Sukses

Mitos dan Fakta Tentang Kanker yang Perlu Anda Tahu

Saat ini, ada banyak hoaks tentang kesehatan termasuk soal kanker. Ketahui mitos dan fakta tentang kanker di sini, agar Anda lebih waspada.

Kanker masih menjadi penyebab kematian nomor dua di dunia. Setiap 1 dari 6 kematian disebabkan oleh penyakit ini. Salah satu upaya untuk menghindari kanker adalah dengan meningkatkan pengetahuan kita mengenai penyakit kanker.

Kemajuan teknologi saat ini memudahkan masyarakat untuk mengakses informasi kesehatan di mana saja dan kapan saja. Namun sayangnya, tidak semua informasi kesehatan yang tersebar memiliki sumber yang valid dan diakui secara medis. Hal ini juga berlaku bagi penyakit kanker.

Banyak informasi mengenai kanker yang dipercaya oleh masyarakat, padahal belum terbukti kebenarannya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui mitos dan fakta kanker.

Mitos dan Fakta Kanker

Agar Anda tidak terjebak pada hoaks yang menyebarkan informasi simpang siur soal kanker, Anda perlu mengetahui mitos dan fakta kanker berikut ini:

1. Menggunakan Deodoran Setiap Hari Dapat Menyebabkan Kanker Payudara

Mitos dan fakta kanker pertama adalah mengenai penggunaan deodoran yang memicu terjadinya kanker payudara. Pernyataan tersebut tentu saja mitos. Faktanya, deodoran dan antiperspirant aman untuk digunakan setiap hari dan tidak menyebabkan kanker payudara.

Banyak masyarakat menganggap alumunium dan paraben yang terkandung di dalam produk kulit (termasuk deodoran) dapat menyerap ke dalam kulit dan menyebabkan kanker payudara.

Artikel Lainnya: 4 Makanan Pemicu Kanker Payudara

Padahal, menurut studi yang dipublikasikan di Journal of the National Cancer Institute, penggunaan antiperspiran, deodoran, atau mencukur rambut ketiak tidak terbukti meningkatkan risiko kanker payudara.

2. Makan Sayur Dapat Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Pernyataan di atas adalah fakta. Ternyata, konsumsi makanan kaya serat dapat menurunkan risiko terjadinya berbagai jenis kanker, di antaranya adalah kanker usus dan kanker payudara.

Banyak pilihan serat yang dapat Anda pilih, seperti brokoli, pir, pisang, dan produk gandum.  Jadi, jangan lupakan asupan sayur dan buah Anda, ya!

3. Memakai Bra Terus-Menerus Bisa Menyebabkan Kanker Payudara

Mitos kanker yang beredar menyebutkan bahwa penggunaan bra yang terus-menerus dapat menekan sistem limfatik payudara, membuat racun mengumpul, dan menyebabkan kanker payudara.

Hingga kini, tidak ada bukti ilmiah yang menyebutkan adanya hubungan penggunaan bra, tipe bra yang digunakan (berkawat atau tidak), serta lama penggunaan dengan peningkatan risiko kanker payudara.

Bahkan studi yang dilansir di jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention pada tahun 2014 menyebutkan, tidak ada hubungan antara risiko kanker payudara dengan penggunaan bra (termasuk bagi wanita setelah menopause).

Artikel Lainnya: Catat! Penyebab Kanker Payudara Bukan Bra Berkawat

4. Menggunakan Ponsel Genggam Berlebihan Dapat Menyebabkan Tumor Otak

Pernyataan di atas adalah mitos. Faktanya, ponsel genggam Anda tidak akan menyebabkan Anda menderita tumor atau kanker otak. Ponsel genggam menggunakan gelombang radio frequency (RF) untuk mengirim dan menerima sinyal dari menara seluler.

Gelombang RF tersebut tidak memicu tumor atau kanker otak. Bahkan U.S. Food and Drug Administration (FDA) telah melansir pernyataan bahwa paparan gelombang dari ponsel genggam tidak menyebabkan atau meningkatkan risiko tumor atau kanker otak.

5. Perokok Pasif Dapat Mengalami Peningkatan Risiko Kanker Paru

Fakta kanker lainnya adalah perokok pasif ikut memiliki risiko kanker paru. Jika Anda tidak merokok, berarti Anda melindungi paru Anda dari kanker paru. Namun, ternyata bahaya asap rokok tidak hanya berhenti pada orang yang mengisapnya atau perokok aktif.

Perokok pasif yang hanya menghirup asap rokok juga dapat mengalami peningkatan risiko kanker paru. Selain itu, perokok pasif juga memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena bronkitis.

6. Memanaskan Makanan di Microwave Dapat Menyebabkan Kanker

Mitos kanker selanjutnya adalah memanaskan makanan di microwave dapat menjadi penyebab kanker. Faktanya, seluruh wadah makanan yang bertuliskan ‘microwave-safe’ aman digunakan dan tidak menyebabkan kanker.

Artikel Lainnya: Fakta Tentang Bahaya Mikroplastik yang Perlu Anda Tahu

Akan tetapi, penggunaan wadah tertentu (terutama plastik) yang tidak berlabel ‘microwave-safe’ memang sebaiknya dihindari, karena partikel kimia wadah dapat meleleh dan mengontaminasi makanan Anda.

7. Produk Herbal Tertentu Bisa Menyembuhkan Kanker

Pernyataan di atas adalah mitos. Banyak produk herbal yang mengklaim bisa menyembuhkan kanker. Namun, kenyataannya hal tersebut tidak benar.

Menurut National Cancer Institute di Amerika Serikat, hingga kini belum ada produk herbal yang terbukti efektif menyembuhkan kanker. Bahkan, produk herbal tertentu bisa berbahaya dan menyebabkan efek samping jika dikonsumsi saat kemoterapi atau terapi radiasi.

Beberapa vitamin atau suplemen herbal memang dapat menghilangkan efek samping sementara dari terapi kanker, misalnya mual atau muntah, tetapi bukan untuk menyembuhkan kanker itu sendiri.

Jadi, ada baiknya sebelum mengonsumsi produk atau suplemen (termasuk herbal) tertentu, pasien kanker berkonsultasi langsung dengan dokter yang menangani penyakitnya.

Kini Anda telah mengetahui mitos dan fakta kanker. Perlu diingat, tidak semua informasi kesehatan yang beredar di masyarakat terjamin dan valid kebenarannya, termasuk soal penyakit kanker. Banyak mitos yang beredar tentang kanker yang harus diluruskan.

Untuk itu, sebaiknya jangan percaya begitu saja ketika menerima informasi kesehatan, terlebih jika Anda tidak mendapatkan sumber tersebut dari ahlinya. Bila ada informasi kesehatan yang meragukan, Anda bisa bertanya langsung pada dokter kami mengenai kebenarannya melalui fitur Live Chat 24 jam di KlikDokter. Salam sehat!

[RS]

0 Komentar

Belum ada komentar