Sukses

Malas Jaga Kebersihan Gigi dan Mulut Picu Radang Tenggorokan?

Katanya, jarang menyikat gigi di malam hari bisa membuat gigi dan mulut menjadi sarang kuman yang memicu radang tenggorokan. Benarkah?

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian orang mungkin berpikir bahwa efek negatif dari malas menyikat gigi dan membersihkan mulut, khususnya sebelum tidur, hanyalah gigi berlubang sehingga menyebabkan nyeri dan susah makan. Namun ternyata ada pula pendapat yang mengatakan bahwa kebersihan gigi dan mulut yang buruk juga bisa menyebabkan radang tenggorokan. Lantas, bagaimana ahli medis menyikapi hal ini?

Menurut drg. Callista Argentina dari KlikDokter, kebersihan gigi dan mulut yang tidak terjaga memang bisa berkaitan dengan penyakit radang tenggorokan.

“Di dalam rongga mulut setidaknya ada 700 jenis bakteri, termasuk salah satunya bakteri penyebab radang tenggorokan,” kata drg. Callista.

“Bakteri yang dimaksud, termasuk Streptococcus pyogenes dan Streptococcus kelompok A. Kedua bakteri itu adalah bakteri yang sering menyerang saluran pernapasan atas hingga menimbulkan peradangan, tak terkecuali radang tenggorokan. Oleh sebab itu, sangat penting untuk selalu menjaga kebersihan mulut dan gigi mulai sekarang,” tambahnya.

Mudahnya menjaga kesehatan gigi dan mulut

Lebih lanjut, drg. Callista juga mengatakan, untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut amatlah mudah. Sayang, sebagian besar orang cenderung menganggap sepele hal tersebut. Padahal, menjaga kebersihan gigi dan mulut bisa dilakukan dengan menyikat gigi 2 kali sehari: satu kali di pagi hari dan satu kali saat malam hari sebelum tidur.

“Menyikat gigi di malam hari itu yang paling penting untuk membunuh segala kuman setelah gigi dan mulut bekerja seharian penuh,” tutur drg. Callista.

Tak cuma itu, untuk mencegah gigi dan mulut Anda menjadi sarang bakteri penyebab radang tenggorokan, drg. Callista menyarankan untuk membersihkan karang gigi ke dokter gigi. Dengan begitu, tidak ada lagi kuman berbahaya yang bersembunyi di gigi Anda.

Akan tetapi, bila radang tenggorokan sudah telanjur terjadi akibat kebersihan gigi dan mulut yang tidak terjaga, maka tidak ada cara lain selain mengonsumsi obat antiradang beserta obat pendukung lain seperti antibiotik, obat penurun demam, dan obat anti-nyeri.

Selain itu, berdasarkan penjelasan drg. Callista, ada satu lagi cara tradisional yang bisa dilakukan untuk membantu meredakan radang tenggorokan, yaitu dengan berkumur. Versi paling mudah adalah Anda berkumur dengan air hangat yang dicampur dengan garam.

“Berkumur di pangkal tenggorokan dengan air hangat yang sudah dicampur dengan garam bisa mengurangi peradangan,” papar dr. Callista.

Sedangkan, untuk versi yang lebih efektifnya, Anda bisa berkumur dengan obat kumur yang mengandung chlorhexidine.

“Lakukan sama seperti Anda berkumur dengan air garam. Kumur di pangkal tenggorokan untuk membantu penyembuhan radang. Selain bisa mempercepat proses penyembuhan radang tenggorokan, berkumur dengan obat kumur yang mengandung chlorhexidine juga bisa meredakan sariawan,” drg. Callista menegaskan.

Tak hanya picu radang tenggorokan

Tak cuma memicu penyakit seperti radang tenggorokan, kebersihan gigi dan mulut yang tidak terjaga juga bisa menjadi faktor utama pemicu kanker mulut. Hal itu pun lantas dibenarkan oleh drg. Wiena Manggala Putri dari KlikDokter.

“Ya, dan lagi pula, gejala kanker mulut ini sulit untuk dideteksi karena mirip dengan penyakit-penyakit lain sehingga biasanya kanker tersebut baru diketahui setelah stadium lanjut,” tutur drg. Wiena.

Setelah tahu fakta tersebut, diharapkan Anda tak lagi enggan untuk senantiasan menjaga kebersihan gigi dan mulut. Pasalnya, di balik kondisi gigi dan mulut yang tidak terjaga dengan baik, terdapat sejumlah penyakit yang bisa mengintai. Mulai radang gusi, karies, gigi sensitif, bau mulut, sariawan, radang tenggorokan, hingga kanker mulut.

Maka dari itu, bersihkanlah gigi Anda dengan menyikat gigi 2 kali sehari (pagi dan malam hari), berkumur menggunakan obat kumur yang mengandung chlorhexidine atau minimal larutan air hangat dan garam, dan yang tak kalah penting adalah periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Dengan kondisi kesehatan mulut yang terjaga, Anda bisa terhindar dari radang tenggorokan serta gangguan kesehatan gigi dan mulut lainnya.

(NB/ RVS)

40 Komentar

  • purbasary

    Porro velit consequatur occaecati aut. Sit illum tenetur id ipsam est officia error. Sapiente nostrum ut vel est modi.

  • purbasary

    Iusto voluptates ipsum sit quae ratione. Omnis est perferendis id qui fugiat aut. Est est tempora explicabo maiores culpa quas. Velit maiores iste et eum quia.

  • purbasary

    Odit cum eaque magni et nulla voluptates sapiente ducimus. Sit non sunt tempora magni explicabo dolores tenetur.