Sukses

7 Cara Menjadi Ayah yang Hebat

Dulu sosok ayah dianggap kaku dan disegani. Namun, ada cara menjadi ayah hebat yang dekat dengan anak, bisa diandalkan, dan jadi panutan.

Klikdokter.com, Jakarta Boleh jadi dulunya sosok ayah dianggap kaku dan tegas sehingga kerap disegani anak. Namun, semakin ke sini, banyak kaum ayah yang tak lagi begitu dan ingin lebih dekat dan setara dengan anak. Jadi ayah yang sempurna memang sulit, tapi menjadi ayah yang hebat sangat mungkin, kok. Ada beberapa cara tepat yang bisa Anda coba.

Dilansir dari laman Parents, berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk menjadi ayah hebat.

  1. Jangan khawatir

Standar ayah yang hebat bukanlah (cuma) kemampuan untuk menggendong bayi dengan benar, mengetahui cara membedong bayinya dengan benar, atau mengganti popoknya dengan sempurna.

Menjadi ayah yang baik dimulai dengan menjadi suami yang baik, yaitu dimulai dengan terlibat dalam seluruh proses kehamilan istri. Satu hal yang dibutuhkan anak dan istri di rumah adalah terciptanya kondisi rumah yang stabil dan penuh cinta. Selain itu, ikatan pernikahan juga perlu diperkuat.

  1. Setelah punya anak, tetap jalani kehidupan seperti biasa

Anak Anda masih bayi dan Anda takut membawanya keluar rumah? Banyak orang tua baru yang memilih untuk tak keluar rumah karena takut mengajak bayinya jalan-jalan, bahkan ini bisa berlangsung selama 2 tahun lamanya!

Beberapa minggu setelah bayi lahir, jalankan aktivitas Anda dan pasangan seperti biasa. Ingat, membawa bayi jalan-jalan tidaklah sesulit yang Anda kira.

Dengan menjalani kehidupan normal, itu akan membuat Anda dan istri menjadi tidak stres. Tidak ada lagi dua orang yang "terkurung" di dalam rumah selama hampir 24 jam sehari, yang justru bisa bikin Anda atau/dan pasangan depresi.

  1. Berikan istri waktu me-time

Menjadi istri sekaligus ibu bisa sangat menantang. Itulah kenapa penting bagi para ayah untuk memberikan istri waktu beristirahat untuk dirinya alias me-time, sesederhana membiarkannya beristirahat, tidur siang, atau berendam air hangat sejenak. Jika mungkin, biarkan istri bersenang-senang pergi ke salon, berbelanja ke mal, atau berkumpul dengan teman-temannya.

Ingat, menjadi ayah yang hebat harus dimulai dari menjadi suami yang hebat. Suami yang hebat tidak akan membiarkan istrinya mengurus segala keperluan rumah tangga sekaligus anak 24 jam sehari.

  1. Temani istri menyusui jika bayi bangun tengah malam

Memang ini bisa berat, apalagi jika esok hari para ayah harus bekerja. Namun, ini perlu untuk meningkatkan ikatan dengan istri dan anak. Ini penting untuk membuat istri merasa bahwa ia tak sendirian dalam merawat anak.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  1. Jadilah sosok ayah yang penuh kasih sayang

Ini sangat penting, khususnya saat anak beranjak dewasa. Anak butuh cinta, tapi ia tak mengerti kata “cinta” pada level apa pun. Namun, ia akan mengerti cinta jika Anda melakukan hal-hal seperti memeluk, mencium, atau memberikan rangkulan hangat. Anak yang tahu bahwa ia dicintai akan menjadi anak yang bahagia. Sesederhana ia langsung berlari menghampiri Anda saat melihat Anda pulang kerja.

  1. Perlakukan anak seperti dulu Anda ingin diperlakukan saat masih kecil

Tengoklah masa lalu tentang bagaimana cara Anda dibesarkan, bagaimana hubungan Anda dengan ayah Anda. Bagaimana ia mendisiplinkan, mendukung, mengkritik, dan membentuk kepribadian Anda.

Jika ayah Anda adalah sosok yang hebat, inilah saatnya mempraktikkan apa yang ayah Anda tunjukkan dulu. Jika ada ketidaksempurnaan pada ayah Anda, ini waktu yang tepat untuk “menebus” kekurangan yang ayah Anda lakukan dulu, dengan tidak memperlakukan anak seperti itu.

  1. Luangkan waktu dengan anak

Waktu berjalan begitu cepat, tak terasa tiba-tiba anak Anda sudah besar. Jadi, luangkan waktu dan nikmati waktu semaksimal mungkin bersama anak Anda. Agendakan satu hari bermain bersama anak Anda atau berlibur saat anak Anda sedang liburan sekolah. Niscaya, momen tersebut akan diingatnya terus hingga ia dewasa kelak.

“Idealnya, sudah seharusnya anak memiliki hubungan yang dekat baik dengan ibu maupun ayah. Ibu yang mengandung dan menyusui si Kecil memang memiliki kesempatan lebih besar untuk membangun hubungan ini. Meski demikian, peran ayah jangan sampai terlupakan, karena pengaruhnya untuk jangka panjang juga penting,” jelas dr. Caessar Pronocitro, MSc, SpA, kepada KlikDokter.

Itulah cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk menjadi ayah yang hebat baik untuk anak maupun istri. Intinya, jadilah bagian dari dunia anak, bangun komunikasi dua arah, jadilah sahabat dan dampingi ia selalu, termasuk luangkan waktu untuk beraktivitas bersama-sama.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar