Sukses

Penyebab Penurunan Gusi yang Jarang Diketahui

Banyak hal tak terduga yang bisa menyebabkan terjadinya penurunan gusi. Tahukah Anda apa saja itu?

Klikdokter.com, Jakarta Gusi merupakan jaringan lunak di dalam mulut yang sering tidak diperhatikan kondisinya. Bahkan, tak sedikit orang yang benar-benar cuek dengan kondisi bagian dari rongga mulut tersebut. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sudah memperhatikan kesehatan gusi dengan saksama? Jika tidak, hati-hati. Penurunan gusi mengintai Anda di kemudian hari!

Penurunan gusi merupakan suatu kondisi dimana gusi terlepas dari permukaan gigi. Terjadinya keadaan tersebut membuat bagian permukaan akar gigi terekspos, sehingga sangat mengganggu penampilan seseorang saat tersenyum. Tak hanya itu, penurunan gusi juga sangat mungkin menyebabkan terjadinya keluhan gigi sensitif dan karies. Bila dibiarkan terjadi berkelanjutan, penurunan gusi dapat menyebabkan kerusakan pada pendukung dan struktur tulang gigi hingga akhirnya menyebabkan kehilangan gigi geligi.

Penyebab penurunan gusi

Penurunan gusi umumnya terjadi pada orang dewasa berusia 40 tahun ke atas, dan lebih sering pada pria dibanding wanita. Hal itu merupakan akibat dari kesehatan rongga mulut yang buruk, dan merupakan salah satu dari penyakit gusi atau penyakit periodontal.

Penyakit periodontal adalah bentuk dari peradangan pada gusi yang telah berkembang. Kondisi ini diawali dengan penumpukan bakteri dan plak di dalam gigi serta gusi. Seiring berjalannya waktu, plak yang menempel akan merusak gigi. Lama-kelamaan, keadaan tersebut menyebabkan terbentuknya sebuah kantung di antara gigi dan gusi yang dapat menciptakan ruang untuk plak maupun bakteri untuk berkembang biak.

Adapun beberapa penyebab yang mendasari terjadinya penurunan gusi, di antaranya:

  • Menyikat gigi terlalu keras dan menggunakan teknik yang kurang tepat
  • Penumpukkan karang gigi yang tidak dibersihkan
  • Perubahan hormon pada wanita, seperti pubertas, kehamilan, dan menopause
  • Kebiasaan buruk, seperti merokok
  • Penyakit diabetes atau HIV
  • Riwayat keluarga dengan penyakit gusi
  • Tidak melakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter gigi
  • Melakukan tindik pada bibir atau lidah, sehingga terjadi gesekan pada gusi

Selain itu, penurunan gusi juga dapat terjadi akibat konsumsi jenis obat tertentu. Ini karena beberapa obat yang dimaksud dapat memberikan efek samping berupa mulut kering, dimana kondisi air liur sagat sedikit, atau kurang dari seharusnya. Keadaan tersebut membuat jaringan di mulut bisa menjadi lebih rentan terhadap infeksi bakteri, yang ujungnya bisa mengakibatkan penurunan gusi.

Mengatasi penurunan gusi

Penurunan gusi biasanya menyebabkan gejala, seperti gusi yang mudah berdarah saat menggosok gigi atau flossing, gusi berwarna merah dan bengkak, timbulnya rasa sakit pada garis gusi, terbukanya permukaan akar gigi, serta munculnya bau mulut. Bila Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera berobat ke dokter gigi.

Saat periksa ke dokter gigi, Anda akan mendapatkan perawatan berupa pembersihan area yang terkena dengan metode scaling dan root planning, juga pemberian gel antibiotika secara oral atau obat kumur anti-mikroba.

Jika semua metode tersebut gagal, dokter mungkin akan menerapkan metode flap. Ini adalah operasi untuk membersihkan jaringan yang terdapat di dalam gusi. Metode flap berfungsi untuk menghilangkan bakteri dan penumpukkan karang gigi di dalam gusi. Dokter gigi akan mengangkat jaringan gusi yang rusak dan meletakkan kembali dengan jaringan gusi yang sehat ketika prosedur telah selesai dilakukan. Tindakan ini bertujuan untuk “menghidupkan” jaringan gusi atau tulang agar dapat kembali normal.

Setelah tahu bahwa penurunan gusi adalah keadaan yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi merugikan, Anda sebaiknya mulai memperhatikan kesehatan gusi, gigi, dan seluruh anggota rongga mulut lainnya mulai sekarang.

Jangan pernah enggan untuk menggosok gigi sebanyak 2 kali sehari dan melakukan kunjugan rutin ke dokter gigi minimal setiap 6 bulan sekali. Satu hal yang tak kalah penting, rasakan setiap perubahan yang mungkin dialami oleh gusi atau gigi Anda. Jika memang Anda merasa terjadi penurunan gusi, segera berobat ke dokter gigi. Semakin cepat dideteksi dan diobati oleh dokter, semakin besar pula kemungkinan untuk sembuh.

(NB/ RVS)

107 Komentar

  • Abpiin Putra

    Maiores quibusdam ex dicta beatae possimus quos. Qui minima et odit sapiente aut qui cum. Quia necessitatibus fugit et laborum a dignissimos culpa. Sunt quis et quis animi et voluptates nostrum.

  • Abpiin Putra

    Praesentium qui ratione dolor consectetur laborum. Veniam atque natus animi eos voluptatibus maxime. Voluptatem nisi nihil eveniet atque modi autem. Quaerat est voluptas incidunt et fugit voluptatem.

  • Abpiin Putra

    Reiciendis qui suscipit enim voluptatem natus consequatur. Dolorem sint minus nam ipsa error. Quaerat perspiciatis omnis eligendi rerum eaque. Ut aliquid eos porro tempore ut aut molestiae.