Sukses

Hobi Makan Camilan Asin Bikin Radang Tenggorokan?

Tak cuma minuman dingin yang dituduh menjadi pemicu radang tenggorokan, tapi juga camilan yang asin-asin.

Klikdokter.com, Jakarta Tentu Anda pernah mendengar bahwa minuman dingin nan manis bisa menjadi pemicu timbulnya atau memperburuk gejala radang tenggorokan. Tapi rupanya, tak cuma minuman dingin yang dituduh sebagai pemicu penyakit tersebut. Terlalu sering mengonsumsi camilan asin katanya juga bisa bikin radang tenggorokan. Bagaimana faktanya?

Radang tenggorokan dan camilan asin

Sebelum menjawab pertanyaan itu, ada baiknya Anda ketahui dulu penyebab utama dari timbulnya radang tenggorokan. Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, radang tenggorokan pada dasarnya disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus.

“Bakteri yang paling sering menginfeksi adalah Streptococcus pyogenes dan Streptococcus kelompok A. Sedangkan untuk virus, virus influenza, campak, dan cacar airlah yang paling sering menyerang,” jelas dr. Dyah.

Gejala dari radang tenggorokan, antara lain sakit saat menelan, demam, terdapat benjolan di area leher, suara menjadi serak, dan bila sudah terlalu parah, darah bisa ada di dalam air liur. Lalu, bagaimana dengan camilan asin yang berlebihan? Benarkah dapat membuat tenggorokan bermasalah?

Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, makan makanan asin ataupun makanan dengan rasa tajam lainnya memang bisa mengiritasi tenggorokan. Apalagi bila penderitanya memiliki sistem imunitas tubuh yang sedang tidak baik dan tenggorokan yang sensitif. Iritasi akibat makanan asin yang dikonsumsi dengan intensitas tinggi pasti sulit dihindari.

“Tapi ingat, asupan dengan rasa tajam dan menyengat hanya bisa menyebabkan iritasi, bukan infeksi. Iritasi biasanya tidak sampai menyebabkan demam. Sedangkan infeksi pasti menyebabkan demam,” jelas dr. Ega.

Dengan demikian, bila Anda ingin terhindar dari masalah tenggorokan, sebaiknya konsumsi makanan dengan rasa tajam secukupnya saja. Selain  itu, jangan lupa banyak minum air putih setelahnya.

Di sisi lain, tak cuma makanan asin yang dapat mengakibatkan iritasi tenggorokan, tetapi juga gastroesophageal reflux disease (GERD). GERD membuat asam lambung naik hingga ke area tenggorokan, dan sifat asam dari asam lambung itulah yang mengiritasi tenggorokan. Selain itu, kurang asupan air putih pun dapat melukai tenggorokan, terutama bila sebelumnya Anda mengonsumsi makanan pedas dan panas.

1 dari 2 halaman

Cara rumahan untuk mengatasi radang tenggorokan

Sebagian besar kasus radang tenggorokan sebenarnya disebabkan oleh infeksi virus yang akan hilang dengan sendirinya. Hanya sebagian kecil yang benar-benar butuh pengobatan khusus. Untuk meringankan gejala dan mempercepat penyembuhan radang tersebut, dr. Dyan merekomendasikan beberapa cara rumahan seperti berikut ini:

  • Perbanyak istirahat

Pastikan jam tidur Ada cukup, yakni 7-8 jam per hari. Istirahat cukup berperan penting dalam pemulihan sistem imunitas tubuh.

  • Banyak minum air putih

Agar tenggorokan yang mengalami radang itu tidak semakin kering, minumlah setidaknya 2 liter air putih setiap hari.

  • Kumur air garam

Ambil setengah gelas air hangat, lalu campurkan dengan setengah sendok makan garam. Berkumurlah dengan air garam ini beberapa kali dalam sehari. Garam dalam air berfungsi menarik air sehingga kotoran maupun kuman yang ada di tenggorokan tersapu oleh air tersebut.

  • Minum air hangat dan madu

Campuran air dan madu terbukti efektif untuk meredakan proses peradangan dan membantu menekan batuk, terutama di malam hari.

  • Konsumsi tablet isap khusus sakit tenggorokan

Bila tenggorokan terasa tidak nyaman, isaplah tablet pelega tenggorokan. Gerakan mengisap akan menstimulasi produksi air liur. Bersamaan dengan bahan aktif tablet tersebut, air liur akan melapisi dinding tenggorokan.

Untuk mencegah agar gejala batuk akibat radang tenggorokan tidak semakin parah, hentikan kebiasaan merokok dan gunakanlah masker, khususnya bila Anda berada di lingkungan yang berpolusi. Sedangkan untuk konsumsi camilan asin, sebaiknya dihindari dulu karena hanya akan mengiritasi tenggorokan Anda. Dan setelah mengonsumsi makanan bercita rasa tajam serta panas, perbanyaklah minum air putih suhu ruang (tidak dingin/tidak panas) untuk menetralkan tenggorokan.

[RS/ RVS]

1 Komentar