Sukses

Jenis-Jenis Kanker yang Dapat Dialami Anak

Awas, kanker juga bisa menyerang anak! Apa saja jenis kanker pada anak yang sering terjadi? Ketahui daftarnya di sini.

Banyak yang mengira kanker hanya terjadi pada orang dewasa atau lanjut usia. Nyatanya, kanker juga dapat dialami anak. Kanker pada anak menjadi salah satu penyebab kematian utama pada si kecil.

Tercatat ada 100.000 kematian anak setiap tahun karena kanker. Artinya, ada 250 anak meninggal setiap hari akibat penyakit ganas ini.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, ada 11.000 kasus kanker anak setiap tahun di Indonesia.

Jenis penyakit kanker yang sering terjadi pada anak relatif berbeda dengan orang dewasa. Beberapa contoh kanker yang menyerang anak yaitu:

1 dari 5 halaman

1. Leukemia

Pada penyakit ini, sumsum tulang menghasilkan sel darah putih abnormal yang bertambah banyak dengan tidak terkendali.

Sel darah putih abnormal menyerang sel darah normal. Hal ini meliputi sel darah merah, trombosit, bahkan sel darah putih normal.

Ada dua jenis leukemia yang sering terjadi pada anak, yaitu leukemia limfoblastik akut (LLA) dan leukemia myeloid akut (LMA).

Keduanya dapat menyebabkan badan lemas, kulit pucat, nyeri sendi, sering sakit kepala, mudah memar, sering mimisan, demam lebih dari 2 minggu tanpa sebab yang jelas, kehilangan nafsu makan, dan berat badan turun drastis.

Leukemia akut pada anak dapat terjadi secara cepat dan perlu ditangani segera setelah terdiagnosis.

Artikel Lainnya: Apakah Kanker Akibat Keturunan Bisa Dicegah?

2. Tumor Otak

Karena otak terdiri dari beberapa bagian, tumor otak memiliki banyak klasifikasi bergantung pada sel otak yang mengalami keganasan. Gejalanya pun bervariasi, sebab otak mengatur beragam fungsi di tubuh.

Sebagai contoh, apabila tumor terdapat pada area yang mengatur gerak tubuh, maka gejalanya dapat berupa kelemahan otot.

Tapi, hal itu bisa juga disertai beberapa gejala umum tumor otak, seperti kejang, muntah terus tanpa sebab jelas, gangguan keseimbangan, gangguan penglihatan, sakit kepala, hingga gangguan kesadaran.

2 dari 5 halaman

3. Limfoma

Limfoma merupakan keganasan yang terjadi pada sistem limfe. Sistem limfe adalah bagian dari sistem kekebalan yang membantu melindungi Anda dari infeksi.

Ada dua tipe limfoma yang umum diketahui yaitu limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin. Keduanya dapat terjadi pada anak meskipun yang tersering adalah non-Hodgkin.

Gejala dari kedua tipe tersebut serupa, yaitu demam, penurunan berat badan, mudah lelah, keringat dingin, dan pembengkakan kelenjar getah bening yang tampak seperti benjolan di beberapa area (leher, ketiak, lipatan paha)

Artikel Lainnya: Kenali Lebih Jauh Hepatoblastoma, Kanker Hati pada Anak

4. Neuroblastoma

Neuroblastoma merupakan kanker yang bisa terjadi sejak anak masih di dalam kandungan.

Karena itu, penyakit ini paling sering terjadi pada bayi atau balita. Jenis kanker anak ini jarang terjadi di usia lebih dari 10 tahun.

Dalam neuroblastoma, tumor berasal dari sel saraf dan umumnya terletak di beberapa organ (kelenjar adrenal, rongga dada, atau tulang belakang).

Gejalanya adalah benjolan di perut, leher, atau dada, gangguan buang air kecil, kesulitan bernapas, dan benjolan biru keunguan di bawah kulit (blueberry muffin baby).

3 dari 5 halaman

5. Tumor Wilms

Tumor Wilms atau sering juga disebut nefroblastoma merupakan tumor ginjal. Tumor ini berasal dari sel ginjal yang belum matang.

Ketika anak lahir, beberapa sel ginjal masih belum matang sempurna dan memerlukan waktu sekitar 3-4 tahun untuk menjadi sel ginjal matang.

Dalam beberapa kondisi, sel ginjal yang belum matang malah terus bertambah banyak dan akhirnya menjadi tumor.

Karena proses penyakitnya tersebut, tumor Wilms biasanya terjadi pada anak usia 3-4 tahun dan jarang terjadi di usia lebih dari 6 tahun.

Kanker ini dapat terjadi di salah satu atau kedua ginjal. Gejalanya meliputi perut membesar, benjolan di perut, gangguan buang air kecil, penurunan nafsu makan, demam berkepanjangan, dan tekanan darah tinggi.

Artikel Lainnya: Ketahui Peluang Sembuh dari Kanker pada Anak

6. Rabdomiosarkoma

Kanker ini berasal dari jaringan rabdiomioblast, yaitu sebuah sel yang terbentuk saat masih embrio dan nantinya akan berkembang menjadi otot rangka.

Karena rabdomioblast berkembang saat masih di kandungan, kanker ini kebanyakan ditemukan pada usia anak-anak.

Terdapat dua jenis yang umum ditemukan pada anak-anak yaitu rabdomiosarkoma embryonal dan alveolar.

Gejalanya sangat bervariasi, tergantung dari lokasi munculnya tumor ini. Namun, umumnya penderita akan mengalami nyeri dan bengkak pada otot.

4 dari 5 halaman

7. Retinoblastoma

Retinoblastoma merupakan kanker yang berasal dari jaringan retina mata dan lebih banyak ditemukan pada usia anak-anak ketimbang orang dewasa. Tumor ini disebabkan oleh perubahan atau mutase gen pada anak-anak.

Gejala yang pertama muncul adalah gangguan penglihatan. Selanjutnya, muncul tanda khas dari retinoblastoma yaitu pupil mata yang normalnya berwarna hitam akan terlihat putih.

Semakin lama, mata penderita akan semakin membesar dari yang seharusnya. Segeralah lakukan pemeriksaan ke dokter bila mengalami gejala-gejala tersebut.

Artikel Lainnya: Kanker pada Anak dan Orang Dewasa, Adakah Bedanya?

8. Kanker Tulang

Ada dua jenis kanker tulang yang sering ditemukan pada anak-anak yaitu osteosarcoma dan ewing sarcoma.

Osteosarcoma lebih sering terjadi pada remaja dan biasanya muncul pada daerah ujung tangan atau kaki. Gejala utamanya adalah nyeri tulang.

Sedangkan, ewing sarcoma lebih sering terjadi pada usia yang lebih muda dengan gejala nyeri tulang dan pembengkakan.

Kanker pada anak secara umum dapat dikenali melalui gejala fisik dan pemeriksaan awal.

Anda perlu menggali lebih banyak informasi tentang kanker apa saja yang bisa terjadi pada anak.

Informasi di atas dapat menjadi bekal awal untuk membantu mendeteksi gejala kanker anak sedini mungkin.

Dengan demikian, kanker yang menyerang anak bisa cepat didiagnosis dan peluang keberhasilan pengobatan pun semakin tinggi.

Konsultasi ke dokter spesialis anak atau dokter spesialis onkologi bisa lebih mudah lewat LiveChat di Klikdokter untuk mengetahui lebih lanjut seputar kanker anak.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar