Sukses

Arti Kesehatan di Balik Warna Dahak

Sedang musim radang tenggorokan dan batuk berdahak, yuk coba cari tahu kondisi dahak Anda! Beda warna dahak, beda artinya pada kesehatan.

Memasuki musim pancaroba, semakin banyak orang yang mengalami gangguan tenggorokan. Entah itu karena radang tenggorokan atau batuk berdahak. 

Di antara keduanya, batuk berdahak adalah yang paling sering dialami. Apakah Anda memang sedang mengalami keluhan tersebut? Jika ya, coba perhatikan warna dahak atau riak yang keluar saat batuk. Beda warna, beda arti kesehatannya, lho!

Warna dahak yang keluar tergantung dari jenis kondisi yang mendasari. Misalnya, bila dahak berwarna bening, maka kondisi kesehatan terbilang normal. Pasalnya, lendir bening bertugas melembapkan saluran pernapasan dan melumasi saluran pencernaan. 

Lalu, bagaimana dengan warna dahak lain?

1. Dahak Berwarna Kuning Kehijauan

Untuk warna dahak dahak yang seperti ini, dunia medis menyebutnya sebagai purulen. Teksturnya sangat pekat dan kental. Umumnya, dahak berwarna kuning kehijauan menandakan adanya infeksi bakteri di saluran pernapasan.

Penyakit lain yang dapat ditandai oleh warna riak kuning kehijauan, yaitu pneumonia, bronkitis, sinusitis, dan cystic fibrosis.

Umumnya, cara mengatasi dahak berwarna kuning kehijauan adalah dengan menggunakan obat antibiotik. Periksalah ke dokter jika Anda mengalaminya agar jenis dan dosis antibiotik sesuai dengan penyebab penyakit. Jangan membeli antibiotik secara sembarangan di apotek.

Artikel Lainnya: Lebih Baik Menelan Dahak atau Membuangnya?

1 dari 3 halaman

2. Dahak Berwarna Merah Muda

Salah satu warna dahak yang berbahaya adalah merah muda. Warna dahak ini menandakan adanya perdarahan pada saluran pernapasan atau paru-paru.

Hal ini biasanya mengarah pada penyakit edema paru, yang ditandai dengan gejala sesak napas karena ada pengumpulan cairan dalam paru. Selain itu, bila teksturnya berbusa, maka batuk ini dialami oleh penderita penyakit jantung.

Jika Anda mengalaminya, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Terlebih lagi jika darah dan lendir yang keluar semakin bertambah, mengalami batuk yang intens, atau merasakan gejala lain seperti penurunan berat badan atau kelelahan.

3. Dahak Berwarna Cokelat

Dahak berwarna cokelat dapat menandakan adanya perdarahan paru kronis, saat darah menua, warnanya berubah menjadi cokelat.

Selain itu, penyakit seperti pneumoconiosis, bronkiektasis, atau cystic fibrosis juga bisa membuat warna dahak menjadi cokelat. 

Untuk mengobati dahak berwarna cokelat, caranya adalah dengan menemukan penyebabnya terlebih dahulu. Jika disebabkan oleh eksaserbasi akut dari cystic fibrosis atau bronkiektasis, Anda mungkin memerlukan antibiotik.

4. Dahak Berwarna Putih

Dahak warna putih menandakan adanya infeksi saluran pernapasan atas. Bisa juga mengindikasikan beberapa penyakit lain, seperti asma, bronkitis virus, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), asam lambung, dan gagal jantung kongestif. 

Jika warna dahak putih ini disebabkan oleh infeksi, maka penanganannya bisa dengan antibiotik atau sembuh sendiri apabila karena virus.

Sementara itu, bila disebabkan oleh asma, maka asma tersebut harus dikontrol dengan pengobatan asma.

Artikel Lainnya: 7 Cara Tepat Usir Lendir dari Dalam Dada

2 dari 3 halaman

5. Dahak Berwarna Hitam

Sering disebut sebagai melanoptysis, dahak hitam biasanya disebabkan oleh beberapa keadaan. Misalnya pneumoconiosis, perokok berat, Exophiala dermatitidis, hingga cystic fibrosis.

Jenis dahak yang hitam akibat infeksi jamur, tentu harus diatasi dengan penggunaan obat antijamur. Penggunaannya tidak boleh sembarangan. Oleh karena itu, Anda harus segera ke dokter jika mendapatkan warna dahak hitam.

6. Dahak Berwarna Bening

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, warna dahak bening bisa menandakan hal yang normal. Namun, ada juga beberapa penyakit yang menyebabkan warna riak jadi bening, seperti rhinitis alergi, bronkitis karena virus, atau pneumonia virus.

Cara mengatasi warna dahak bening akibat rhinitis alergi adalah dengan menghindari bahan alergennya sehingga alergi tidak kambuh. 

7. Dahak Berwarna Abu-Abu

Warna dahak abu-abu bisa ditemukan pada mereka yang merokok atau pekerja pabrik yang menghirup banyak asap karena tidak menggunakan masker, misalnya.

Ada beberapa cara untuk mengatasinya. Jika mengalami peradangan dan infeksi, dokter biasanya akan memberikan antibiotik dan obat steroid (antiradang).

Sementara itu, apabila Anda pekerja pabrik dan sedang memiliki dahak abu-abu, maka penanganan utamanya adalah dengan wajib menggunakan masker saat bekerja.

Itulah beberapa arti warna dahak yang perlu Anda ketahui. Jangan dianggap sepele, perhatikan warna dahak Anda dan segera periksa ke dokter jika warna dan gejala lain yang menyertai bertambah parah.

Informasi menarik lainnya seputar kesehatan bisa Anda dapatkan dengan mengunduh aplikasi Klikdokter

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar