Sukses

9 Makanan Ini Boleh Dikonsumsi Penderita Hipertensi

Hipertensi tak boleh diremehkan. Meski banyak jenis makanan yang dilarang dikonsumsi, tapi sembilan makanan ini boleh, kok!

Klikdokter.com, Jakarta Hipertensi alias tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol bisa menyebabkan berbagai komplikasi yang mengancam nyawa. Namun, kondisi ini bisa dikendalikan dengan pola makan sehat. Nah, meski tak sedikit jenis makanan yang dilarang, tapi makanan yang boleh dikonsumsi penderita hipertensi tak kalah banyak!

Dijelaskan oleh dokter dr. Andika Widyatama, dari KlikDokter, hipertensi merupakan faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Nah, salah satu hal yang memiliki pengaruh besar adalah jenis makanan yang dikonsumsi. Salah satu jenis makanan yang harus dihindari penderita hipertensi adalah garam.

“Tak hanya berfokus pada garam, serangkaian makanan yang juga wajib dihindari penderita antara lain produk daging olahan, frozen food, makanan kaleng, fast food, serta gula,” papar dr. Andika.

Wah, banyak juga, ya, dan kebanyakan memang yang enak-enak! Lantas, apa jenis makanan yang bisa dikonsumsi penderita hipertensi?

  1. Sayuran hijau

Kalium (atau potasium) membantu ginjal mengenyahkan kelebihan sodium lewat urine. Ini tentunya dapat menurunkan tekanan darah. Sayuran hijau yang tinggi akan kalium antara lain: selada romaine, arugula, kale, bayam, daun bit, kacang panjang, dan sebagainya.

Hindari sayuran kalengan karena umumnya sudah ditambahkan sodium. Namun, sayuran beku boleh karena nutrisinya sebaik sayuran segar, dan lebih mudah untuk disimpan. Anda bisa mengombinasikan sayuran hijau tersebut dengan pisang dan kacang-kacangan untuk dibuat smoothies.

“Konsumsi sayur sebanyak empat hingga lima sajian per hari. Kisaran per satu sajian adalah satu mangkuk sayur mentah atau setengah mangkuk sayur masak,” dr. Andika menganjurkan.

  1. Buah berry

Buah berry, khususnya blueberry, diketahui kaya akan flavonoid. Sebuah penelitian yang diterbitkan di “The American Journal of Clinical  Nutrition” mengungkap, mengonsumsi flavonoid dapat cegah hipertensi dan membantu menurunkan tekanan darah. Buah berry lain yang bisa Anda konsumsi adalah rasberi dan stroberi.

  1. Bit merah

Menurut penjelasan dari dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, ada penelitian yang mengatakan bahwa konsumsi 1 gelas jus bit (250 ml) sehari dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi secara signifikan.

“Ini karena bit diketahui mengandung zat yang bernama nitrat, yang dapat diubah menjadi nitrit oksida (NO) di dalam tubuh. Fungsinya adalah untuk memperlebar pembuluh darah. Jika pembuluh darah melebar, maka otomatis tekanan darah menurun,” jelasnya. 

  1. Yoghurt dan susu skim

Susu skim adalah sumber kalsium yang sangat baik dan rendah lemak sebagai bagian penting dari diet untuk menurunkan tekanan darah. Selain itu, yoghurt juga bisa menjadi pilihan lain. Menurut American Heart Association, wanita yang mengonsumsi lima atau lebih porsi yoghurt dalam seminggu mengalami pengurangan 20 persen risiko terkena tekanan darah tinggi.

  1. Ikan

Ikan adalah sumber baik protein tanpa lemak. Ikan berlemak seperti makerel dan salmon diketahui tinggi asam lemak omega-3, yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi, mengurangi inflamasi, sekaligus memangkas kadar trigliserida.

Sebagai tambahan, Anda juga bisa konsumsi ikan lainnya seperti trout, karena adanya kandungan vitamin D. Vitamin D punya properti yang bisa menurunkan tekanan darah.

  1. Buah delima

Menurut sebuah penelitan yang diterbitkan di jurnal “Plant Foods for Human Nutrition” tahun 2012, minum (pomegranate) secangkir jus delima sekali sehari selama empat minggu dapat membantu menurunkan tekanan darah dalam jangka pendek.

Sebuah penelitian yang berbeda dari Universitas Queen Margaret, Skotlandia, juga berhasil membuktikan bahwa konsumsi jus buah delima sebanyak 500 ml sehari dapat mengurangi kadar kortisol yang memicu hormon stres secara signifikan di dalam air liur. Didapat juga hasil bahwa buah delima mampu mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik, sehingga bisa membuat tubuh terasa lebih relaks dan mencegah hipertensi.

Pernah juga diungkapkan oleh dr. Kartika Mayasari kepada KlikDokter, ini karena buah delima mengandung flavonoid, yaitu jenis antioksidan kuat yang berperan dalam menangkal radikal bebas sekaligus memperbaiki sel-sel yang rusak.

  1. Minyak zaitun

Gantilah minyak memasak di rumah dengan minyak zaitun. Ini karena minyak zaitun mengandung senyawa polifenol. Menurut peneliti dari Universitas California, Amerika Serikat, senyawa inidapat melawan peradangan dan menurunkan tekanan darah.

  1. Dark chocolate

Menurut sebuah studi dalam jurnal medis “BMJ Journal” tahun 2015, makan cokelat hitam dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah untuk. Studi tersebut menunjukkan bahwa hingga 100 gram cokelat hitam per hari mungkin dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.

  1. Buah naga

Diungkapkan oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, buah naga kaya akan protein, karbohidrat, tinggi vitamin C, B1, dan riboflavin. berbagai mineral seperti kalsium, besi, dan fosfor dalam buah naga pun tidak kalah tinggi.

“Buah naga punya beberapa manfaat untuk penderita tekanan darah tinggi. Mulai dari menjaga kelenturan pembuluh darah, mencegah kerusakan pembuluh darah, sumber lemak sehat, serta kaya akan serat,” jelas dr. Sepri.

Nah, meski penderita hipertensi punya pantangan makanan yang tak sedikit, tapi makanan yang boleh dikonsumsi lebih banyak, kok! Agar manfaatnya optimal, kombinasikan juga dengan rutin berolahraga (3-5 kali seminggu, minimal 30 menit), berhenti merokok dan minum minuman beralkohol, serta memeriksakan kesehatan secara teratur.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar