Sukses

Cara Praktis Atasi Batuk di Momen Penting

Batuk dapat terjadi kapan saja, termasuk di momen penting. Lakukan ini sebagai cara cepat untuk mengatasinya.

Klikdokter.com, Jakarta Batuk merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan benda asing yang masuk ke saluran napas. Keadaan ini sering terjadi tiba-tiba, di waktu dan tempat yang bahkan tidak Anda perkirakan sebelumnya. Tentu, hadirnya batuk bisa sangat menganggu performa. Bahkan, bukan tidak mungkin keluhan satu ini juga mengganggu performa orang yang mengalaminya.

Lalu, harus bagaimana agar batuk tidak mengganggu aktivitas atau menurunkan performa saat tampil di depan orang banyak? Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk itu:

  1. Air putih

Saat batuk menyerang, air putih adalah pilihan yang tepat untuk meredakannya. Supaya khasiatnya lebih efektif, air putih hangat adalah pilihan yang sangat baik. Hindari konsumsi air dingin ataupun yang memiliki warna, karena berpotensi membuat keluhan batuk menjadi semakin parah.

  1. Madu

Madu merupakan produk lebah yang telah dibuktikan lewat penelitian dapat meredakan batuk. Anda dapat mengonsumsi satu sendok madu atau dicampur dengan secangkir teh hangat. Namun, madu sangat tidak disarankan untuk diberikan pada anak yang masih berusia di bawah satu tahun karena berisiko menyebabkan terjadinya keracunan makanan atau infant botulism.

  1. Makanan sehat

Tahukah Anda bahwa kondisi perut yang kosong bisa meningkatkan risiko terjadinya batuk? Hal ini karena perut yang kosong membuat tubuh tidak dapat menyerap berbagai zat gizi yang dibutuhkan untuk membentuk antibodi. Maka dari itu, supaya gejala batuk yang Anda alami bisa dikendalikan atau dihilangkan, konsumsilah makanan sehat yang sebagian besar menunya terdiri dari buah atau sayur mengandung vitamin C.

  1. Tablet hisap

Anda dapat mengemut tablet atau permen yang dikhususkan untuk meredakan gejala batuk. ‘Obat-obatan’ seperti ini biasanya dijual bebas di pasaran dengan harga yang relatif terjangkau. Jangan lupa untuk memperhatikan anjuran dosis dan indikasi, agar tidak mengalami hal-hal yang merugikan.

  1. Obat batuk

Ini adalah cara paling baik untuk meredakan sekaligus mengatasi batuk. Namun, supaya memberikan hasil yang efektif, obat batuk yang Anda minum harus disesuaikan dengan jenis batuk yang dialami.

Jika batuk berdahak, konsumsilah obat batuk berlabel ekspektoran. Sedangkan untuk batuk kering, obat batuk berlabel antitusif adalah pilihan yang tepat. Perhatikan petunjuk penggunaan, dosis yang dianjurkan, dan indikasi obat agar terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan.

Kapan harus ke dokter?

Jika batuk yang Anda alami tak kunjung reda dalam hitungan hari, segerakan untuk berobat ke dokter. Namun, jangan tahan diri Anda untuk berobat ke dokter apabila mengalami tanda dan gejala berikut ini:

  • Napas pendek dan cepat
  • Batuk dengan lendir berwarna hijau, cokelat, kuning, kemerahan atau darah
  • Demam tinggi
  • Dada terasa sesak

Jika batuk datang bersama dengan adanya radang tenggorokan, Anda juga sebaiknya segera berobat ke dokter. Apalagi, jika keluhan diikuti dengan beberapa gejala berikut ini:

  • Gangguan menelan
  • Demam lebih dari 39,4⁰ Celcius
  • Amandel bengkak
  • Bercak putih di tenggorokan

Adanya tanda dan gejala tersebut merupakan indikasi bahwa batuk yang Anda alami disebabkan oleh infeksi bakteri. Karenanya, Anda membutuhkan obat-obatan golongan antibiotik yang hanya boleh digunakan di bawah pengawasan dokter.

Jangan biarkan batuk terus mengganggu aktivitas! Segera lakukan upaya di atas agar keadaan menyebalkan yang satu ini bisa segera sirna. Dengan demikian, aktivitas yang dilakukan akan berjalan sesuai rencana dan orang-orang di sekitar tidak akan menjauh dari hadapan Anda.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar