Sukses

8 Hal yang Bisa Menyebabkan Nyeri Wajah

Nyeri wajah bisa terjadi di semua area wajah, termasuk mata dan mulut. Kenali 8 kondisi penyebab nyeri wajah di bawah ini.

Klikdokter.com, Jakarta Nyeri wajah adalah rasa sakit yang bisa terjadi di semua bagian wajah, termasuk pada daerah mata dan mulut. Sebagian besar kasus nyeri wajah tidak berbahaya. Namun, nyeri wajah bisa juga disebabkan oleh kondisi medis yang serius.

Dilansir WebMD dan berbagai sumber, berikut adalah delapan hal yang bisa menyebabkan nyeri wajah:

1. Migrain

Migrain biasanya hanya terjadi pada satu sisi kepala. Nyeri kepala yang disebabkan oleh migrain juga terasa berdenyut-denyut. Selain itu, migrain juga dapat memicu nyeri wajah. Migrain juga dapat disertai dengan gejala lainnya, seperti tidak nafsu makan, mual dan muntah, dan lebih sensitif terhadap kebisingan.

“Pada migrain, sakit kepala umumnya terasa pada satu sisi wajah, termasuk dahi, mata, dan pipi,” kata dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter.

2. Sinusitis

Nyeri pada wajah juga bisa terjadi akibat adanya sinusitis. Saat mengalami gangguan ini, Anda akan merasakan nyeri ini pada kening, hidung, rahang atas, gigi, dan di antara mata. Gejala lainnya bisa berupa demam, berkurangnya daya penciuman, hidung tersumbat, dan meler dengan ingus berwarna hijau pekat.

3. Herpes zoster

Herpes zoster atau cacar api adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang sama dengan virus penyebab cacar air. Ruam herpes zoster biasanya muncul di perut, dada, atau punggung, tetapi bisa juga menimpa wajah. Saat terjadi ruam, mungkin Anda akan merasakan gatal-gatal dan terbakar. Setelah ruam sembuh, sasa sakitnya bisa tetap ada.

4. Kanker mulut

Kanker mulut dapat memengaruhi bibir, gusi, lidah, langit-langit mulut, dan pipi Anda. Tumor di area ini dapat membuat Anda merasa nyeri di sekitar wajah. Anda berisiko terkena penyakit ini jika memiliki kebiasaan merokok. Penanganan kanker mulut biasanya dilakukan dengan operasi, kemoterapi, radiasi, atau kombinasi terapi.

5. Sakit kepala cluster

Sakit kepala yang tiba-tiba ini dapat menyebabkan rasa sakit yang serius di satu sisi kepala dan wajah Anda. Puncak nyerinya dapat berlangsung sekitar 5 hingga 10 menit, dan sering terjadi pada waktu yang sama setiap hari. Saat terkena sakit kepala jenis ini, mata dan hidung Anda bisa merah, bengkak, dan meradang. Anda juga bisa lebih sensitif terhadap cahaya, suara, atau bau.

6. Infeksi kelenjar air liur (sialadenitis)

Tanda dari infeksi kelenjar air liur adalah benjolan yang menyakitkan di area pipi atau sekitar dagu Anda. Anda juga dapat mengalami demam, kedinginan, dan rasa tidak enak di mulut. Penyakit ini umumnya menyerang orang berusia 65 tahun ke atas dan mereka yang tidak menjaga kebersihan mulut. Penanganan untuk infeksi kelenjar air liur adalah dengan pemberian antibiotik.

7. Abses gigi

Abses gigi adalah terbentuknya benjolan berisi nanah pada gigi. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri. Salah satu gejalanya adalah nyeri pada gigi, yang dapat menyebar ke rahang dan telinga. Selain itu, gusi dan wajah Anda bisa menjadi merah, bengkak, dan lunak saat disentuh.

8. Arteritis sel raksasa (giant cell arteritis/GCA)

GCA adalah kondisi peradangan pada lapisan arteri. Kondisi ini menyebabkan arteri di kepala dan kulit kepala Anda meradang. Selain itu, GCA dapat menyebabkan rasa sakit yang serius di sekitar pelipis dan di kedua sisi wajah Anda. Anda juga bisa mengalami demam serta penurunan berat badan.

Delapan gangguan kesehatan yang dipaparkan di atas merupakan keadaan yang dapat menyebabkan nyeri wajah. Jika Anda merasakan nyeri wajah tanpa mengetahui penyebabnya secara jelas, lebih baik temui dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar