Sukses

5 Keterampilan yang Harus Dimiliki Perawat

Demi dapat melayani pasien dengan baik, perawat harus memiliki sejumlah keterampilan di bawah ini.

Klikdokter.com, Jakarta Selain dokter, tenaga medis lain yang pasti sering Anda jumpai saat berkunjung ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit adalah perawat. Selain memegang peranan penting dalam merawat pasien, terkadang dokter juga akan mengalami kesulitan saat menangani pasien bila tak dibantu oleh perawat.

Bicara soal perawat, definisinya pun tertuang dalam Undang-Undang No. 38 Tahun 2014 tentang keperawatan. Disebutkan bahwa perawat adalah seseorang yang telah selesai menempuh pendidikan tinggi keperawatan, baik di dalam maupun luar negeri, yang institusinya diakui oleh Pemerintah sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan.

Tugas perawat sendiri adalah memberikan pelayanan keperawatan kepada pasien, keluarga, ataupun masyarakat dan bertanggung jawab atas peningkatan kesehatan, pelayanan kesehatan, serta pencegahan penyakit.

Untuk dapat mengerjakan tugas-tugasnya tersebut, perawat mesti memiliki sejumlah keterampilan, diantaranya adalah:

1. Mampu memberikan asuhan keperawatan

Asuhan keperawatan adalah sebuah rangkaian interaksi antara perawat dengan pasien dan lingkungannya dalam rangka memenuhi kebutuhan pasien. Kegiatan ini adalah yang paling sering Anda lihat atau rasakan. Beberapa hal yang termasuk dalam asuhan keperawatan contohnya adalah:

  • merapikan tempat tidur
  • memindahkan pasien berjalan menuju kursi
  • mengatur posisi berbaring pasien
  • mengukur suhu tubuh
  • memandikan pasien
  • mengganti balutan luka
  • memberikan kompres
  • memberikan obat menurut jadwal yang diatur dokter
  • mencatat jumlah urine dan asupan cairan pasien
  • mengambil darah untuk pemeriksaan penunjang, dan masih banyak lagi.

2. Mampu menjadi penyuluh dan konselor bagi pasien

Selain melakukan tindakan medis, perawat juga harus apik dalam berkomunikasi dengan pasien. Perawat dituntut untuk dapat memberikan penyuluhan kepada pasien mengenai kondisi kesehatannya, pencegahan penyakit, dan upaya peningkatan kesehatan lainnya.

Selain itu, bersama dengan dokter, perawat juga harus mampu terlibat dalam konseling pasien dan keluarganya untuk menentukan pengobatan pasien.

3. Melaksanakan tugas yang dilimpahkan kepadanya

Dalam praktik di lapangan, sering kali dokter kesulitan mengerjakan tugasnya karena jumlah pasien yang banyak atau harus menangani pasien yang gawat darurat. Pada kondisi tersebut, dokter akan mendelegasikan tugas kepada perawat.

Pada kondisi ini perawat harus mampu mengerjakannya dengan baik dan tepat. Tugas delegatif tersebut antara lain memeriksa tanda vital pasien (tekanan darah, laju pernapasan, frekuensi nadi, dan suhu), memberikan informasi tentang penyakit serta rencana pengobatan, serta memberikan imunisasi dasar sesuai program pemerintah.

Selain tugas delegatif, ada pula yang disebut dengan tugas mandat, dimana dokter tetap mengawasi tugas yang menjadi tanggung jawabnya, tetapi yang mengerjakannya adalah perawat. Contohnya adalah saat memasang kateter saluran kemih dan menjahit luka. Karena itu, dalam masa pendidikannya, perawat harus menguasai hal-hal tersebut.

4. Mampu melayani dalam keadaan keterbatasan

Setiap perawat harus siap sedia bila ditempatkan di daerah yang serba terbatas, dimana tidak ada tenaga kesehatan lain, obat dan sarana terbatas, atau bahkan akses menuju fasilitas kesehatan rujukan yang jauh.

Dalam kondisi ini, perawat harus tetap mampu melakukan pengobatan untuk penyakit umum sesuai dengan fasilitas yang tersedia. Bila diperlukan, perawat juga biasanya akan memberikan rujukan kepada pasien atas petunjuk dokter.

5. Memberikan pertolongan pertama dalam kondisi gawat darurat

Dalam kondisi gawat darurat, perawat boleh memberikan pertolongan pertama untuk menyelamatkan nyawa pasien dan mencegah kecacatan lebih lanjut. Contoh pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah pompa jantung dalam kondisi henti jantung, memberikan bantuan napas, dan sebagainya.

Daftar keterampilan yang harus dimiliki perawat di atas memperlihatkan bahwa menjadi perawat bukanlah perkara yang mudah. Keahlian tersebut juga harus disertai dengan kesabaran agar dapat mengerjakan tugas mulianya dengan baik. Oleh karena itu, di Hari Perawat Nasional ini mari berikan apresiasi kepada para perawat di Indonesia. Selamat Hari Perawat Nasional!

[NP/ RVS]

262 Komentar

  • Rizqi Aulia Putra

    Sunt quibusdam suscipit nobis natus libero dolor. Deserunt dicta ea architecto. Impedit quia ea rerum.

  • Rizqi Aulia Putra

    Nobis quis ad aut itaque voluptas provident. Aliquam laudantium adipisci quidem quos provident et facilis. Beatae ratione voluptatem cupiditate cupiditate.

  • Rizqi Aulia Putra

    Mollitia saepe odit distinctio. Id qui aperiam esse vero temporibus ut illum. Ea officia cum aut assumenda cum.