Sukses

Kekurangan Vitamin B12, Apa Saja Tanda dan Gejalanya?

Vitamin B12 adalah salah satu mikronutrien penting bagi tubuh. Untuk itu pastikan Anda tidak kekurangan vitamin yang satu ini.

Klikdokter.com, Jakarta Dalam asupan makanan sehari-hari, pemenuhan makronutrien sama penting dengan pemenuhan mikronutrien bagi tubuh. Asupan makronutrien misalnya karbohidrat, protein, dan lemak. Sementara itu, mikronutrien antara lain vitamin dan mineral. Nah, salah satu mikronutrien yang punya peran penting dalam tubuh adalah vitamin B12.

Vitamin B12 sangat penting untuk pembentukan deoxyribonucleic acid (DNA) dan sel darah merah, serta dapat membantu fungsi sistem persarafan. Vitamin ini tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh manusia. Oleh sebab itu, Anda harus mendapatkan mikronutrien ini dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Tanda dan gejala kurang vitamin B12

Banyak tanda dan gejala yang timbul akibat kekurangan vitamin B12 umumnya terjadi karena kekurangan sel darah merah yang sehat. Tubuh membutuhkan sejumlah sel darah merah tersebut untuk mengantarkan oksigen ke seluruh sel tubuh dan memastikan organ-organ tubuh dapat berfungsi dengan baik. Sering kali, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan masalah fisik dan psikologis.

Tanda dan gejala dari kekurangan B12 dapat beragam dan menyerupai berbagai kondisi kesehatan lainnya. Beberapa tanda dan gejala yang dapat dialami oleh orang dengan defisiensi vitamin B12 adalah:

  • Kesemutan pada tangan atau kaki
  • Kesulitan berjalan
  • Kulit yang pucat
  • Kelelahan
  • Denyut jantung yang cepat
  • Sesak napas
  • Nyeri pada rongga mulut
  • Kesulitan berpikir atau bernalar
  • Gangguan mood
  • Mual, muntah, dan diare
  • Penurunan nafsu makan dan berat badan

Meski Anda mendapatkan vitamin B12 dalam jumlah yang cukup dari makanan sehari-hari, beberapa masalah kesehatan tertentu dapat memengaruhi penyerapan vitamin B12 tersebut di saluran cerna. Misalnya, penyakit Crohn, anemia pernisiosa, dan sebagainya.

Selain itu, beberapa faktor lain juga dapat membuat seseorang lebih cenderung untuk mengalami kekurangan vitamin B12. Di antaranya, usia yang lebih tua, mengonsumsi diet vegetarian atau vegan, atau menjalani operasi pada lambung yang dapat memengaruhi penyerapan vitamin B12 di saluran cerna.

Cegah defisiensi vitamin B12

Lalu, apa yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjadinya kekurangan vitamin B12? Tentu salah satu cara paling mudah adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya vitamin B12.

Orang dewasa secara umum membutuhkan sekitar 2,4 mikrogram vitamin B12 setiap harinya. Pemenuhan nutrisi tersebut bisa didapatkan dari berbagai makanan, seperti ikan, produk susu, telur, ayam, atau daging merah. Konsultasikan pada dokter mengenai batas maksimal konsumsi makanan-makanan itu agar tak mengganggu kesehatan Anda secara umum.

Untuk individu yang vegetarian atau vegan, vitamin B12 bisa didapatkan dari sereal, susu yang berbasis tanaman seperti susu kedelai atau susu almond, dan roti. Bagi Anda yang tidak dapat mencukupi kebutuhan vitamin B12 harian dari makanan yang dikonsumsi, dokter dapat meresepkan suplemen vitamin B12.

Lakukanlah upaya yang terbaik supaya kebutuhan vitamin B12 harian Anda terpenuhi. Anda dapat mengonsumsi telur, produk susu, ayam, ikan, atau daging merah dalam batasan aman atau yang telah ditentukan dokter. Jangan disepelekan, karena kekurangan vitamin yang satu ini dapat menyebabkan terjadinya berbagai keluhan. Di antaranya kesemutan pada tangan dan kaki, denyut jantung yang cepat, gangguan mood, dan sebagainya.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar