Sukses

Makanan Mentah yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Saat hamil, ada beberapa makanan mentah yang berbahaya dan harus dihindari. Ketahui makanan mentah yang tidak boleh dimakan ibu hamil berikut.

Saat ini, banyak orang lebih senang mengonsumsi makanan mentah untuk menjaga kandungan nutrisinya dari proses pemanasan. Namun, mengonsumsi makanan mentah untuk ibu hamil lebih baik dihindari. Terdapat risiko berbagai masalah kesehatan bagi ibu dan janin.

Nah, apa saja, sih, jenis makanan mentah untuk ibu hamil yang harus dihindari? Berikut daftarnya untuk Anda.

1 dari 4 halaman

1. Sayuran Mentah

Sayuran mentah sebetulnya hingga kini masih menjadi perdebatan—apakah bisa dimakan mentah atau tidak oleh ibu hamil. Meskipun telah dicuci bersih, sisa pestisida mungkin saja masih menempel hingga membahayakan kesehatan bumil dan janin.

FDA, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, menyebutkan kalau sayuran dan buah mentah mungkin saja masih tercemar bakteri tertentu, terutama saat tidak dicuci bersih.

Studi pada 2014 menyebutkan janin yang terkontaminasi bakteri berisiko infeksi dan bahkan kematian. Itulah sebabnya, penting untuk memastikan sayuran sudah dimasak sebelum dikonsumsi ibu hamil.

2. Ikan Mentah

Sajian ikan mentah biasanya dalam bentuk sushi, sashimi, atau makanan kekinian poke bowl. Namun, asupan makanan berupa ikan mentah, utamanya kerang, bisa menimbulkan infeksi, baik yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit, seperti salmonela, kolera, norovirus, dan listeria.

Pada ibu hamil, infeksinya dapat mengakibatkan muntah, mual, dan diare. Ibu hamil pun jadi lemah dan lesu akibat dehidrasi.

Bakteri seperti listeria pada ikan mentah bisa juga masuk ke janin melalui plasenta. Akibatnya, janin berisiko kelahiran prematur, keguguran, meninggal di dalam kandungan, serta masalah kesehatan lain.

Artikel lainnya: Bahaya Makan Tauge Mentah bagi Ibu Hamil

The American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG) dan FDA pada 2017 mempertegas larangan untuk makan ikan mentah bagi ibu hamil, wanita yang merencanakan kehamilan, serta ibu menyusui.

Larangan tersebut lantaran kekhawatiran adanya parasit berbahaya yang dikandung ikan mentah. Ibu hamil juga harus berhati-hati dengan kandungan merkuri dalam ikan. 

Jenis ikan yang sebaiknya dihindari adalah hiu, makarel raja, pedang, dan tuna sirip. Sebaliknya, ikan laut yang rendah merkuri adalah tuna dan salmon. 

2 dari 4 halaman

3. Daging Mentah

Makanan mentah yang harus dihindari saat hamil berikutnya adalah daging. Konsumsi daging mentah juga perlu diperhatikan karena berisiko terkontaminasi parasit toksoplasma.

Jika masuk ke tubuh, parasit akan menyebar ke janin melalui plasenta dan meningkatkan risiko penyakit toksoplasmosis.

Toksoplasmosis adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh infeksi protozoa Toksoplasma gondii. Penyebab utamanya adalah faktor makanan, yakni mengonsumsi daging kurang matang serta tercemar parasit (seperti daging kambing, babi, dan rusa).

Penderita toksoplasmosis biasanya tidak merasakan sakit karena tidak menimbulkan gejala. Diagnosis Toksoplasmosis akan ditentukan dengan keberadaan Toksoplasma gondii di tubuh. 

Pemeriksaan darah, cairan tubuh, ataupun jaringan biasanya diperlukan demi mendukung diagnosis.

Artikel lainnya: Makan Sayuran Mentah saat Hamil, Apakah Berbahaya?

4. Telur Mentah 

American Pregnancy Association menekankan bahwa salah satu makanan yang dihindari saat hamil adalah telur mentah. Dalam keadaan mentah, telur dapat mengandung bakteri salmonela yang bisa berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin.

Sebaiknya telur dikonsumsi matang sehingga kandungan omega 3, kolin, dan protein di dalamnya bermanfaat maksimal. Ketiga zat nutrisi tersebut dapat membantu mencegah terjadinya gangguan tumbuh kembang dalam tabung sistem saraf (neural tube defect). 

Suhu minimum untuk membunuh bakteri di dalam telur adalah 71 derajat Celsius. Itu sebabnya, rebus atau gorenglah telur untuk memastikan bakteri sudah sudah mati sehingga lebih aman dikonsumsi.

3 dari 4 halaman

5. Susu Mentah

Supaya aman diminum, susu harus melalui proses pasteurisasi ataupun dengan pemanasan ultraviolet demi membunuh bakteri di dalamnya. Jika tidak, susu akan rentan disusupi bakteri seperti salmonella, listeria, E. Coli, toksoplasma, Campylobacter, dan Micobacterium bovis

Jika tidak diolah terlebih dulu, bakteri-bakteri tersebut rentan memicu banyak gangguan kesehatan, baik pada janin maupun ibu.

Makanan yang belum melalui proses pasteurisasi termasuk dalam kategori yang perlu dihindari saat hamil. Jenis makanan ini contohnya adalah soft cheese atau keju lunak seperti keju feta.

Mengonsumsi makanan yang belum dipasteurisasi meningkatkan risiko infeksi bakteri, yang bisa menyebabkan bayi lahir prematur, pneumonia pada bayi, sepsis, kontraksi rahim, keguguran, dan kelahiran mati.

Itulah lima makanan mentah untuk ibu hamil yang wajib dihindari. Jadi, pastikan daging, ikan, dan telur sudah matang sempurna, dan minumlah susu yang sudah melewati proses pasteurisasi.

Bun, yuk, pantau usia kandungan melalui fitur Kalender Kehamilan dari Klikdokter. Kalau ingin berkonsultasi langsung dengan dokter, manfaatkan layanan Live Chat 24 Jam.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar