Sukses

Mengenali Tanda Kecanduan Alkohol pada Tubuh

Sering minum alkohol dan mengalami beberapa perubahan pada tubuh? Mungkin Anda sudah kecanduan alkohol!

Klikdokter.com, Jakarta Apakah Anda termasuk orang-orang yang hobi minum alkohol? Jika memang demikian, sebaiknya segera hentikan kebiasaan tersebut dari sekarang. Pasalnya, sebuah studi oleh The Lancet menyebut bahwa alkohol adalah faktor risiko utama berbagai penyakit dan kematian dini pada pria maupun wanita usia 15–49 tahun di seluruh dunia tahun 2016. Kondisi ini akan semakin parah jika Anda sudah mencapai tahap kecanduan alkohol, karena pada saat itu beragam penyakit sudah menunggu untuk menggerogoti kesehatan Anda.

“Dilaporkan bahwa negara Cina, India, dan Rusia memegang urutan teratas sebagai negara dengan angka kematian tertinggi akibat alkohol. Selain itu, studi tersebut juga berkata bahwa alkohol tidak memberikan manfaat apapun untuk tubuh,” ujar dr. Nadia Octavia dari KlikDokter.

Tanda kecanduan alkohol

Konsumsi alkohol berlebih bisa menyebabkan kecanduan. Keadaan ini membuat tubuh mengalami perubahan, seperti:

  • Tidak dapat mengontrol berapa banyak, kapan, dan keinginan untuk minum.
  • Memiliki "toleransi" terhadap alkohol, sehingga perlu mengonsumsinya dalam jumlah berlebih untuk mendapatkan efek yang diinginkan.
  • Wajib minum alkohol agar tubuh merasa normal dan lebih baik.
  • Menyimpan alkohol di tempat-tempat tersembunyi, seperti meja kerja, rak mobil, serta tempat lain yang tidak biasa.
  • Minum sendirian atau secara rahasia.
  • Gampang marah jika tidak bisa minum alkohol di waktu-waktu tertentu.
  • Terus minum alkohol meskipun ada konsekuensi negatif.
  • Lebih suka minum alkohol daripada terlibat dalam kegiatan dan hobi lain.
  • Mengalami periode tidak dapat mengingat apa yang dilakukan, di mana berada, atau dengan siapa saat mengonsumsi alkohol.

Selain itu, orang yang kecanduan alkohol juga akan mengalami gejala fisik tertentu. Beberapa gejala yang biasanya dialami oleh mereka yang mengalami kecanduan alkoohol, di antaranya:

  • Mual
  • Berkeringat
  • Gemetar
  • Halusinasi
  • Kejang
  • Muntah

Berdasarkan penjelasan dr. Nadia, konsumsi alkohol dengan frekuensi yang sering akan meningkatkan risiko terjadinya alcoholic fatty liver. Ini adalah penumpukan lemak di hati karena terjadi perubahan metabolisme lemak di hati.

“Efek lain dari kecanduan alkohol adalah munculnya peradangan atau yang disebut dengan alcoholic hepatitis dan berujung pada timbulnya jaringan parut di hati,” ungkap dr. Nadia.

Tak berhenti di situ, konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan pankreatitis, meningkatkan risiko kanker, gangguan saluran cerna, kerusakan otak, malnutrisi, kekurangan vitamin, osteoporosis, dan penyakit jantung.

Minuman beralkohol, sedikit atau banyak, tidak akan memberikan manfaat apapun pada tubuh. Oleh karena itu, jauhkan diri Anda dari jenis minuman yang satu ini sebelum semuanya terlambat. Jika dirasa perlu, berkonsultasilah lebih lanjut pada dokter supaya proses rehabilitasi diri dari kecanduan alkohol bisa berjalan dengan lebih optimal.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar