Sukses

5 Tips Mencegah Tertular Penyakit Kusta

Penyakit kusta yang disebabkan oleh bakteri menimbulkan infeksi kulit yang amat berbahaya. Lakukan langkah berikut ini agar tidak tertular.

Klikdokter.com, Jakarta Penyakit kusta bukanlah suatu penyakit yang baru muncul. Penyakit ini dianggap sudah ada sejak 2000 tahun sebelum Masehi. Baru pada tahun 1873 kuman penyebab penyakit kusta ditemukan oleh seorang dari Norwegia bernama Dr. Gerhard Armauer Henrik Hansen.

Prevalensi penyakit kusta di Indonesia sendiri pada tahun 2017 adalah 0,70 persen kasus per 10.000 peduduk dan angka penemuan kasus baru sebesar 6,08 kasus per 100.000 penduduk.

Hingga kini masih ada beberapa provinsi yang prevalensinya diatas 1 per 10.000 penduduk, sehingga masih ada beberapa provinsi di Indonesia yang belum terbebas dari risiko penyakit kusta.

Sekilas tentang penyakit kusta

Penyakit kusta yang sering disebut juga dengan lepra dan Morbus Hansen (MH) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri ini menyerang berbagai bagian tubuh, diantaranya saraf dan kulit.

Bila tidak segera ditangani, penyakit ini bersifat sangat progresif dan dapat menyebabkan kecacatan. Cara penularan penyakit kusta sendiri bisa melalui kontak langsung antar kulit penderita dan secara inhalasi atau menghirup udara yang terdapat droplet (partikel air) penderita saat berbicara.

Tak pandang bulu, penyakit kusta ini dapat menyerang seluruh usia dan jenis kelamin. Selain itu, faktor sosio-ekonomi yang rendah ikut memengaruhi terjadinya penyakit kusta. Gejala kusta sendiri bisa bervariasi, bergantung pada tipe derajat keparahannya.

Secara umum, tanda dan gejala penyakit kusta antara lain adanya bercak putih seperti panu pada tubuh, alis rambut rontok, muncul benjol di wajah, hingga terjadi gangguan persarafan.

Kondisi yang mungkin terjadi adalah mati rasa pada area kulit yang disentuh dan kelenjar keringat tidak aktif memproduksi keringat, sehingga kulit tampak kering, kaku dan tebal.

1 dari 2 halaman

Mencegah penularan kusta

Hingga kini belum ada vaksinasi yang berguna untuk mencegah penyakit kusta. Pengobatan merupakan salah satu cara untuk memutus rantai penularan kusta. Dengan pengobatan yang tepat maka penularan dapat dicegah.

Selain itu, memiliki daya tahan tubuh yang baik juga membantu Anda terhindar dari infeksi kuman penyebab lepra. Sebanyak 95 persen orang dengan daya tahan tubuh yang kuat dapat kebal terhadap kusta, sedangkan sisanya mudah tertular.

Penyakit kusta mudah sekali menular terutama bagi orang yang tinggal dan berinteraksi secara langsung dengan penderita yang tidak diobati dengan baik dalam jangka waktu lama. Selain itu, tinggal dalam daerah yang endemik dengan penyakit kusta juga mempermudah seseorang terinfeksi kuman lepra.

Karena begitu bahayanya penyakit ini, sudah sepatutnya Anda lebih berhati-hati dengan melakukan upaya pencegahan. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari penyakit ini antara lain:

1. Menjaga daya tahan tubuh

Menjaga daya tahan tubuh adalah langkah awal yang harus Anda lakukan. Mulai dari mengatur pola makan dan memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, menjaga tubuh agar dapat beristirahat cukup, dan rutin melakukan olahraga 3-4 kali dalam seminggu. Agar lebih optimal, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin untuk mendukung kesehatan Anda.

2. Perhatikan ventilasi lingkungan sekitar

Kuman lepra bertahan hidup di luar tubuh manusia selama 24-48 jam atau bisa lebih, tergantung pada suhu di sekitarnya. Karena semakin panas udara di luar, semakin cepat kuman lepra akan mati.

Perhatikan ventilasi di rumah atau tempat kerja Anda. Pastikan sinar matahari bisa masuk ke dalam rumah, terutama ke daerah yang lembap.

3. Hindari berpergian ke daerah endemik kusta

Apabila Anda berencana melakukan perjalanan, perhatikan keadaan daerah yang Anda kunjungi. Beberapa negara berikut ini di laporkan memiliki 1.000 kasus baru penyakit kusta oleh WHO pada tahun 2011-2015:

  • Afrika: Congo, Ethiopia, Madagascar, Nigeria, Mozambique, dan Tanzania
  • Asia : Bangladesh, India, Myanmar, Nepal, Filipina, Indonesia
  • Amerika : Brazil

4. Jika ada keluarga yang mengalami kusta, ingatkan untuk mengonsumsi obat hingga sembuh

Mengonsumsi obat dan kontrol ke dokter atau fasilitas kesehatan secara rutin dapat memutus rantai penularan kusta. Pengobatan yang rutin ini bisa mencegah terjadinya kecacatan yang permanen pada penderita kusta.

5. Pakai masker dan jaga kebersihan

Menggunakan masker apabila kontak dengan penderita dapat membantu Anda untuk mencegah penularan kuman lepra. Selain itu, jangan lupa untuk menjaga kebersihan seperti cuci tangan setelah melakukan kontak dengan penderita penyakit kusta.

Demikan 5 tips mencegah tertular penyakit kusta yang bisa Anda lakukan. Apabila Anda menemukan ada salah satu anggota keluarga atau teman yang mengeluhkan adanya tanda awal kusta, segera laporkan kepada dokter agar dapat ditangani dengan baik.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar