampai bolak-balik ke kamar mandi.

Jika kemudian sakit perut yang Anda alami terasa dua kali lipat lebih sakit dari biasanya dan membuat Anda sulit ke toilet, tandanya memang ada bakteri jahat di usus Anda.

 

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

3. Mual dan muntah

Mual dan muntah adalah tanda paling umum dari keracunan makanan. Anda biasanya akan mengalami mual dan muntah yang hebat dan tak jarang kemudian berujung pada dehidrasi.

4. Diare

Diare adalah salah satu tanda keracunan makanan yang cukup jelas. Jika diare Anda berair, artinya Anda mengalami keracunan makanan akibat virus Norovirus, dan paling sering terjadi pada orang dewasa.

Sementara itu, bakteri E. coli (dikenal karena mencemari daging sapi dan sayuran mentah) serta Campylobacter (sering ditemukan pada unggas yang kurang matang dan air yang terkontaminasi), keduanya dapat menyebabkan diare berdarah.

5. Demam

Beberapa jenis bakteri seperti Listeria dan Campylobacter yang bisa mencemari makanan dapat menyebabkan demam. Selain itu, saat keracunan makanan kemungkinan demam yang Anda alami akan disertai dengan gangguan pencernaan.

6. Kebingungan

Jika Anda merasa sangat kebingunan atau otak tidak dapat bekerja tidak baik, bisa jadi Anda mengalami keracunan yang disebabkan oleh bakteri Listeria.

Kondisi ini mungkin tidak muncul selama dua bulan atau lebih setelah Anda terkontaminasi. Tapi, gejala yang akan muncul adalah timbul rasa kaku di area leher atau rasa lemas pada seluruh tubuh.

7. Dehidrasi

Sama seperti mual dan muntah, dehidrasi bisa menjadi tanda umum Anda mengalami keracunan makanan. Jika sudah mengalaminya, segera minum air yang banyak. Lalu, hindari minuman yang mengandung gula, kafein, atau alkohol, karena dapat menyebabkan dehidrasi semakin parah.

Sebagai asupan, sementara waktu cobalah untuk mengonsumsi makanan berasa hambar seperti nasi putih atau roti panggang hingga kondisi Anda membaik. Dalam kondisi ini sebaiknya hindari makanan bersantan dan yang mengandung kadar lemak tinggi.

Sebagai informasi, hampir semua jenis makanan bisa menyebabkan keracunan bila memang sudah terkontaminasi.

Tetapi, makanan yang paling sering menyebabkan kondisi tersebut adalah daging mentah atau yang kurang matang, buah-buahan dan sayuran mentah yang belum dicuci secara menyeluruh, susu yang tidak dipasteurisasi, dan makanan apa pun yang tersimpan di lemari pendingin dalam jangka waktu yang lama.

Demikian beberapa tanda keracunan makanan yang perlu Anda ketahui. Dengan mengetahui gejalanya, Anda bisa melakukan upaya pencegahan serta lebih waspada. Sehingga, bila suatu hari nanti Anda mengalaminya, penanganan dini bisa segera dilakukan. Jangan lupa untuk memeriksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

[NP/ RVS]

61 Komentar

  • Gombloh Gombloh

    Ipsam quis nulla odio labore corrupti. Omnis deserunt adipisci qui sequi necessitatibus.

  • Gombloh Gombloh

    Voluptatem ut officia vel distinctio et cum nostrum. Similique harum est nam ea quas voluptas ut. Perspiciatis ducimus saepe totam ipsam maxime praesentium voluptatem. Molestias dolorem quod est.

  • Gombloh Gombloh

    Qui iusto ullam culpa ratione at autem. Aperiam velit eveniet aut sequi non. Fugit tenetur soluta quo voluptatem facilis illo. Asperiores hic velit magni et non voluptas est.