Sukses

Waspadai 5 Jenis Zat yang Dapat Menyebabkan Kecanduan

Ketahui beberapa jenis zat yang berisiko menyebabkan kecanduan berikut ini. Dengan demikian, Anda dapat lebih waspada.

Klikdokter.com, Jakarta Selama ini mungkin Anda mengenal zat adiktif hanya sebatas narkoba saja. Padahal, ada beberapa jenis zat lain yang juga menyebabkan kecanduan. Ketahui jenisnya, karena bisa jadi zat tersebut ada di sekitar Anda.

Hingga kini masih terdapat banyak sudut pandang yang berbeda tentang zat adiktif dari berbagai pakar. Potensi sebuah zat untuk menjadi adiktif dapat ditentukan berdasarkan bahaya yang dapat disebabkan, biaya yang dikeluarkan, derajat aktivasi sistem dopamin otak dari penggunaan zat tersebut, derajat terjadinya gejala lepas zat, serta seberapa mudah seseorang dapat menjadi kecanduan.

Hal ini seperti disampaikan oleh Prof. David Nutt, FMedSci., dan rekan-rekannya lewat jurnal Health Policy tahun 2007. Bersamaan dengan itu, Nutt melakukan penelitian yang kemudian menemukan zat-zat paling adiktif di dunia, seperti berikut ini:

  1. Heroin

Para pakar menetapkan heroin sebagai zat yang paling adiktif. Heroin merupakan suatu zat golongan opiate yang menyebabkan kadar dopamin di sistem otak meningkat hingga mencapai 200 persen. Hal ini dibuktikan lewat eksperimen yang dilakukan mengunakan hewan. Selain menjadi zat dengan tingkat kecanduan yang paling tinggi, heroin juga dapat menyebabkan kematian bila digunakan pada dosis yang berlebihan.

  1. Kokain

Kokain menghambat penggunaan dopamin di otak secara langsung dalam menghantarkan pesan dari satu sel saraf ke sel saraf lainnya, sehingga menyebabkan kerja otak menjadi tidak normal.

Selain itu, zat ini juga dapat menyebabkan peningkatan kadar dopamin di otak hingga mencapai tiga kali lipat kadar normalnya. Sekitar 21 persen individu yang mencoba kokain akan mengalami ketergantungan yang berlangsung seumur hidup.

  1. Nikotin

Nikotin merupakan salah satu zat utama yang terdapat pada tembakau. Saat seseorang merokok, nikotin diserap secara cepat oleh paru dan dihantarkan ke otak. Lebih dari dua pertiga individu yang mencoba merokok menjadi ketergantungan sepanjang hidupnya.

Pada tahun 2002, World Health Organization (WHO) memperkirakan terdapat lebih dari 1 milyar perokok di dunia dan bahwa tembakau akan membunuh lebih dari 8 juta individu setiap tahunnya pada tahun 2030. Zat ini amatlah berbahaya karena diketahui dapat meningkatkan kadar dopamin di dalam otak sebesar 25-40 persen, sehingga menyebabkan kecanduan.

  1. Barbiturat

Barbiturat merupakan sekelompok obat-obatan yang pada awalnya digunakan untuk mengatasi kecemasan dan sebagai obat penenang. Zat ini memengaruhi persinyalan kimiawi di otak, yang dapat menonaktifkan area-area tertentu di dalamnya.

Pada penggunaan dosis rendah, barbiturat dapat menyebabkan euforia, namun pada dosis tinggi zat ini dapat meimbulkan efek yang fatal karena mengganggu pernapasan.

  1. Alkohol

Walaupun merupakan suatu zat yang legal, alkohol dinilai berada pada peringkat kelima dalam daftar zat yang paling adiktif. Alkohol dapat menyebabkan berbagai efek pada otak, namun pada eksperimen klinis yang dilakukan, didapatkan bahwa alkohol dapat meningkatkan kadar dopamin pada sistem otak sebesar 40-360 persen.

Perlu diketahui, sekitar 22 persen orang yang mengonsumsi alkohol akan mengalami ketergantungan sepanjang hidupnya. Selain itu, WHO juga memperkirakan bahwa sekitar 2 milyar orang mengonsumsi alkohol pada tahun 2002, dan lebih dari 3 juta individu meninggal pada tahun 2012 akibat dari kerusakan organ tubuh setelah mengonsumsi alkohol.

Terdapat banyak zat yang dapat menyebabkan kecanduan, di antaranya adalah kelima zat di atas yang menurut pakar memiliki efek adiksi tertinggi. Dengan mengetahui lebih lanjut mengenai berbagai zat tersebut, diharapkan Anda semakin memahami efek yang dapat terjadi pada tubuh bila mengonsumsinya.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar