Sukses

Menelan Pasta Gigi, Apa Bahayanya?

Saat menggosok gigi, sering kali orang tak sengaja menelan pasta gigi. Jangan terlalu khawatir, baca dulu artikel ini.

Klikdokter.com, Jakarta Ketika sedang asyik menggosok gigi, Anda tak sengaja menelan pasta gigi. Meski jumlahnya sedikit, Anda mungkin bertanya-tanya, apakah kandungan di dalam pasta gigi tersebut akan membahayakan kesehatan jika tertelan? Ketahui jawabannya berikut ini.

Terdapat berbagai macam pasta gigi yang dijual dengan berbagai kegunaan. Misalnya, pasta gigi khusus gigi sensitif, pasta gigi khusus untuk memutihan gigi, dan sebagainya. Dalam sebuah pasta gigi umumnya mengandung berbagai komponen seperti detergen, bahan abrasif, bahan kimia, zat perasa, pewarna, dan juga fluoride.

Anda tentunya sudah tak asing lagi dengan bahan satu itu. Fluoride merupakan salah satu kandungan yang penting dalam pasta gigi. Fluoride bekerja untuk melindungi lapisan enamel gigi agar gigi tetap kuat dan tidak mudah berlubang. Namun, fluoride ini sering kali tidak sengaja tertelan saat melakukan aktivitas menggosok gigi. Terutama terjadi pada anak-anak.

Menelan pasta gigi jika dilakukan secara tidak sengaja dan hanya sedikit memang tidak akan memberikan efek yang signifikan.Namun, jika hal ini dilakukan setiap hari, kandungan fluoride pun akan menjadi bertambah banyak dan tentunya dapat membahayakan kesehatan. Untuk itu, sebaiknya Anda berhati-hati saat menggosok gigi agar tak keseringan menelan pasta gigi.

Efek samping sering menelan pasta gigi

Salah satu efek samping yang dapat timbul jika sering menelan pasta gigi, di antaranya fluorosis. Fluorosis adalah suatu kelainan pada lapisan enamel gigi yang disebabkan oleh asupan fluoride yang berlebihan selama bertahun-tahun pada tahap pembentukan gigi. Fluorosis muncul sebagai bercak-bercak putih atau garis-garis putih pada permukaan gigi.

Pada tahap yang lebih parah, fluorosis dapat muncul dalam bentuk yang berwarna cokelat hingga seperti kehitaman. Tentunya, jika permukaan gigi Anda tampak cokelat dan kehitaman, tentu akan membuat Anda minder dengan penampilan, kan?

Fluorosis yang masih dalam tahap ringan biasanya tidak memerlukan perawatan. Namun, bila fluorosis sudah dalam tingkat sedang maupun berat, Anda sebaiknya melakukan beberapa perawatan, seperti menghilangkan noda permukaan dengan cara pemutihan gigi atau bleaching, serta pembuatan mahkota gigi.

Tak hanya itu, menelan pasta gigi yang mengandung fluoride dalam jumlah banyak juga dapat memberikan efek samping sakit perut. Nyeri lambung, penyumbatan usus, diare, kesulitan bernapas, air liur yang berproduksi dalam jumlah banyak, serta mual dan muntah juga bisa terjadi.

Untuk mencegah atau meminimalkan efek samping akibat fluoride yang tertelan, Anda bisa mengonsumsi asupan yang mengandung kalsium seperti susu atau yoghurt. Hal ini dikarenakan kalsium mengikat fluoride sehingga dapat membantu mencegah sakit perut.

Sebenarnya jika fluoride digunakan dalam jumlah yang tepat, kandungan tersebut dapat memberikan sejumlah manfaat untuk kesehatan gigi. Namun bila terlalu banyak, justru akan menimbulkan masalah pada gigi. Karena itu, hal yang perlu diperhatikan adalah pemberian pasta gigi pada masing-masing umur.

American Dental Association (ADA) mengimbau bahwa dalam menggosok gigi, pemakaian pasta gigi harus disesuaikan dengan umur. Terutama pada anak, dan harus didampingi oleh orang tua.

Selain itu, untuk mendapatkan kesehatan gigi dan mulut yang optimal, penggunaan pasta gigi harus didukung oleh teknik menyikat gigi yang tepat. Jangan lupa juga untuk menyikat gigi dua kali sehari, yaitu pagi setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur. Dan tentunya, hindari terlalu sering menelan pasta gigi agar efek samping fluorosis tidak menghampiri Anda!

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar