Sukses

Saat Tifus, Hindari 7 Makanan dan Minuman Ini

Tifus merupakan penyakit yang menyerang organ pencernaan, yakni usus. Hindari makanan dan minuman ini untuk meringankan gejala yang dialami.

Klikdokter.com, Jakarta Penyakit tifus atau sering disebut sebagai tipes makin sering terjadi selama musim hujan seperti sekarang ini. Saat terserang tifus, Anda harus lebih selektif dalam memilih makanan dan minuman yang Anda konsumsi.

Menyeleksi makanan dengan baik sangatlah penting saat Anda terkena tifus. Pasalnya, tifus disebabkan oleh bakteri Salmonella typhii yang biasanya masuk ke dalam usus manusia melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Bakteri jahat yang ada di dalam usus tersebut perlu dimatikan agar Anda bisa sembuh. Selain dengan obat-obatan, makan secara teratur dan sehat harus dilakukan supaya cepat pulih.

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, berikut makanan dan minuman yang harus Anda hindari saat tifus:

  1. Makanan yang terlalu pedas.
  2. Makanan berbumbu tajam, bersantan, terlalu asin, dan manis.
  3. Makanan yang memproduksi gas berlebih seperti kembang kol, kubis, semangka, dan lainnya.
  4. Makanan berserat tinggi dan sedang.
  5. Susu dan produk susu.
  6. Kopi. Minuman ini memiliki sifat asam dan membuat gas semakin banyak di dalam lambung.
  7. Teh. Sama seperti kopi, minuman ini juga perlu dihindari.

Selain itu, Anda juga harus tahu panduan makan untuk penderita tifus. “Sebaiknya Anda masak makanan hingga lunak dan dihidangkan pada suhu yang tidak terlalu panas atau dingin agar tidak merangsang pencernaan,” saran dr. Sepriani. Ia juga merekomendasikan penderita tifus untuk makan lebih sering namun dalam porsi kecil

Untuk memulihkan kondisi tubuh, tak hanya dengan memperhatikan asupan makanan, tetapi juga harus beristirahat cukup dan minum obat yang diresepkan dokter. Tifus yang tidak diobati dengan memadai dapat memicu komplikasi, di antaranya perdarahan dan robeknya saluran pencernaan.

“Jika sudah terjadi perdarahan di saluran pencernaan, penderita bisa mengalami muntah darah, tinja berwarna hitam, kulit pucat, lemas, hingga sesak napas. Sedangkan, robeknya saluran pencernaan dapat memicu nyeri perut yang hebat, mual, hingga muntah,” kata dr. Andika Widyatama dari KlikDokter.

1 dari 2 halaman

Kiat mencegah tifus

Menghindari sekaligus mencegah datangnya penyakit adalah langkah yang wajib dilakukan oleh siapa saja. Hal ini juga berlaku terhadap tifus. Untuk itu beberapa pencegahan penyakit tifus yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Rajin cuci tangan

Menurut dr. Andika mencegah terkena penyakit tifus atau tipes bisa dilakukan dengan mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan, sebelum dan sesudah makan, serta setelah buang air di toilet. “Gunakan air bersih yang mengalir dan sabun saat mencuci tangan,” tambahnya.

  • Perhatikan kebersihan makanan

Hindari mengonsumsi makanan yang tidak terjamin kebersihannya, misalnya makanan di pinggir jalan yang lebih rentan terpapar bakteri. Pastikan juga makanan dan minuman yang akan dikonsumsi sudah dimasak matang. Jika ingin makan buah pastikan juga untuk mencucinya hingga bersih sebelum dikonsumsi.

  • Jaga kebersihan lingkungan

Dengan menjaga kebersihan lingkungan, Anda dapat menurunkan risiko penularan tifus. “Peralatan di sekitar Anda tidak menutup kemungkinan telah terkontaminasi bakteri penyebab tifus. Misalnya saja peralatan di kamar mandi atau kamar tidur Anda,” ujar dr. Andika

Musim hujan yang sedang berlangsung saat ini memang rentan membawa beragam penyakit, termasuk tifus yang ditularkan oleh bakteri Salmonella typhii. Jika Anda terserang penyakit ini, organ pencernaan Anda – khususnya usus – akan mengalami infeksi. Untuk menghindari kondisi yang lebih berat, Anda disarankan untuk tidak sembarangan mengonsumsi makanan dan minuman. Ikuti panduan makan di atas. Setelah sembuh, Anda juga harus lebih memperhatikan gaya hidup serta kebersihan agar tifus yang Anda alami tidak kambuh lagi.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar