Sukses

Beras Merah, Cokelat, dan Hitam, Mana yang Terbaik untuk Diet?

Ada tiga opsi beras sehat di hadapan Anda, yakni beras merah, beras cokelat dan beras hitam. Mana yang harus dipilih sebagai menu diet Anda?

Klikdokter.com, Jakarta Untuk membuang kelebihan bobot tubuh, langkah perubahan pola makan harus Anda ambil. Salah satu langkah yang kerap disarankan adalah mengganti nasi putih dengan karbohidrat lain yang lebih sehat. Kalau Anda memiliki selera “mancanegara”, mungkin mengonsumsi roti gandum bisa jadi alternatif. Namun, bila Anda punya selera Indonesia yang tak bisa hidup tanpa nasi, Anda dapat mengganti beras putih dengan beras merah, beras cokelat, atau beras hitam. Dari ketiga jenis beras itu, mana yang terbaik untuk program diet Anda?

  • Beras merah

Perlu Anda ketahui bahwa pada dasarnya, nasi dari beras yang “berwarna” memang memiliki nutrisi yang lebih baik ketimbang nasi putih. Ketiga jenis beras di atas tergolong beras yang tidak dikuliti. Hasilnya saat menyantap beras berwarna tersebut, Anda juga menyantap kulit ari dan semua vitamin yang terdapat pada karbohidrat kompleks tersebut.

Hal itu pun dibenarkan oleh  dr. Melyarna Putri dari KlikDokter. Menurutnya, ketika “lapisan pembungkus” beras dihilangkan, maka berkuranglah jumlah serat serta vitamin dan mineral lainnya.

Dilansir dari CNN Indonesia, baik beras merah maupun beras cokelat, merupakan sumber serat, vitamin B, kalsium, seng, zat besi, mangan, selenium, serta nutrisi lain yang sangat dibutuhkan tubuh.

Ditambahkan oleh dr. Melyarna, selenium dalam beras merah adalah antioksidan yang berperan dalam pembentukan hormon tiroid, sistem imun, dan bekerja sama dengan vitamin E untuk mencegah terjadinya kanker. Sementara magnesium di dalamnya berperan dalam proses pembekuan darah, kontraksi otot, sekaligus pembentukan tulang.

Jika Anda tertarik mengonsumsi beras merah, tak perlu risau. Beras jenis ini lebih mudah didapatkan di pasaran atau restoran, ketimbang beras cokelat dan beras hitam. 

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

  • Beras cokelat

Dibandingkan beras merah, pamor beras cokelat memang masih kalah. Namun pada dasarnya, kandungan nutrisi pada beras cokelat sama dengan beras merah. Seperti beras merah, beras cokelat juga memiliki kandungan serat yang tinggi.

Serat dalam beras cokelat bermanfaat untuk membantu mengontrol berat badan, menurunkan kolesterol darah, menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung koroner. Beras cokelat juga dapat menjadi sumber nutrisi bakteri baik di dalam usus.

Kandungan antioksidan pada beras merah lebih tinggi ketimbang beras cokelat. Namun, bagi Anda yang masih belum bisa move on dari nasi putih, mengonsumsi nasi cokelat bisa menjadi langkah perdana sebelum beralih ke nasi merah ataupun nasi hitam.

  • Beras hitam

Berbeda dengan beras merah dan cokelat yang cukup mudah didapatkan, beras hitam termasuk “langka”. Dari segi penampilan, bulir berasnya mengilap dan berukuran lebih panjang dan ramping ketimbang beras merah yang “bantet”. Setelah matang, warna hitamnya akan memudar sehingga akan menghasilkan warna ungu gelap.

Menurut dr. Melyarna, beras hitam mengandung zat yang disebut antosianin. Ini adalah antioksidan yang juga ditemui pada anggur ungu dan bluberi.

“Antosianin bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan dapat meningkatkan fungsi kecerdasan kognitif seseorang,” kata dr. Melyarna.

Dari sisi kalori, beras hitam relatif lebih rendah ketimbang beras merah dan beras cokelat. Bahkan, beras hitam memiliki kandungan zat besi yang lebih tinggi dari keduanya.

2 dari 3 halaman

Mana yang cocok untuk diet Anda?

Untuk memilih mana yang paling cocok untuk diet Anda, dr. Atika Prisilia dari KlikDokter menyarankan Anda untuk mempertimbangkan beberapa hal. Misalnya, bila tujuan diet Anda adalah fokus pada pemeliharaan kondisi kesehatan, khususnya bila Anda mengalami masalah kesehatan yang cukup parah (kanker), Anda bisa memilih beras hitam sebagai opsi terbaik.

Pasalnya, jika dibandingkan dengan ketiganya, beras hitam mengandung nutrisi serta antioksidan yang lebih tinggi. Kandungan ini bisa membantu tubuh Anda dalam melawan berbagai penyakit.

Adapun, bila tujuan diet Anda adalah untuk menurunkan berat badan demi mendapatkan bentuk tubuh ideal sekaligus memelihara kesehatan secara umum, Anda bisa memilih nasi merah. Sebab, beras merah lebih mudah dicari ketimbang beras hitam.

Lalu, bagaimana dengan nasi cokelat? Anda bisa mengonsumsi nasi cokelat sebelum benar-benar beralih mengonsumsi nasi merah. Ini karena, nasi cokelat memiliki penampilan yang paling mirip dengan nasi putih dan kadar antioksidannya tidak sebanyak dua jenis beras lainnya.

Nah, semua beras yang “berwarna” adalah sehat. Jadi, pemilihan beras merah, cokelat, dan hitam untuk diet sangat bergantung pada tujuan diet Anda. Dan ingat, meski Anda sudah memutuskan untuk mengonsumsi beras sehat ini, perhatikan pula porsi serta lauk penyertanya. Sebab, bila Anda sudah memilih beras sehat, tetapi porsinya banyak dan lauk sangat berlemak, manfaat positif beras tersebut tidak akan Anda rasakan secara maksimal.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar