Sukses

Menciptakan Bonding dengan Anak Lewat Mandi Bersama

Jadikan momen mandi bersama si Kecil sebagai kesempatan untuk mempererat ikatan ibu dan anak.

Klikdokter.com, Jakarta Setiap ibu ingin memiliki kedekatan hubungan dengan buah hatinya. Dalam dunia pengasuhan, hal ini disebut dengan bonding. Bonding merupakan ikatan yang erat antara ibu dan anak yang dibangun melalui sebuah proses. Salah satu proses yang dapat dilakukan ibu untuk memupuk kedekatan bersama bayinya adalah lewat momen mandi si Kecil.

Bonding yang baik antara orang tua dan anak memiliki sejumlah manfaat. Berbagai studi ilmiah telah membuktikannya. Anak yang dekat dengan orang tuanya, terutama dalam tahun-tahun pertama hidupnya, umumnya mampu bersosialisasi dengan baik, terhindar dari berbagai masalah kejiwaan, seperti depresi dan gangguan cemas, serta dapat mencapai kemampuan memori dan akademis yang optimal.

Tentu saja ikatan yang erat bukan menjadi satu-satunya faktor penentu, tetapi menjadi salah satu hal yang mendukung anak mencapai hal-hal tersebut. Inilah mengapa para pakar kesehatan anak sangat mendorong para orang tua untuk mengusahakan waktu berkualitas bersama putra putri mereka.

Meski demikian, harus diakui bahwa untuk memiliki waktu seperti itu bukanlah hal yang mudah, terutama bagi para ayah dan ibu pekerja. Ketika sebagian besar waktu tidak dihabiskan di luar rumah, perlu trik khusus untuk tetap dapat menyediakan waktu bersama anak di tengah kesibukan. Kabar baiknya, Anda dapat memanfaatkan momen sederhana dan rutin seperti waktu mandi sebagai kesempatan untuk meningkatkan ikatan Anda dengan bayi.

Mengapa Saat Mandi?

Ada berbagai alasan mengapa mandi menjadi waktu yang sempurna untuk mendekatkan Anda dan bayi, yaitu:

  • Hanya ada Anda dan bayi. Saat mandi, Anda dapat menikmati waktu berkualitas hanya bersama bayi Anda. Anda dapat mengajaknya bicara, berkelakar, atau bernyanyi. Hal-hal sederhana seperti ini niscaya akan membuat si Kecil (dan Anda, tentunya) selalu menantikan waktu mandi bersama.
  • Area bebas ponsel. Seringkali, saat bermain bersama atau menyusui bayi, Anda masih sibuk dengan ponsel. Hal ini dapat menghambat kedekatan hubungan Anda dengan bayi. Melalui momen mandi, Anda dapat memusatkan perhatian Anda kepada si Kecil tanpa gangguan dari ponsel atau gawai Anda.
  • Kesempatan untuk memberikan stimulasi. Tahukah Anda, bahwa melalui momen mandi, Anda dapat memberikan banyak stimulasi kepada bayi? Saat Anda bicara dan bernyanyi, Anda memberi stimulasi verbal (bahasa) kepada si Kecil. Begitupun saat membersihkan bagian-bagian tubuhnya, Anda sedang memberikan stimulasi taktil (sentuhan) kepadanya. Selain meningkatkan bonding, mandi bisa menjadi momen belajar juga bagi bayi.

Tips Memandikan Bayi dengan Tepat

Setelah mengetahui bagaimana mandi dapat meningkatkan ikatan antara ibu dan anak, berikutnya adalah Anda perlu memperhatikan beberapa hal ini saat memandikan bayi:

  • Suhu air yang tepat. Saat memandikan bayi, gunakan air dengan suhu yang tidak berbeda jauh dengan suhu tubuh bayi.
  • Durasi mandi. Hindari terlalu lama memandikan bayi karena dapat membuat kulitnya kering dan mudah iritasi. Sepuluh hingga lima belas menit sudah cukup untuk membersihkan tubuhnya tanpa kehilangan kelembapan kulitnya.
  • Cermat memilih sabun mandi. Saat ini sudah banyak pilihan sabun mandi bayi, tetapi Anda perlu cermat dalam memilihnya. Hal ini dikarenakan kulit bayi cenderung lebih sensitif sehingga pemilihan sabun yang tidak tepat akan membuat kulitnya iritasi. Gunakan sabun dengan tingkat keasaman yang seimbang, sabun dengan kandungan pelembap, serta bersifat hipoalergenik.
  • Gunakan pelembap. Segera setelah mandi, jangan lupa aplikasikan pelembap ke kulit bayi untuk mengembalikan kelembapan yang hilang usai mandi.

Momen mandi si Kecil memang singkat. Namun, bila Anda memanfaatkan waktu tersebut dengan baik serta mengetahui cara memandikan bayi dengan tepat, bukan tidak mungkin ikatan antara ibu dan anak akan semakin erat.

[RS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar