Sukses

5 Kiat Atasi Stres dan Marah Usai Lihat Debat Capres

Bagi pendukung fanatik pasangan calon presiden dan wakil presiden, menonton debat capres bisa memicu stres dan marah. Atasi dengan cara ini.

Klikdokter.com, Jakarta Debat capres kedua jelang Pemilu 2019 digelar Minggu (17/2) malam ini. Berbeda dengan debat pertama, debat ini hanya akan melibatkan dua capres, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Seluruh masyarakat Indonesia pun turut antusias menonton paslon pilihannya. Tak jarang bagi pendukung fanatik capres, perdebatan dengan keluarga, teman atau orang lain yang berbeda pilihan menjadi tak terelakkan. Akibatnya mereka yang mudah terpancing emosi bisa stres dan marah.

Berikut ini kiat untuk atasi stres dan marah usai lihat debat capres:

  • Tarik nafas panjang

Bagi Anda pendukung fanatik salah satu paslon, tentu Anda akan tidak terima ketika capres pilihan dijelek-jelekkan oleh kubu lawan. Nah sebelum Anda bersiap mengetik "balasan" untuk kubu lawan di media sosial, cobalah tarik nafas panjang dan bersabar.

Menurut the National Anger Management Association di Amerika Serikat, menarik nafas panjang dan dalam merupakan cara termudah yang bisa Anda lakukan di saat sedang stres dan marah.

Cobalah tarik nafas panjang dan dalam sambil menghitung hingga 20. Jika belum mereda, ulangi hal yang sama hingga emosi Anda mereda.

  • Rehat dari media sosial dan pemberitaan mengenai capres

Media sosial membuat setiap orang memiliki "panggung" sendiri untuk bebas mengungkapan pendapatnya. Namun sayangnya kebebasan berpendapat ini sering kali tidak diimbangi dengan toleransi yang baik.

Perlu Anda ingat bahwa setiap orang memiliki kebebasan hak pilih dan tidak perlu memaksakan pilihan Anda tersebut pada orang lain. Ada baiknya usai debat capres, Anda bisa rehat sejenak dari media sosial termasuk membaca pemberitaan mengenai debat capres. 

  • Buat rencana yang menyenangkan

Ingatkan diri Anda bahwa di luar debat capres kehidupan "nyata" Anda masih menunggu. Dibandingkan menyibukkan diri dengan bertengkar dengan kubu lawan di media sosial, lebih baik Anda membuat rencana yang menyenangkan dan bebas stres.

Buatlah jadwal temu dengan sahabat atau hadiahi diri Anda dessert favorit di kafe kesukaan. Hindari pertengkaran yang tidak perlu terlebih dengan keluarga atau teman. Jangan sampai hubungan harmonis yang sudah Anda jalin lama dengan keluarga atau teman menjadi rusak hanya karena berbeda pilihan capres.

  • Hindari berbicara tentang politik

Meski Anda dibuat stres dan marah karena capres pilihan tidak sesuai ekspektasi atau disudutkan kubu lawan, usai debat capres sebaiknya hindari sementara berbicara tentang politik.

Jika di kantor hampir semua rekan kerja Anda membicarakan tentang debat capres semalam, sebaiknya hindari ikut menimpali atau berkomentar. Kecuali jika Anda merasa sudah mulai tenang dan tak lagi marah atau stres, ikut berbicara tentang politik sah-sah saja. Kuncinya jangan terpancing emosi.

  • Bersyukur

Siapapun yang kelak akan menjadi presiden Indonesia tentu patut disyukuri. Usai debat capres, kehidupan harus terus berlanjut. Syukuri hal-hal yang selama ini Anda peroleh, mulai dari pekerjaan, teman-teman, keluarga, pasangan Anda, tubuh yang sehat, dsb.

Bahkan menurut penelitian yang dilakukan oleh Harvard Medical School di Amerika Serikat, orang yang sering bersyukur cenderung lebih bahagia, menghasilkan emosi positif, membangun hubungan sosial yang baik dengan orang lain bahkan membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Jadi siapapun pilihan capres Anda, baik nomor urut 1 atau nomor urut 2, sebaiknya jangan ikut terlarut dalam emosi, stres dan marah. Kiat-kiat di atas bisa Anda terapkan jika Anda alami stres usai lihat debat capres.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar