Sukses

Cara Tepat Lindungi Anak dari Pelecehan Seksual

Anak-anak merupakan kelompok yang rentan mengalami pelecehan seksual. Lakukan ini agar si Kecil terlindung dari perilaku keji tersebut.

Klikdokter.com, Jakarta Kasus pelecehan seksual pada anak kian meningkat. Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyebut bahwa lebih dari 200.000 anak dilaporkan mengalami kekerasan seksual setiap tahunnya. Diperkirakan bahwa sebenarnya jumlah kasus tersebut lebih besar daripada itu lantaran banyak yang tidak terlaporkan.

Pelecehan seksual pada anak itu sendiri adalah semua kegiatan yang melibatkan anak dalam kegiatan seksual padahal diirinya tidak sepenuhnya memahami apa yang terjadi dan tidak mampu menyampaikan pendapatnya. Hal itu termasuk memaksa anak memperlihatkan area kemaluannya, melihat kegiatan seksual, pornografi, melibatkan dalam prostitusi atau kegiatan lain yang tujuannya untuk memberikan kepuasan pada pelaku.

Data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia menunjukkan bahwa hampir 90% kasus pelecehan seksual pada anak terjadi di rumah atau sekolah. Umumnya, pelaku adalah orang terdekat. Dan, yang paling sering mengalaminya adalah anak berusia 6–12 tahun.

Melihat adanya fakta tersebut, orang tua wajib melakukan upaya untuk menghindarkan anak dari pelecehan seksual. Adapun beberapa upaya yang dimaksud, yaitu:

1. Mengajarkan anak tentang anggota tubuhnya

Segera sesudah si Kecil lancar berbicara (biasanya mulai usia dua tahun), ajarkan padanya mengenai semua nama anggota tubuh dengan benar. Hal ini termasuk nama-nama organ intim, seperti penis dan vagina.

Selain itu, biasakan anak agar tidak merasa segan untuk menyebut nama tersebut.  Hal ini penting, agar seandainya suatu hari anak mengalami kekerasan seksual ia tidak segan untuk menyampaikan dan membicarakannya dengan bahasa yang dimengerti oleh siapa saja.

2. Ajarkan anak mengenai bagian tubuh yang boleh dan tidak disentuh

Ajarkan si Kecil bahwa ada tiga jenis sentuhan yang perlu diketahuinya. Pertama, sentuhan karena kasih sayang, yaitu jika orang lain membelai bagian kepala sampai bahu atau lutut ke kaki.

Kedua, sentuhan yang harus diwaspadai, yaitu sentuhan dari bawah bahu hingga di atas lutut. Sentuhan tipe kedua bisa berarti sayang, bisa juga berarti orang tersebut bermaksud tidak baik. Ajarkan anak untuk selalu menceritakan pada orang tua jika ada orang yang melakukan sentuhan tersebut berkali-kali.

Ketiga, sentuhan berbahaya, yaitu jika seseorang menyentuh bagian payudara, kemaluan, dan bokong. Jika ada yang menyentuh daerah tersebut, anak harus berani menolak, segera mencari pertolongan, dan melaporkannya pada orang tua.

3. Miliki hubungan yang dekat dengan anak

Biasakan menstimulasi si Kecil untuk menceritakan kesehariannya pada orang tua. Hal ini penting agar anak merasa nyaman menceritakan apa saja pada ayah atau ibunya, termasuk hal-hal yang tidak menyenangkan. Sehingga, apabila si Kecil mengalami pelecehan seksual, ia berani menyampaikannya kepada orang tua agar bisa ditangani dengan tepat.

4. Kenali tanda pelecehan seksual pada anak

Hingga kini, sebagian besar kasus pelecehan seksual pada anak terlambat untuk diketahui dan ditangani. Oleh karena itu, orang tua perlu mengetahui tanda-tanda pelecehan seksual pada anak agar bisa diinvestigasi lebih lanjut.

Tanda pelecehan seksual pada anak, di antaranya adalah muncul luka atau memar yang tidak bisa dijelaskan penyebabnya, anak sering mengalami mimpi buruk, anak sering mengeluh sakit perut, anak mengompol padahal sebelumnya sudah tidak, prestasinya di sekolah menurun, anak makan berlebihan atau justru tidak mau makan.

Pelecehan seksual pada anak bisa menyebabkan masalah kesehatan, gangguan psikologis, serta gangguan perkembangan. Atas dasar itu, setiap orang tua sebaiknya selalu waspada dan memberikan perlindungan penuh pada si Kecil dari perilaku keji tersebut. Cegah pelecehan seksual, dan lindungi masa depan anak dari sekarang!

(NB/ RVS)

93 Komentar

  • Dea Sekar Oktavian

    Qui deserunt tempora placeat velit consectetur. Unde optio quis dolorum laborum quia facilis. Et quia aliquid ut hic. Cum nesciunt aut reprehenderit voluptatem aspernatur.

  • Dea Sekar Oktavian

    Ad omnis molestiae sequi autem odio temporibus. Minima earum sequi sequi quo excepturi et quo aliquid. Commodi veritatis ex ut. Quia dolorem facilis odio ut. Autem quis ullam officia.

  • Dea Sekar Oktavian

    Assumenda laborum dolore commodi et. Soluta expedita et aut adipisci.