Sukses

Ketika Harus Menyusui Dua Anak dengan Tandem Nursing

Menyusui dua anak memang tidak mudah. Ini tips tandem nursing yang dapat Anda lakukan.

Klikdokter.com, Jakarta Ketika Anda dinyatakan hamil lagi saat masih menyusui buah hati, pastinya langsung merasa dilema. Sebagian besar ibu bingung, haruskah tetap menyusui si kakak atau menyapihnya padahal anak mungkin masih ingin menyusui. Untuk solusi ini, tandem nursing (menyusui tandem) adalah jawabannya.

Menyusui tandem adalah menyusui dua bayi sekaligus di saat bersamaan. Pilihan menyusui tandem dilakukan pada ibu yang memiliki anak kembar, atau memiliki dua anak dengan usia yang berdekatan.

Anda tak perlu cemas dalam melakukan tandem nursing. Berikut beberapa cara dalam menyusui tandem agar berjalan nyaman dan lancar:

  • Menyusui anak Anda yang lebih besar terlebih dahulu untuk mengurangi pembengkakan payudara, lalu menyusui si bayi.
  • Anda juga bisa menyusui bayi terlebih dahulu untuk memastikan si bayi mendapatkan ASI yang cukup.
  • Menyusui keduanya secara bersamaan.

Menyusui tandem memiliki beberapa keuntungan, di antaranya:

  • Menyusui tandem dapat membantu meringankan pembengkakan payudara. Karena pada saat memiliki bayi baru lahir, payudara ibu akan sering mengalami pembengkakan.
  • Anak yang lebih besar dapat membantu mengelola pengeluaran ASI sebelum si bayi menyusui. Hal ini membantu bayi tidak merasakan gas atau kolik dari aliran susu ke sistem pencernaannya yang belum sempurna.
  • Secara emosional, menyusui tandem dapat membantu mengurangi rasa cemburu dari anak yang lebih besar.
  • Menyusui tandem dapat meningkatkan ikatan antara kedua anak Anda, karena ini merupakan kegiatan yang dapat mereka lakukan bersama (jika Anda menyusui secara bersamaan). Dan bahkan jika mereka tidak melakukannya pada waktu yang bersamaan, mereka saling berbagi ASI.
  • Menyusui tandem dapat mendukung produksi susu pada ibu.
  • Menyusui tandem juga dapat membantu ibu tetap dekat dengan anak yang lebih besar, meski disibukkan oleh kebutuhan dari bayi yang baru lahir.
  • Anak yang lebih besar terus menerima manfaat kesehatan dari ASI.

Dengan menyusui tandem, anak akan mendapatkan manfaat ASI yang lebih panjang. ASI sangat bermanfaat bagi anak-anak, bahkan setelah usia 1 tahun, ketika kebanyakan ibu akan menyapih anaknya. Namun, sudah menjadi rahasia umum bahwa sistem kekebalan tubuh anak belum sepenuhnya berkembang hingga usia 2 tahun, dan ASI dipenuhi dengan antibodi yang mendukung kekebalan tubuh yang sehat.

Bayi yang diberi ASI memiliki kekebalan terhadap kondisi-kondisi seperti alergi, asma, diabetes, dan artritis pada remaja. Karena hal ini, dan kondisi air yang buruk di negara-negara berkembang, WHO merekomendasikan pemberian ASI pada seorang anak dilakukan hingga usia minimal 2 tahun.

Jika Anda khawatir mengenai menyusui tandem, bicarakan dengan dokter atau konsultan laktasi. Carilah komunitas ibu menyusui di daerah Anda yang bisa menjadi tempat untuk tukar informasi serta mendapatkan dukungan. Apalagi menyusui tandem bisa sangat melelahkan, sehingga bertemu dengan para ibu yang memiliki keluhan serupa, dapat membantu menenangkan Anda.

Jangan lupa memperhatikan kebutuhan nutrisi Anda sehari-hari, karena untuk memproduksi ASI tubuh Anda butuh banyak energi. Pastikan Anda menerapkan diet seimbang, menambahkan kalori ekstra, dan minum cukup air agar tetap terhidrasi. Dengan demikian, pemberian ASI dengan tandem nursing bisa terus lancar.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar