Sukses

Ani Yudhoyono Kena Kanker Darah, Ini 8 Gejalanya

Kenali gejala kanker darah seperti yang dialami Ibu Ani Yudhoyono di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Kabar tentang sakitnya istri Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono – Ani Yudhoyono – yang tengah dirawat di Singapura, akhirnya dikonfirmasi oleh SBY sendiri. Dilansir Liputan6, hari ini (13/2) SBY memberikan keterangan resmi dalam video berkenaan tentang sakit yang diderita istrinya. SBY mengatakan, Ibu Ani mengalami kanker darah.

Saat ini, mantan Ibu Negara RI ke-6 tersebut dikabarkan sedang menjalani perawatan intensif di National University Hospital, Singapura. Lalu apa saja yang menjadi gejala penyakit kanker darah ini?

Kanker darah pada lansia

Ani Yudhoyono dilahirkan pada tanggal 6 Juli 1952 di Yogyakarta. Wannita yang pada tahun ini akan berusia 66 tahun ini, sebenarnya sudah masuk ke dalam kelompok lanjut usia. Meski demikian, wanita yang akrab disapa dengan Ibu Ani memiliki jadwal aktivitas yang sangat padat.

Padatnya aktivitas Ani Yudhoyono inilah yang membuatnya beberapa hari lalu sempat membuatnya harus dirawat akibat kelelahan. Namun ternyata, kondisi ini pula yang ternyata menjadi salah satu gejala kanker darah yang menyerang wanita pecinta fotografi ini.

Pada kelompok usia ini, ada tiga jenis kanker darah yang umum ditemui, yakni:

  • Leukemia, yakni kanker darah yang bermula di dalam darah dan sumsum tulang. Pada kondisi ini, tubuh menghasilkan terlalu banyak sel darah putih yang abnormal sehingga mengganggu kemampuan sumsum tulang untuk memproduksi sel darah merah dan trombosit.
  • Limfoma, yakni kanker darah yang berkembang dari varian sel darah putih yang disebut dengan limfosit. Kanker ini disebut juga kanker getah bening karena terjadi di dalam sistem limfatik dan kelenjar getah bening.
  • Myeloma multipel, yakni kanker darah yang berasal dari sel plasma darah. Sel ini merupakan salah satu jenis sel darah putih yang memproduksi antibodi.
1 dari 2 halaman

Apa saja gejala kanker darah?

Meski jenisnya berbeda, gejala ketiganya dapat serupa. Yang paling sering ditemukan yaitu:

1. Rasa lelah yang tidak biasa

Pada awalnya, diketahui bahwa Ani dirawat karena mengalami kelelahan. Kelelahan ini umumnya tidak membaik dengan istirahat. Pada kasus ini, kelelahan muncul akibat sel-sel kanker yang tumbuh cepat. Sel-sel menghabiskan energi yang diperlukan bagi tubuh agar dapat berfungsi normal.

2. Sering mengalami infeksi

Pada ketiga jenis kanker darah tersebut, sel-sel darah tumbuh tidak terkendali sehingga fungsinya pun tidak sempurna. Sistem kekebalan tubuh menjadi lemah sehingga rentan terhadap infeksi.

3. Berat badan turun

Kanker darah bisa membuat berat badan seseorang turun tanpa disengaja. Selain menurunkan nafsu makan, sel-sel kanker menggunakan banyak cadangan energi tubuh untuk bertumbuh.

4. Demam yang hilang timbul

Sel-sel kanker dapat memicu timbulnya demam dengan melepaskan zat yang bertindak seperti racun di dalam tubuh. Umumnya tidak ada tanda lain yang dapat menjelaskan kemunculan demam ini. Dan, demam akibat kanker biasanya menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

5. Keringat malam

Ketika suhu tubuh meningkat, tubuh berusaha mengeluarkan keringat untuk mendinginkan dirinya. Keringat malam biasanya muncul selama tidur. Tandanya yakni keringat yang membasahi pakaian tidur dan sprei. Keringat malam dapat terjadi bersamaan dengan demam.

6. Mudah memar atau mengalami perdarahan

Memar-memar, mimisan, atau perdarahan gusi kerap ditemui pada kanker darah yang disebabkan oleh leukemia. Ini karena pertumbuhan sel darah putih yang abnormal kerap mengganggu produksi dan fungsi sel darah lain seperti trombosit, yang berperan penting dalam pembekuan darah.

7. Pembesaran kelenjar getah bening

Kanker darah yang disebabkan oleh limfoma berlokasi di kelenjar getah bening sehingga awalnya kerap ditemui benjolan pada leher, wajah, kepala, selangkangan atau perut. Meski demikian, benjolan ini juga bisa ditemukan pada leukemia dan myeloma multipel yang mulai menyebar melalui kelenjar getah bening dan salurannya.

8. Nyeri tulang dan/atau sendi

Pada leukemia dan myeloma multipel, sumsum tulang yang terisi dengan sel-sel kanker dapat memicu nyeri tulang atau sendi. Nyeri ini kerap dirasakan di area lengan, tungkai bawah, punggung atau dada.

Perlu diketahui bahwa kemunculan gejala-gejala ini bisa bervariasi pada tiap orang yang mengalami kanker darah. Yang penting, bila Anda mengalami salah satunya, sebaiknya segera periksakan diri. Bila ada indikasi ke arah kanker darah – seperti yang saat ini dialami Ani Yudhoyono – lebih cepat ditangani tentu lebih baik.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar