Sukses

Vertigo Bisa Disebabkan oleh Kelelahan?

Anda tentu pernah mengalami vertigo sehingga membuat aktivitas terganggu. Benarkah kondisi kelelahan bisa memicu munculnya vertigo?

Klikdokter.com, Jakarta Kelelahan terkadang memang sulit dihindari. Apalagi bila Anda masih berada di usia produktif yang mengharuskan Anda untuk bekerja dari pagi sampai malam hari. Tapi, apakah rasa lelah ini bisa sampai menimbulkan keluhan vertigo?

Sebelum Anda menyimpulkan, perlu diketahui dulu bahwa vertigo merupakan salah keluhan kesehatan yang paling umum. Saat vertigo, orang akan merasa dirinya atau sekelilingnya berputar. Menurut dr. Alvin Nursalim, SpPD, dari KlikDokter, penyebab dari vertigo ini beraneka ragam serta mesti dibedakan dulu jenisnya.

“Penyebab vertigo itu sendiri kan ada yang vestibular dan non-vestibular. Kalau vestibular, itu berasal dari organ pendengaran, sedangkan non-vestibular di luar hal itu,” jelas dr. Alvin.

Hubungan kelelahan dan vertigo

Lalu, apakah kelelahan bisa memicu vertigo? dr. Alvin mengatakan bahwa kemungkinan itu hanya sensasi kepala berputar dan belum pasti vertigo. Sebab, vertigo biasanya disebabkan oleh benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) (partikel kalsium di dalam kanal telinga dalam), penyakit meniere (penumpukan cairan pada telinga bagian dalam), dan labirinitis (gangguan telinga akibat infeksi virus).

“Iya, sensasi pusing berputar bisa dipicu oleh kelelahan, tetapi untuk menentukan apakah sensasi pusing tersebut benar-benar vertigo atau bukan, sebaiknya diperiksa dulu oleh dokter,” dr. Alvin menambahkan.

Orang awam kerap kali menyalahkan kelelahan sebagai penyebab pusing yang dirasakan. Padahal, kelelahan hanya stimulasi yang memperburuk penyakit awal, misalnya infeksi telinga dan gangguan pada otak.

Kelelahan biasanya juga berkaitan dengan perasaan penat. Menurut dr. Alvin, rasa penat itulah yang terkadang menjadi penyumbang terbesar dari ketidaknyamanan pada kepala. Saat Anda terlalu sibuk, Anda juga menjadi lupa makan dan minum dengan benar. Gula darah Anda pun jadi terlalu rendah, sehingga memicu pusing, lemas, serta penglihatan kabur yang semuanya itu mirip dengan vertigo.

Dengan demikian, dapat dikatakan, kelelahan memang bisa menyebabkan sensasi kepala berputar, tetapi pusing yang dirasakan itu bukan berarti vertigo. Butuh pemeriksaan lebih lanjut dari dokter untuk mendiagnosis apakah itu vertigo atau bukan.

Bagaimana cara mengatasinya?

Penanganan pusing berputar ini mesti diobati sesuai dengan penyebabnya, dan itu berarti Anda tak bisa sembarangan mengonsumsi obat vertigo tanpa diagnosis yang tepat. Apabila setelah diperiksa oleh dokter Anda terbukti mengalami vertigo, maka penanganannya adalah sebagai berikut.

  • BPPV = menggunakan manuver untuk memindahkan deposit kalsium keluar dari kanal telinga.
  • Tumor atau cedera pada otak dan leher = pembedahan.
  • Infeksi/gangguan telinga lainnya = obat antibiotik atau rehabilitasi vestibular untuk menguatkan sistem pendengaran.

Namun, bila ternyata pusing itu bukan vertigo, maka Anda mesti mengatasi dulu akar permasalahannya. Misalnya, jika permasalahannya adalah kurang tidur akibat terus-menerus lembur, maka cukupilah waktu tidur Anda. Bila akar permasalahannya sudah diketahui dan diobati, pasti pusing berputar itu akan berkurang dengan sendirinya.

Hal yang juga perlu diingat, saat Anda mengalami gejala vertigo, jangan melakukan kegiatan seperti berkendara dan berolahraga, khususnya olahraga yang membutuhkan keseimbangan. Anda juga harus memperhatikan asupan minuman dengan tidak minum minuman berkafein dan alkohol agar gejalanya tidak semakin parah. Tentunya, hindari terlalu kelelahan dalam beraktivitas supaya vertigo tidak sering kambuh.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar