Sukses

6 Penyebab Pusing yang Disertai Mual

Keluhan pusing yang disertai dengan rasa mual memang cukup mengganggu. Yuk simak apa saja penyebab keluhan tersebut.

Klikdokter.com, Jakarta Pusing dan mual bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala adanya penyakit tertentu. Keduanya dapat berhubungan satu sama lain atau berdiri sendiri sebagai dua penyakit yang berbeda.

Pusing adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan berbagai sensasi yang dialami, seperti limbung, kehilangan keseimbangan, atau seperti akan pingsan. Banyak orang mengira pusing sama dengan sakit kepala, padahal keduanya sangat berbeda.

Pusing biasanya disertai perasaan lingkungan seperti berputar (vertigo). Sementara itu, sakit kepala pada umumnya tidak diketahui sebabnya. Biasanya, sakit kepala dapat dicetuskan oleh kelelahan, kurang tidur, dan lainnya.

Sementara itu, mual adalah sensasi tidak nyaman pada perut bagian atas yang disertai dorongan untuk muntah. Namun begitu, mual tidak selalu diikuti muntah.

Pusing yang disertai mual

Keluhan pusing yang disertai mual dapat disebabkan banyak hal. Antara lain, gangguan hormonal (seperti kehamilan), mabuk perjalanan, penyakit mag, tekanan darah tinggi atau rendah, kadar gula darah tinggi atau rendah, ataupun vertigo. Simak penjelasannya di bawah ini.

  1. Gangguan hormonal

Gangguan hormonal, misalnya kehamilan, adalah penyebab pusing disertai mual yang paling sering dialami. Kondisi ini sering terjadi pada ibu yang usia kehamilannya di bawah 20 minggu. Pada dasarnya, kondisi ini dapat berkurang atau menghilang total saat usia kehamilan memasuki 20 minggu, meski tidak semua ibu hamil mengalami ini.

Pusing disertai mual dapat membuat ibu hamil muntah-muntah hebat hingga tidak nafsu makan. Jika asupan nutrisi ibu terganggu, tentu hal ini dapat berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin. Karena itu, segera berkonsultasi dengan dokter kandungan jika Anda mengalami gejala mual yang sudah mengganggu.

  1. Mabuk perjalanan

Mabuk perjalanan disebabkan oleh gangguan pada sistem keseimbangan visual dan sensorik tubuh. Sistem-sistem tersebut mengalami ketidakseimbangan sehingga muncul kondisi yang dinamakan mabuk darat.

  1. Penyakit mag

Penyakit mag atau peningkatan asam lambung dapat menimbulkan berbagai keluhan tidak nyaman di perut, seperti nyeri ulu hati, mual, muntah, dan sesak napas. Selain itu, tingginya asam lambung kerap pula menimbulkan pusing.

  1. Tekanan darah tidak normal

Tekanan darah normal adalah 120/80 mm Hg. Di bawah 90/60 mmHg, Anda sudah tergolong mengalami tekanan darah rendah. Adapun di atas 140/00 mm Hg dapat dikatakan tekanan darah tinggi. Tekanan darah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menyebabkan keluhan pusing, sakit  kepala, mual, muntah, pandangan kabur dan penurunan kesadaran.

  1. Kadar gula darah tidak normal

Kadar gula darah yang tidak normal dapat menyebabkan rasa pusing, sakit kepala, mual, muntah, lemas, pandangan kabur, berdebar-debar, keringat dingin, hingga penurunan kesadaran. Gula darah dikatakan rendah jila nilainya kurang dari 60mg/dL atau 75mg/dL dengan sudah ada keluhan.

  1. Vertigo

Vertigo dikenal sebagai pusing berputar. Saat mengalami vertigo, Anda akan mengalami sensasi diri sendiri atau ruangan sekeliling yang terasa berputar. Vertigo hampir selalu disertai mual ataupun hingga muntah.  Vertigo sendiri dapat dibedakan menjadi dua, yaitu vertigo sentral akibat adanya gangguan pada saraf otak dan vertigo perifer, yaitu gangguan pada kanalis semisirkularis telinga. Penyebab tersering vertigo adalah vertigo perifer.

Itulah beberapa penyebab pusing disertai mual yang mungkin Anda alami. Jika mengalaminya, ketahui dulu kemungkinan penyebabnya sehingga bisa melakukan pertolongan pertama di rumah. Jika keluhan pusing dan mual tidak membaik, bahkan memburuk, segeralah berkonsultasi dengan dokter terdekat agar dapat dilakukan penanganan  yang tepat.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar