Sukses

Manfaat Sayur Okra bagi Penderita Diabetes

Sayur okra memang masih belum sepopuler bayam atau kale. Akan tetapi, manfaatnya ternyata amat baik bagi penderita diabetes.

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah Anda mendengar sayur okra? Jenis sayur ini memang masih jarang terdengar di telinga masyarakat Indonesia. Akan tetapi, manfaat sayur ini ternyata mampu mengobati pasien diabetes.

Mengenal tentang sayur okra

Okra dijuluki “lady’s finger” karena bentuknya yang mirip jari lentik wanita. Sayuran ini merupakan tanaman berbunga hijau yang termasuk dalam keluarga tumbuhan Malvaceae (kapas-kapasan), sama seperti kembang sepatu dan kapas.

Jenis sayuran dengan nama latin Abelmoschus esculentu ini berasal dari daratan Afrika, khususnya Etiopia. Menurut Healthline, okra telah lama disukai sebagai makanan sehat karena mengandung kalium, vitamin B, vitamin C, asam folat, dan kalsium.

Okra banyak diolah serta dikonsumsi dalam bentuk sup, kaldu, dan sayuran yang direbus atau digoreng. Ada yang bilang sayur okra bagus untuk penderita diabetes, benarkah begitu?

Studi tentang okra dan diabetes

Penelitian medis tentang okra untuk membantu pasien diabetes masih dalam tahap awal. Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap binatang diterbitkan lewat Journal of Pharmacy & Bioallied Sciences (2011).

Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa tikus yang diberi okra secara rutin selama 10 hari mengalami penurunan kadar gula dan lemak yang signifikan di dalam darahnya. Di negara lain seperti Turki, okra telah telah lama digunakan untuk mengobati diabetes. Biji okra bakar pun terbukti memiliki efek positif pada penurunan gula darah.

Penelitian di atas pun juga diamini oleh dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter. Menurutnya, kandungan serat yang ada pada sayur okra bisa membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh seseorang.

"Kadar serat yang terkandung di dalam okra bisa membantu menstabilkan kadar gula darah dengan cara memperlambat tingkat penyerapan gula di dalam usus. Jadi, konsumsi sayur okra sangat baik bagi penderita diabetes," ujar dr. Ega.

Sementara, penelitian lain di Taiwan yang dipublikasikan lewat jurnal Planta Medica pada 2005 menunjukkan bahwa okra memiliki komponen myricetin yang dapat meningkatkan kemampuan otot tikus untuk menyerap glukosa, sehingga kadar gula darah akan turun.

Berbagai manfaat sayur okra

Selain manfaat di atas, sayur okra memang diketahui memiliki manfaat lain yang masih berhubungan dengan gula darah. Berikut ini adalah pemaparannya.

  1. Menghalau stres

Ada bukti bahwa ekstrak biji okra memberikan efek antistres dalam aliran darah tikus ketika diteliti. Pada akhirnya kondisi ini bisa menurunkan kadar gula darah.

Mengelola stres adalah bagian penting dari pengelolaan diabetes. Sebab, tingkat stres jangka panjang dan tinggi dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat. Oleh karena itu, kesehatan mental harus menjadi bagian dari rencana perawatan diabetes dan upaya ini bisa didukung dengan konsumsi sayur okra yang dapat menurunkan kadar stres dalam tubuh.

  1. Dapat membantu menurunkan kolesterol

Okra telah terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol pada tikus percobaan yang diketahui mengidap diabetes.

Kolesterol tinggi diketahui dapat membahayakan penderita diabetes dan juga merupakan cikal bakal penyakit jantung dan ginjal. Itulah mengapa sangat penting untuk memastikan bahwa diet Anda memiliki kadar kolesterol sehat.

  1. Meredakan rasa lelah dalam tubuh

Sebuah studi menunjukkan bahwa bahwa konsumsi okra dapat meredakan rasa lelah dalam tubuh. Dengan memasukkan okra dalam menu sehari-hari dan disertai dengan rutinitas olahraga yang sehat, Anda mungkin dapat beraktivitas lebih lama dan pulih lebih cepat ketika lelah sekalipun.

Salah satu hal yang harus dilakukan penderita diabetes adalah olahraga. Dengan mengonsumsi okra, Anda bisa cepat pulih dari kelelahan sehabis olahraga.

Sayur okra memang diketahui memiliki manfaat baik bagi proses pengobatan diabetes. Hanya saja, menurut dr. Kartika Mayasari dari KlikDokter, sayur okra tidak dapat dijadikan sebagai pengobatan utama. Perannya hanya sebatas membantu terapi. Meski begitu, okra sah-sah saja dikonsumsi karena sangat banyak manfaatnya.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar