Sukses

Telinga, Haruskah Dibersihkan Setiap Hari?

Supaya sehat dan bisa berfungsi dengan baik, perlukah telinga dibersihkan setiap hari? Ini dia fakta medisnya.

Klikdokter.com, Jakarta Telinga merupakan organ tubuh manusia yang berfungsi sebagai indra pendengaran dan pusat keseimbangan tubuh. Supaya optimal menjalankan fungsi tersebut, telinga perlu dijaga kesehatannya dengan saksama. Salah satu langkah untuk menjaga kesehatan organ tubuh tersebut adalah dengan menjaga kebersihannya.

Perlu diketahui, telinga terbagi menjadi 3 bagian utama, yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Pada telinga luar terdapat daun telinga, liang telinga, dan gendang telinga. Pada telinga tengah, terdapat 3 buah tulang pendengaran (malleus, incus, stapes) dan saluran atau tuba eustachius. Sedangkan pada telinga dalam terdapat organ koklea atau yang sering disebut dengan “rumah siput”.

Masing-masing bagian telinga memiliki fungsi yang berbeda. Misalnya, telinga luar berfungsi untuk mengarahkan suara masuk ke dalam telinga. Suara yang tertangkap oleh telinga luar disalurkan ke telinga bagian tengah melalui getaran tulang-tulang pendengaran. Sesampainya di telinga dalam, yaitu rumah siput, suara akan diproses oleh saraf dan jaringan otak sehingga terbentuk dapat didengar oleh manusia.

Menjaga kebesihan telinga

Secara alami, terdapat rambut-rambut halus di liang telinga yang menyaring kotoran agar tidak masuk ke telinga hingga terlalu dalam. Selain itu, pada liang telinga juga terdapat kelenjar yang menghasilkan minyak untuk melapisi bagian tersebut agar tidak kering dan gatal, serta melindungi telinga dari infeksi. Seperti contoh, apabila ada semut yang masuk ke dalam telinga, secara otomatis kelenjar minyak akan memproduksi minyak lebih banyak sehingga membuat semut menempel, tidak bisa bergerak, hingga akhirnya mati.

Lantas, perlukah telinga dibersikan setiap hari agar selalu sehat dan fungsinya terjaga dengan baik? Jawabannya: tidak. Anda sangat tidak disarankan untuk membersihkan telinga setiap hari, karena tindakan ini justru bisa membuat telinga menjadi tidak sehat. Beberapa alasan yang melatari hal tersebut adalah sebagai berikut:

  • Semakin kotor, berisiko cedera

Jika Anda membersihkan telinga menggunakan cotton bud, maka kotoran (serumen) yang ada di liang telinga berpotensi untuk terdorong masuk ke sisi telinga bagian dalam. Selain itu, bisa juga terjadi cedera pada gendang telinga akibat terdorongnya cotton bud terlalu dalam. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran yang cukup serius pada seseorang.

  • Infeksi

Dengan membersihkan telinga setiap hari, risiko terjadinya luka maupun infeksi di sekitar liang telinga menjadi lebih tinggi. Hal ini terjadi karena liang telinga yang memiliki  kelenjar minyak menjadi lebih kering akibat terlalu sering dibersihkan.

Bila memang tidak dianjurkan untuk dibersihkan setiap hari, apa yang harus dilakukan agar telinga senantiasa bersih dan sehat?

Ketahuilah bahwa tanpa dibersihkan setiap hari, kotoran telinga pun bisa keluar dengan sendirinya karena adanya gerakan mengunyah saat makan maupun berbicara. Getaran yang muncul saat Anda melakukan aktivitas tersebut membuat kotoran telinga terdorong ke arah luar hingga akhirnya bisa “terlepas” sendiri dari liang telinga.

Apabila Anda memang ingin membersihkan telinga, bersihkanlah bagian luarnya saja menggunakan handuk atau kain hangat yang bersih. Hindari mengorek dengan cotton bud atau penjepit tajam lainnya.

Jika merasakan telinga sering gatal, mengalami gangguan pendengaran, sering mendengar dengungan atau lengkingan dari dalam telinga, Anda sebaiknya segera periksakan diri ke dokter spesialis THT. Dengan demikian, kondisi telinga Anda bisa diperiksa secara saksama. Jika penyebabnya adalah kotoran telinga yang menumpuk, dokter akan membersihkan telinga Anda menggunakan alat khusus.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar