Sukses

Bolehkah Olahraga Saat Kena Radang Tenggorokan?

Bagi Anda yang terbiasa olahraga pasti merasa ada yang kurang jika sehari tak melakukannya. Tapi, bagaimana jika sedang radang tenggorokan?

Klikdokter.com, Jakarta Saat kena radang tenggorokan, biasanya Anda akan mengalami batuk dan demam. Ketiga hal tersebut pada akhirnya akan membuat aktivitas Anda terganggu. Tapi, bagaimana dengan aktivitas olahraga? Apakah saat mengalami radang tenggorokan Anda diperbolehkan untuk tetap melakukannya?

Seputar radang tenggorokan

Radang tenggorokan terjadi ketika adanya peradangan di tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus. Infeksi ini umumnya bersifat akut dan menyerang saluran tenggorokan.

Jenis bakteri yang sering menyebabkan sakit tenggorokan adalah bakteri Streptococcus pyogenes dan Streptococcus kelompok A, sedangkan jenis virus yang sering menyebabkan radang tenggorokan adalah influenza, virus penyebab campak, dan virus penyebab cacar air. Hal ini dijelaskan oleh dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter.

Di sisi lain, gejala radang tenggorokan biasanya juga ditunjukkan dengan munculnya rasa sakit saat menelan, demam, terdapat benjolan di area leher, suara serak, hingga adanya darah dalam air liur.

Selain itu, radang tenggorokan memang membuat seseorang yang mengalaminya akan merasa tidak nyaman saat sebelum tidur dan setelah bangun tidur. Sebab, tenggorokan terasa sakit dan kering pada waktu-waktu tersebut. Dalam kondisi demikian, amankah bila Anda tetap melakukan olahraga?

Olahraga saat radang tenggorokan

Melansir dari Livestrong, olahraga intensitas rendah hingga sedang sebenarnya tetap bisa dilakukan saat radang tenggorokan. Aktivitas ini justru bisa membantu meningkatkan respons imun.

Namun, jika sakit tenggorokan disertai dengan gejala tambahan seperti demam, ada baiknya Anda menunggu sampai gejala tersebut mereda. Namun, bila sangat ingin berolahraga, jenis olahraga dengan intensitas rendah sampai sedang disebut masih cukup aman untuk dilakukan.

American College of Sports Medicine menyatakan bahwa olahraga rendah hingga sedang bisa bermanfaat jika Anda mengalami sakit tenggorokan. Jenis-jenis olahraga yang bisa dilakukan adalah berjalan, bersepeda, peregangan, dan yoga.

Selain itu, saat berolahraga di tengah kondisi radang tenggorokan, cobalah untuk memperlambat atau mengurangi durasi latihan rutin Anda. Bila biasanya olahraga berjalan kaki yang dilakukan selama 30 menit per hari, Anda bisa menguranginya menjadi 15 menit.

Yang perlu menjadi catatan, Anda tidak disarankan untuk melakukan olahraga dengan intensitas tinggi yang berisiko menekan sistem kekebalan tubuh. Itu sebabnya olahraga jenis ini harus dihindari ketika menderita radang tenggorokan. Latihan intensitas tinggi meliputi aktivitas ketahanan dan angkat beban.

Kondisi yang tidak memungkinkan untuk berolahraga

Tanda Anda harus menghentikan aktivitas olahraga Anda adalah ketika radang tenggorokan yang Anda alami disertai dengan rasa sesak di dada, kelelahan, dan demam. Lebih baik Anda istirahat terlebih dahulu dan jangan melakukan aktivitas berat sampai gejala tersebut mereda.

Satu yang penting untuk dilakukan saat radang tenggorokan adalah selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum berolahraga. Selama berolahraga jangan lupa untuk minum banyak air, mengonsumsi makanan sehat, dan banyak istirahat untuk menghindari kondisi yang lebih parah.

Jadi, jika ditanyakan apakah olahraga boleh dilakukan saat radang tenggorokan menyerang, jawabannya adalah tergantung kondisi Anda, seperti yang sudah dipaparkan di atas. Jika Anda merasa tetap butuh olahraga, lakukanlah tapi yang intensitasnya rendah sampai sedang. Di sisi lain, istirahat lebih disarankan agar kondisi Anda lekas membaik.

Pasalnya, menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, fokus pada penambahan jam tidur ketika radang tenggorokan adalah hal yang bagus. Jadi, pastikan jam tidur Anda cukup, yaitu 7-8 jam per hari. Dengan istirahat secara cukup, proses pemulihan daya tahan tubuh Anda akan bekerja lebih optimal. Gila olahraga tak salah. Tapi, pahami kondisi tubuh Anda. Biarkan ia beristirahat sejenak hingga pulih secara total, baru Anda bisa mulai lagi berolahraga secara rutin.

[NP/ RVS]

5 Komentar

  • Agnes Agnes

    Reiciendis porro enim et at. Officia impedit quaerat nihil et veniam. Nesciunt eveniet vero error consequuntur ad dolores. Et velit alias recusandae id temporibus.

  • Agnes Agnes

    Laudantium eaque voluptatem officia quia dolorum aut accusantium. Ratione aperiam est nulla nostrum. Necessitatibus adipisci et facere et commodi itaque non. Similique cum ullam doloremque nobis.

  • Agnes Agnes

    Saepe asperiores voluptate fugit dicta. Quis quia laudantium distinctio fuga. Id et consequatur quas ipsum corrupti.