Sukses

Mengapa Bisa Pusing dan Mual Saat Hamil Muda?

Pusing dan mual adalah keluhan yang kerap disampaikan saat wanita tengah hamil muda. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Klikdokter.com, Jakarta Pusing dan mual merupakan dua gejala yang paling sering menyerang ibu hamil, terutama di masa hamil muda. Kedua kondisi tersebut kerap membuat ibu hamil merasa tidak nyaman sehingga aktivitasnya pun menjadi terhambat. Meski demikian, dua keluhan tersebut memang wajar dialami oleh wanita yang sedang hamil muda.

Pusing dan mual saat hamil muda

Dijelaskan oleh dr. Grace Valentine kepada KlikDokter, pusing dan mual yang terjadi saat hamil disebabkan oleh terjadinya peningkatan hormon hCG (human chorionic gonadotropin) di awal kehamilan, yakni minggu ke 6-8 dan puncaknya pada minggu ke 12-14.

Hormon hCG ini berfungsi sebagai penguat kehamilan, terutama pada usia kehamilan muda. Dengan demikian, janin dapat menempel pada rahim ibu hamil.

“Pada minggu ke-22, kondisi ibu hamil akan membaik karena tubuhnya telah beradaptasi dengan peningkatan produksi hormon tersebut,” ujar dr. Grace.

Meski kondisi tersebut tergolong normal terjadi di masa kehamilan, menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter ada satu kondisi yang harus Anda perhatikan, yaitu hiperemesis gravidarum.

Kondisi ini ditandai dengan mual dan muntal hebat. Akibatnya ibu hamil bisa mengalami kekurangan cairan, penurunan berat badan, atau gangguan elektrolit, sehingga aktivitasnya terganggu dan dapat membahayakan janin di dalam kandungan.

“Pada umumnya hiperemesis gravidarum terjadi pada minggu ke 6-12 masa kehamilan dan dapat berlanjut sampai minggu ke 16-20 kehamilan,” jelasnya.

Oleh sebab itu, sebisa mungkin atasi mual selama kehamilan dengan segera agar kehamilan Anda senantiasa sehat dan janin pun bebas dari gangguan.

1 dari 2 halaman

Bebas mual selama kehamilan

Mual saat hamil yang bisa terjadi sepanjang hari juga bisa disebabkan oleh perut yang kosong. Hal ini biasa terjadi ketika ibu hamil tidak makan dalam porsi yang cukup.

Asupan cairan selama kehamilan juga sangat diperlukan agar ibu hamil tidak mengalami dehidrasi. Namun, bila timbul rasa mual saat minum, hindari minum air dalam jumlah besar sekaligus.

“Air hangat yang ditambahkan jus lemon, jahe, madu atau mint telah lama diketahui berkhasiat mengurangi rasa mual. Selain itu, pilihlah makanan yang mengandung banyak cairan atau ganti minuman Anda dengan jus buah seperti jeruk, wortel, apel atau anggur,” jelas dr. Grace.

Menurutnya, jus buah adalah salah satu minuman sehat yang aman dikonsumsi ibu hamil sekalipun. Dalam jus buah mengandung vitamin, mineral dan antioksidan yang baik untuk ibu hamil dan janin. Jadi, rutinlah minum 1-2 gelas jus buah dalam sehari untuk mendapatkan kehamilan yang sehat.

Tips mengatasi pusing dan mual saat hamil muda

Tak hanya soal mual, pusing selama masa kehamilan juga perlu diatasi. Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, pusing saat hamil juga amat berkaitan dengan mual yang muncul.

“Biasanya mual juga diikuti munculnya pusing. Keluhan ini muncul bersamaan juga bisa disebabkan oleh dehidrasi atau kurang minum air putih,” jelas dr. Sepri.

Agar terhindar dari keluhan pusing dan mual selama kehamilan terutama saat hamil muda, ikuti beberapa tips berikut ini:

  1. Makan sedikit tapi sering

Menurut dr. Sepri, ibu hamil yang makan dalam porsi normal rentan mual dan muntah. Saat hamil Anda disarankan makan lebih sering dengan porsi kecil.

“Anda bisa makan biskuit atau roti setiap 2 jam sekali. Jangan lupa pilih yang berbahan gandum dan bebas gula tinggi agar lebih sehat,” ucap dr. Sepri.

  1. Konsumsi makanan yang mengandung banyak cairan

Disarankan oleh dr. Andika, konsumsi makanan yang mengandung banyak cairan sangat penting untuk mencegah dehidrasi yang juga dapat menyebabkan pusing. Anda dapat minum jus buah seperti apel atau anggur yang mengandung antioksidan tinggi.

  1. Hindari gorengan dan makanan yang berbau menyengat

Kandungan minyak dalam makanan yang digoreng rentan membuat mual. Selain itu, makanan berbau menyengat juga bisa berpengaruh pada kondisi kehamilan tertentu. Untuk lebih amannya, hindari jenis makanan tersebut.

  1. Konsumsi vitamin dan suplemen

Menurut dr. Andika, konsumsi beberapa jenis vitamin seperti B1, B6 dan vitamin C dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah pusing serta mual. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi suplemen yang mengandung kalium dan asam folat sebagai salah satu solusi. Tapi ingat, konsumsi vitamin dan suplemen kehamilan ini harus dengan resep dokter, ya.

Kondisi pusing dan mual saat hamil muda merupakan hal yang wajar terjadi pada ibu hamil. Meski demikian, keluhan tersebut tak boleh Anda abaikan. Lakukan berbagai tips di atas untuk menghindari gangguan pada kondisi janin. Dengan kehamilan sehat, janin pun akan tumbuh sehat dan kuat.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar