Sukses

Deretan Penyakit yang Berawal dari Gigi Sensitif

Gigi sensitif ternyata bukan hanya perihal ngilu. Masalah gigi ini juga bisa menimbulkan berbagai penyakit gigi lainnya.

Klikdokter.com, Jakarta Selama ini mungkin gigi sensitif selalu identik dengan gigi ngilu. Tapi jangan salah, nyatanya masalah gigi yang kerap mengganggu saat mengonsumsi makanan yang terlalu asam, manis, panas atau dingin ini juga bisa jadi pemicu berbagai penyakit gigi lainnya.

Bagi Anda yang memiliki gigi sensitif, sebaiknya jangan abaikan kondisi tersebut. Karena ternyata jika didiamkan, gigi sensitif bisa menyebabkan beberapa masalah gigi berikut ini:

  1. Erosi gigi

Enamel gigi sebenarnya adalah organ yang sangat kuat, bahkan lebih keras dari tulang. Namun jika terpapar dengan zat-zat tertentu, bagian gigi ini bisa mengalami kerusakan, salah satunya adalah erosi gigi. Penyebabnya antara lain konsumsi makanan dan minuman yang asam.

Misalnya Anda minum jus bercita rasa asam lebih dari 2 kali dalam sehari, mengonsumsi minuman bersoda setiap hari, atau konsumsi minuman berenergi 1 kali seminggu. Berbagai jenis asupan tersebut dapat mempercepat terjadinya erosi gigi.

Selain itu, erosi gigi juga dapat terjadi pada penderita gangguan asam lambung akibat cairan asam yang keluar dari lambung. Pada penderita bulimia, kebiasaan sering muntah juga dapat menyebabkan erosi pada gigi.

Pada kondisi ini lapisan enamel gigi larut dalam asam tersebut, sehingga mengakibatkan gigi menjadi sensitif. Bila dalam kondisi seperti ini penyebabnya tidak dihentikan, maka bagian gigi yang kehilangan lapisan enamel akan terasa sangat ngilu.

  1. Abrasi gigi

Merupakan suatu kerusakan gigi pada daerah servikal gigi (leher gigi) yang berbentuk cekungan seperti cakram dengan ukuran dan kedalaman yang berbeda-beda.

Umumnya masalah gigi ini disebabkan karena kesalahan dalam menyikat gigi, misalnya dengan pasta gigi yang bertekstur seperti scrub atau pasir. Meski demikian, faktor lainnya seperti teknik dalam menyikat gigi, bentuk desain sikat gigi, ketebalan dan kepadatan bulu sikat gigi juga dapat memengaruhi tingkat abrasi gigi.

Jika faktor tersebut tidak diperbaiki, maka awalnya akan terjadi penurunan gusi, dimana sebagian akar gigi akan terbuka dan bagian tersebut akan menjadi sensitif. Pada tahap ini jika kebiasaan buruk terhadap gigi tidak segera diperbaiki juga, maka akan terbentuk abrasi gigi.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  1. Atrisi gigi

Penyebabnya antara lain adalah adanya kebiasaan bruxism dan clenching atau menggemeretakkan gigi pada saat-saat tertentu. Pada gigi yang mengalami atrisi terjadi kehilangan struktur gigi bagian enamel bahkan dentin akibat gerakan mengunyah atau gaya gesekan dengan gigi antagonisnya.

Kerusakan ini sangat berhubungan dengan proses penuaan dikarenakan pemakaian gigi dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, kebiasaan mengunyah tembakau juga dapat menyebabkan atrisi gigi.

Pada tahap ini seluruh permukaan enamel dan dentin gigi yang hilang strukturnya akan mengalami rasa ngilu.

  1. Abfraksi

Yaitu suatu kerusakan pada bagian servikal atau leher gigi yang disebabkan karena tekanan kunyah yang besar. Tingkat keparahan kondisi ini juga berhubungan dengan adanya erosi gigi dan beberapa faktor lainnya yang terjadi bersamaan.

Hal inilah yang menyebabkan pada beberapa orang bisa mengalami kerusakan yang lebih parah dari yang lainnya. Pada gigi-gigi yang mengalami abfraksi, kerusakannya bisa sampai mendekati jaringan saraf gigi. Itulah sebabnya tidak jarang orang bergigi sensitif mengalami rasa ngilu yang hebat.

Selain itu, gigi yang mengalami abfraksi dalam hingga menyentuh bagian bawah garis gusi akan menimbulkan risiko terjadinya karies gigi dan penyakit jaringan penyangga gigi. Sehingga pada tahap ini gigi dengan abfraksi memerlukan tindakan perawatan khusus.

Dengan mengetahui berbagai penyakit gigi yang mungkin timbul akibat gigi sensitif, sebaiknya Anda lebih menaruh perhatian pada kondisi gigi yang sensitif. Sebagai langkah awal, Anda bisa memulainya dengan mengidentifikasi rasa ngilu yang timbul ke dokter gigi, menghentikan kebiasaan buruk yang dapat merusak gigi, serta memperbaiki teknik menyikat gigi. Yuk, berubah untuk gigi yang lebih sehat dan kuat!

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar