Sukses

Waktu yang Tepat untuk Mengganti Gigi Palsu

Seiring berjalannya waktu, gigi palsu bisa mengalami kerusakan. Ketahui waktu yang tepat untuk mengganti gigi palsu Anda.

Saat Anda kehilangan satu atau beberapa gigi, penggunaan gigi palsu bisa menjadi solusinya. Namun, meski dibuat semirip mungkin dengan gigi asli, gigi palsu tetap bisa rusak. Oleh karena itu, jika saat pemakaian sudah tidak nyaman, mengganti gigi palsu harus segera dilakukan.

Hilangnya gigi dapat disebabkan karena gigi yang rusak, penyakit gusi, atau cedera. Akibatnya, otot-otot wajah bisa melorot atau turun sehingga membuat Anda terlihat tampak lebih tua.

Dengan menggunakan gigi palsu, selain dapat menggantikan gigi yang hilang, tentu akan mengembalikan senyum indah Anda. Tampilan profil dan wajah Anda dapat diperbaiki sehingga akan meningkatkan kepercayaan diri. Selain itu, gigi palsu bisa membuat fungsi bicara dan pengunyahan berjalan lebih baik.

 

1 dari 3 halaman

Kapan Gigi Palsu Harus Diganti?

Seiring berjalannya waktu, gigi palsu perlu diganti atau dibuat ulang dengan yang baru. Hal ini karena kondisi keausan pada gigi palsu dan perubahan yang berkaitan dengan usia alami pada wajah, gusi, serta tulang rahang. Pada sebagian besar kasus, gigi palsu dapat bertahan hingga 5 tahun atau lebih tergantung dari perawatannya.

Artikel Lainnya: 10 Hal yang Bisa Bikin Rusak Gigi Palsu

Sebetulnya, tidak ada patokan waktu khusus kapan harus mengganti gigi palsu. Selama kondisinya masih baik, tak ada keluhan, serta rutin dilakukan perawatan dan pembersihan, maka gigi palsu tak perlu diganti.

Meski demikian, mengganti gigi palsu sebaiknya dilakukan setiap 3-5 tahun sekali karena pemakaian gigi palsu bisa menimbulkan gigi terasa aus.

Bila gigi palsu sudah terasa tak nyaman, longgar, retak, hingga patah, segera lakukan pemeriksaan dengan dokter gigi profesional agar dapat ditangani dengan tepat.

2 dari 3 halaman

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mengganti Gigi Palsu

Tidak jarang pemakaian gigi palsu sering menemui kendala, baik saat awal pemasangan maupun setelah pemakaian berbulan-bulan. Kendala tersebut umumnya berasal dari desain dan juga teknik pembuatan yang kurang baik.

Akibatnya, kesehatan rongga mulut dapat terganggu. Tak hanya mengakibatkan rasa tak puas, tapi juga memengaruhi kualitas hidup pasien.

Pada saat pemasangan pertama kali, umumnya pasien akan merasa risih, aneh ataupun mulut terasa penuh. Namun, itu merupakan suatu hal yang normal. Setelah pemakaian beberapa minggu, biasanya pasien akan mulai terbiasa dengan kondisi tersebut.

Artikel Lainnya: Tips Makan Nyaman Setelah Memakai Gigi Palsu

Salah satu hal yang harus diperhatikan saat mengganti gigi palsu adalah lakukan pada dokter gigi yang berkompeten atau dokter gigi spesialis prostodonti. Sebab jika tidak dilakukan dengan orang yang tepat, masalah akan muncul masalah di kemudian hari.

Ada beberapa masalah yang dapat timbul akibat pemasangan gigi palsu yang kurang baik, seperti:

1. Timbulnya Sariawan

Gigi tiruan yang dipasang tidak oleh ahlinya akan menimbulkan sariawan di sekitar gigi palsu. Hal ini bisa disebabkan karena bagian gigi palsu yang terlalu menekan pada satu bagian gusi secara terus-menerus.

2. Gigi Palsu Terasa Longgar dan Tidak Pas

Jika kondisi ini terjadi, maka gerakan mengunyah akan terganggu. Selain itu, saat sedang makan atau berbicara, gigi palsu dapat menimbulkan suara tambahan yang bisa mengganggu.

3. Sulit Mengucapkan Huruf Tertentu

Kondisi ini bisa timbul akibat bagian tepi gigi palsu akrilik yang terlalu lebar dan menutupi sebagian besar daerah langit-langit. Akibatnya, pasien sulit menyebutkan beberapa huruf, seperti “S”, “P”, “B”, “F” dan “V”.

4. Pipi, Bibir, atau Lidah Jadi Sering Tergigit

Sering tergigit pada bagian pipi, bibir, atau lidah terjadi akibat penyusunan gigi palsu yang kurang baik pada saat pembuatan gigi di lab.

5. Timbul Rasa Sakit atau Peradangan di Gusi Bagian Bawah

Rasa sakit bisa timbul akibat jarak vertikal gigi depan dari gigi palsu lebih besar dan tidak sesuai dengan jarak sebenarnya.

Itulah beberapa masalah yang dapat terjadi jika pemasangan gigi palsu tidak dilakukan oleh dokter gigi yang berkompeten. Selain itu, perhatikan juga waktu penggantian gigi tiruan. Meski tidak ada waktu khusus dalam mengganti gigi palsu, tetapi pemeriksaan setiap 6 bulan sekali perlu dilakukan agar adanya masalah dapat segera diatasi.

[WA/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar