Sukses

Tips Atasi Migrain bagi Perawat yang Harus Jaga Malam

Akibat kelelahan di malam hari, perawat jaga rentan mengalami sakit kepala sebelah alias migrain. Atasi dengan cara-cara berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Di saat kebanyakan orang beristirahat, perawat jaga mesti tetap siaga di malam hari untuk membantu menangani para pasien di rumah sakit. Karena hal ini, perawat yang bertugas tersebut rentan mengalami sakit kepala sebelah atau migrain akibat kekurangan waktu istirahat.

Kalaupun merasa lelah dan mencuri waktu untuk tidur barang beberapa menit, biasanya perawat tidak akan bisa 100 persen terlelap. Karena sewaktu-waktu mereka harus segera bangun dan menuju ruangan pasien yang membutuhkan bantuannya. Tak heran, perawat rentan mengalami gangguan pola tidur dan migrain.

Migrain dan gangguan pola tidur

Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, gangguan pola tidur di malam hari memang sangat berkaitan dengan timbulnya keluhan sakit kepala sebelah. Dan umumnya, menurut dr. Ega, kondisi ini sering terjadi saat penderitanya sempat tertidur sebentar, lalu terbangun secara tiba-tiba.

Sebagian besar sumber menyebutkan, serangan migrain di malam hari berhubungan dengan pelepasan senyawa kimia tubuh saat periode Rapid Eye Movement (REM), yaitu momen ketika seseorang mulai terlelap.

Migrain yang terjadi pada periode REM ini sebenarnya sangat merugikan, karena mengganggu tubuh dalam memproduksi senyawa dopamin dan serotonin yang seharusnya bertugas mengendalikan suasana hati, nafsu makan, stres, serta nyeri.

Nah, perawat jaga yang kekurangan waktu tidur atau kualitas tidurnya terganggu akan kekurangan kedua hormon tersebut, sehingga tubuh kehilangan kemampuan untuk mengendalikan rasa nyeri, sehingga tercetuslah migrain.

Mungkin karena penyebabnya adalah kurang tidur, Anda mengira bahwa langsung tidur saat migrain menyerang adalah solusi terbaik. Namun kenyataannya, telanjur migrain akan membuat Anda semakin sulit tidur dan perlu cara lain untuk mengatasi hal tersebut.

1 dari 2 halaman

Usir migrain dengan cara ini

Ketika perawat mengalami migrain saat jaga malam, usai bertugas biasanya ia akan kesulitan untuk beristirahat. Adapun cara yang dianjurkan oleh dr. Ega untuk mengusir migrain antara lain:

  • Sesudah makan, konsumsilah obat penghilang rasa nyeri, seperti parasetamol, gabungan antara parasetamol dan kafein, atau golongan antiperadangan nonsteroid (asam mefenamat, natrium diklofenak, methampyron, dan sebagainya).
  • Hindari wilayah yang pencahayaannya terlalu terang dan terlalu bising agar sakit kepala tidak memburuk.
  • Bila migrain disertai mual dan muntah, diperbolehkan untuk mengonsumsi obat antimual.
  • Konsumsi vitamin B12 untuk mengurangi hipereksitabilitas saraf, sehingga membantu meredakan gejala migrain.
  • Mandi dengan air hangat. Sebab, air hangat dapat membuat saraf dan otot tubuh lebih relaks.
  • Hindari makanan yang mengandung monosodium glutamate (MSG), nitrat, makanan yang difermentasikan, minuman beralkohol dan cokelat.
  • Hirup aromaterapi untuk mengurangi ketegangan saraf dan otot.
  • Bila ada kesempatan, lakukan olahraga seperti yoga. Penelitian menyebutkan bahwa yoga berkaitan dengan ketenangan dan relaksasi tubuh, sehingga bisa meredakan sensasi nyeri kepala.

Bila cara di atas sudah dilakukan tetapi gejala migrain masih tetap ada, dr. Ega menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis saraf. Sebab, migrain berat hanya bisa diatasi dengan obat-obatan golongan triptan atau ergotamine yang hanya boleh didapatkan dari resep dokter spesialis saraf.

Migrain itu sendiri sebenarnya berlangsung antara 2-72 jam, tergantung keparahannya. Bila migrain berat telanjur melanda Anda yang bekerja sebagai perawat jaga, sebaiknya mintalah bantuan rekan jaga untuk sementara waktu menggantikan pekerjaan Anda, karena penderita migrain berat membutuhkan istirahat yang cukup.

Lagi pula, penderita migrain juga bisa memiliki pandangan yang berkunang-kunang serta sensitif terhadap cahaya. Seorang perawat yang mengalami kondisi ini pasti akan kesulitan melanjutkan pekerjaannya dengan maksimal.

Bila Anda adalah seorang perawat dan mengalami migrain saat jaga malam, ambil kesempatan untuk beristirahat dan jangan lupa segera minum obat sesuai saran dokter ya.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar