Sukses

Resolusi Hari Senin vs Resolusi Tahun Baru, Mana Lebih Efektif?

Resolusi tahun baru yang gagal atau kurang maksimal itu biasa. Daripada tahunan, cobalah resolusi mingguan seperti resolusi hari Senin.

Klikdokter.com, Jakarta Tahun baru 2019 sudah berjalan lebih dari dua bulan. Apakah sudah ada resolusi tahunan Anda yang berhasil dicapai? On progress? Atau belum sama sekali? Berdasarkan survei yang dilakukan tahun 2017, sepertiga individu yang membuat resolusi tahunan gagal meraih daftar yang mereka buat. Namun, jangan sampai berkecil hati. Cobalah untuk mengerucutkan resolusi tahunan Anda menjadi resolusi mingguan, seperti resolusi hari Senin.

Resolusi mingguan diketahui lebih efektif

Menurut para ahli, dibandingkan dengan menetapkan resolusi di awal tahun, ada pendekatan yang dipercaya lebih efektif. Pendekatan yang dimaksud adalah membuat resolusi hari Senin. Resolusi mingguan ini bisa dijadikan resolusi “mini”. Targetnya meraih apa yang ingin Anda lakukan dengan tenggat waktu seminggu, serta selalu ada yang dicapai setiap minggunya.

Sebagai contoh, Anda mematok ingin menurunkan berat badan sebanyak 8 kg tahun ini. Namun, sudah bulan Februari, tapi faktanya berat badan justru naik 2 kg! Akhirnya Anda pun mengurungkan niat, lalu berkata dalam hati, “ya sudahlah, menurunkan berat badannya tahun depan saja!” Buang jauh-jauh pola pikir seperti ini. Jika memang minggu ini diet Anda gagal, apalagi ada undangan pesta barbeku di hari Sabtu dan Anda kalap makan, segera perbaiki mulai hari Senin.

Hari Senin bisa dianggap sebagai “tahun baru” mingguan, hari yang tepat untuk menebus “dosa-dosa” di minggu sebelumnya, atau memang hari yang dipercaya baik untuk memulai sesuatu. Jika memang salah satu resolusi Anda adalah menerapkan pola hidup lebih sehat, target mingguan akan membuat Anda lebih mudah mencapainya. Hitungannya, Anda akan memiliki 52 kesempatan baru dalam setahun untuk tetap bisa mencapai target.

Jika tiap minggunya berhasil dilakukan, resolusi ini akan memicu perasaan bangga. Ketika Anda merasa bangga dan positif, Anda pun akan makin terpacu untuk melanjutkannya. Tak hanya itu, penelitian juga membuktikan bahwa hari Senin merupakan hari yang tepat untuk mengajak para perokok untuk mengurangi, membatasi, atau menghentikan kebiasaan buruk tersebut.

Selain itu, menurut riwayat pencarian Google dari tahun 2005-2012, pencarian dengan kata “healthy” atau “ sehat”, misalnya resep makanan sehat, diet sehat, dan apa pun yang berkaitan dengan hal-hal sehat lainnya banyak ditemukan pada hari Senin dan Selasa. Kesimpulannya, banyak orang yang mencari informasi mengenai kesehatan ingin memulainya pada awal minggu, bukan akhir minggu. Bisa jadi inilah yang menginspirasi beberapa kampanye atau gerakan seperti Kids Cook Monday, Move It Monday, hingga Meatless Monday.

1 dari 2 halaman

Tips sukses resolusi hari Senin

Sudah mulai bersemangat untuk memulai lembaran atau mengejar target mingguan? Untuk memudahkan Anda, simak tips di bawah ini.

  1. Jika shift kerja Anda tak tentu, bukan jenis pekerjaan 8-5, cobalah untuk menulis jadwal kerja Anda seminggu ke depan.
  2. Cari waktu kosong yang memungkinkan Anda masih punya tenaga untuk mengerjakan target mingguan Anda. Misalnya berolahraga minimal dua kali seminggu dengan durasi 60 menit per sesi. Beri tanda khusus pada waktu tersebut.
  3. Buat catatan pengingat (reminder) atau alarm di smartphone minimal satu hari sebelumnya agar Anda selalu diingatkan.
  4. Dengan berhasil melakukannya 8 minggu berturut-turut, nantinya diharapkan akan terbentuk suatu kebiasaan dan Anda akan selalu ingat untuk menyelesaikan target yang sudah direncanakan. Tanpa terasa, Anda sudah melakukan rutinitas sehat!

Jika resolusi tahun baru yang Anda buat terasa sulit atau masih jauh dari target, ingat, Anda masih punya waktu 10 bulan ke depan. Untuk memudahkannya, dukung dengan membuat resolusi mingguan yang dimulai dari hari Senin, karena resolusi hari Senin, ini terbukti efektif jika dibandingkan dengan hanya mengandalkan resolusi tahunan. Jangan pernah patah semangat, semoga berhasil!

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar