Sukses

Waspada, Perlengkapan Sekolah Anak Bisa Jadi Sarang Kuman

Saat kembali ke sekolah setelah libur panjang, sebagian anak dapat jatuh sakit. Ini karena perlengkapan sekolahnya bisa jadi sarang kuman.

Klikdokter.com, Jakarta Setelah menikmati libur akhir tahun yang panjang, sekarang saatnya bagi si Kecil untuk kembali ke sekolah lagi. Tentunya, ia sudah menantikan saat-saat ini karena bisa bertemu lagi dengan guru dan teman-temannya. Anak pun pasti sudah tak sabar untuk menceritakan aktivitas yang dilakukannya selama berlibur.

Namun, momen kembalinya anak ke sekolah tidak selalu menyenangkan. Ini karena beberapa anak harus bersekolah dengan keadaan tubuh yang kurang baik. Tahukah Anda mengapa bisa demikian?

Dilansir dari laman WebMD, hal pertama yang penting untuk diketahui adalah sistem daya tahan tubuh anak yang umumnya belum mencapai maturitas layaknya orang dewasa. Hal ini membuat mereka lebih rentan terserang penyakit akibat kuman yang berada di lingkungan sekitarnya.

Saat berada di sekolah, anak cenderung akan berkontak dengan teman-teman sebayanya. Hal ini tentu dapat membuat mereka lebih mudah untuk tertular penyakit. Tak cuma soal itu, salah satu penelitian terkini juga menyebut bahwa perlengkapan sekolah, termasuk tas dan alat tulis seperti pensil, penggaris, serutan, penghapus, dan sebagainya, juga dapat menjadi tempat berkumpulnya kuman. Hal ini terutama berlaku apabila perlengkapan sekolah tersebut sering berpindah tangan dari satu anak ke anak lainnya.

Faktanya, tangan merupakan tempat yang mudah bagi kuman untuk melekat. Sering kali, setelah menyentuh objek lain, tangan anak akan menyentuh perlengkapan sekolahnya. Hal seperti inilah yang membuat kuman menempel di perlengkapan sekolah tersebut. Oleh sebab itu, para pakar dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menganjurkan orang tua untuk mendidik anak agar tidak memasukkan tangan ke mulut, hidung, atau matanya setelah menyentuh sesuatu yang ada di sekitarnya.

Lalu, apa saja yang perlu diterapkan untuk melindungi anak dari bahaya kuman? Salah satu hal yang dapat diajarkan kepada anak adalah cuci tangan secara rutin dan teratur. Hal ini dapat dilakukan sebelum dan setelah makan, saat pulang dari sekolah, dan pada momen-momen penting lainnya.

Orang tua sebaiknya memastikan bahwa si Kecil mencuci tangan setidaknya 40 sampai 60 detik menggunakan air yang mengalir dan sabun cuci tangan. Sebagai tambahan, Anda juga dapat membekali anak dengan hand sanitizer yang berbasis alkohol untuk cuci tangan sebelum dan setelah menggunakan perlengkapan sekolah.

Selain itu, orang tua juga sebaiknya menjaga kebersihan perlengkapan sekolah, termasuk tas dan alat tulis yang digunakan oleh si Kecil dengan saksama. Disinfeksi dari perlengkapan sekolah tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan peralatan yang sesuai, seperti dicuci, dilap dengan air, atau dibersihkan dengan sanitizer. Selain itu, juga merupakan hal yang baik untuk mengganti perlengkapan sekolah si Kecil setelah digunakan selama 6 bulan atau 1 tahun.

Menjaga kebersihan perlengkapan sekolah anak merupakan satu langkah penting untuk mencegah si Kecil terserang kuman penyebab penyakit. Dengan memastikan bahwa anak tetap sehat, ia dapat menjalani hari-harinya di sekolah dengan lebih optimal.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar