Sukses

Bagian Tubuh Mana Saja yang Perlu Tabir Surya?

Supaya tidak terkena dampak buruk sinar ultraviolet dari matahari, bagian tubuh ini wajib diolesi tabir surya secara berkala.

Klikdokter.com, Jakarta Tabir surya, yang sering disebut sunscreen dan sunblock, adalah pilihan yang tepat untuk melindungi kulit, apalagi bila Anda sering beraktivitas di luar ruangan. Fakta menyebutkan bahwa penggunaan tabir surya dapat membantu menurunkan risiko kanker kulit serta penuaan dini akibat paparan sinar ultraviolet dari matahari.

Namun, untuk mendapatkan manfaat tersebut, tabir surya wajib digunakan secara tepat. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. SPF 30 atau lebih

Pilih tabir surya dengan kandungan SPF 30 atau lebih, tahan air, serta menyediakan cakupan spektrum luas yang melindungi kulit dari sinar ultraviolet A (UVA) maupun ultraviolet B (UVB).

  1. Kocok sebelum digunakan

Kocok botol atau tabung berisi tabir surya sebelum Anda mengeluarkan isinya. Tindakan ini bertujuan agar kandungan di dalamnya tercampur dan terdistribusi secara merata.

  1. Oleskan secukupnya pada waktu yang tepat

Oleskan tabir surya sedikit demi sedikit ke setiap bagian tubuh yang terpapar matahari. Rata-rata orang dewasa membutuhkan 1 ons atau kira-kira seukuran 1 gelas gula cair kecil untuk melindungi seluruh tubuh.

Kulit membutuhkan waktu 15 menit untuk menyerap tabir surya. Karenanya, pastikan Anda mengoleskan tabir surya sebelum kulit benar-benar terpapar matahari agar manfaatnya efektif.

Supaya kulit Anda benar-benar terlindung dari dampak buruk sinar ultraviolet dari matahari, tabir surya sangat direkomendasikan untuk dioleskan ke bagian tubuh berikut ini:

  • Bibir. Gunakan lip balm dengan minimal SPF 15
  • Kulit sekitar mata dan kelopak mata. Faktanya, kanker kelopak mata mencakup 5–10% dari seluruh kanker kulit. Pemakaian tabir surya dan kacamata hitam pada waktu bersamaan merupakan pertahanan baik terhadap kondisi tersebut. Pilihlah kacamata hitam yang melindungi dari sinar UVA maupun UVB, yang menutupi sebagian besar area mata.
  • Antara dahi dan garis rambut. Pria dan wanita yang sedang mengalami penipisan rambut sebaiknya menggunakan topi, dan pastikan tabir surya dioleskan hingga garis rambut. Hati-hati jika rambut dikepang, karena kulit kepala Anda akan rentan pada bagian rambut yang “terbagi”.
  • Punggung tangan dan ujung kaki. Jangan lupa mengaplikasikan tabir surya kembali setelah beraktivitas di bawah matahari dalam jangka waktu 2 jam atau lebih. Tidak seperti jari tangan, jari kaki tidaklah terpapar sinar matahari sepanjang tahun. Oleh karena itu, kulit jari kaki lebih mudah terbakar jika tidak diolesi tabir surya secara berkala.
  • Punggung, belakang lutut, dan belakang telinga. Meski letaknya tidak terlihat langsung oleh mata, bagian-bagian ini jangan sampai lupa untuk dioles tabir surya.
  • Bagian yang tertutup oleh baju dan celana renang. Supaya tidak melupakan area ini, sebaiknya aplikasikan tabir surya sebelum Anda menggunakan baju maupun celana renang.

Aplikasikan kembali tabir surya di bagian tubuh tersebut, khususnya:

  1. Setelah berenang
  2. Setelah mengeluarkan keringat berlebih
  3. Setelah mengeringkan tubuh dengan handuk
  4. Setelah 2 jam penggunaan tabir surya pertama, walau belum berkeringat atau terpapar air.

Sejatinya, seluruh bagian tubuh memerlukan tabir surya supaya terhindar dari dampak buruk sinar ultraviolet dari matahari. Namun, yang jadi prioritas untuk diberikan perlindungan adalah beberapa bagian tubuh yang telah disebutkan di atas.

Dengan penggunaan tabir surya secara tepat, dikombinasikan dengan lip balm yang mengandung SPF, kacamata hitam berspektrum luas, serta topi, Anda dapat menikmati aktivitas di bawah sinar matahari dengan leluasa. Selain itu, Anda juga terhindar dari risiko kanker kulit atau penuaan dini akibat sinar ultraviolet dari matahari. Jadi, sudahkah Anda mengaplikasikan tabir surya hari ini?

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar