Sukses

Nyeri di Sekitar Selangkangan, Pertanda Kanker Testis?

Gejala kanker testis bisa bermacam-macam. Apakah nyeri di selangkangan adalah salah satunya?

Klikdokter.com, Jakarta Kabar mengejutkan datang dari perenang Nathan Adrian, peraih medali emas Olimpiade. Dirinya mengungkapkan bahwa ia tengah mengalami kanker testis. Terkait kanker testis, apakah nyeri di sekitar selangkangan selalu menjadi pertanda dari penyakit ini?

Mungkin Anda tak menyangka bahwa seorang atlet profesional yang tiap hari bersentuhan dengan aktivitas fisik sehingga selalu dalam kondisi bugar, bisa terkena kanker testis. Selain itu, usia Nathan pun masih sangat muda, yakni 30 tahun. Namun, Nathan berbesar hati menerima penyakit ini. Di sisi lain, ia senang karena penyakit ini bisa dideteksi secara dini sehingga penyembuhannya bisa optimal.

Sebenarnya, apa gejala awal kanker testis? Banyak yang bilang bahwa nyeri di selakangan adalah tanda kanker testis. Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, nyeri di selangkangan tidak selalu menandakan kanker testis.

"Tidak selalu tanda kanker testis. Kalau nyeri di selangkangan, harus dilihat dulu ada lesi atau tidak. Kalau ada lesi kulit, ada kemerahan, bisa jadi itu jamur atau tinea. Kalau lesi kulitnya disertai nyeri biasanya herpes," ungkap dr. Sepriani.

Ia menambahkan, “Bisa juga nyeri di selangkangan itu terkait masalah otot. Misalnya sehabis olahraga atau angkat berat. Terus kalau di sekitar nyeri ada benjolan, bisa jadi itu hernia. Benjolan akibat hernia ini bisa muncul tiba-tiba saat mengejan atau batuk.”

Jika nyeri dan pembengkakan terjadi di testis atau buah zakar, menurut dr. Sepriani, kemungkinan penyakit yang dialami adalah hidrokel atau varikokel. Dengan catatan, pembengkakannya berlangsung lama tapi tidak ada keluhan sebelumnya.

1 dari 2 halaman

Apa ciri-ciri kanker testis?

Lalu, apa ciri-ciri seseorang terkena kanker testis? Menurut dr. Nitish Basant Adnani BMedSc MSc dari KlikDokter, tanda awalnya adalah terdapat benjolan atau pembesaran pada testis, rasa berat pada skrotum, serta nyeri yang tidak spesifik pada perut.

Lebih lanjut, ciri kanker testis bisa dilihat dari berbagai hal. Salah satu yang mungkin terjadi adalah ketika nyeri sudah menjalar ke tulang belakang.

“Nyeri selangkangan yang menetap bisa jadi karena kanker, lalu bisa pindah ke tulang belakang jika sel-sel kankernya sudah menyebar. Selain itu, ada tanda-tanda keganasan juga, misalnya penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab yang jelas," ungkap dr. Sepri.

Pentingnya deteksi dini kanker testis

Deteksi dini sangat penting untuk setiap penyakit kanker, termasuk kanker testis. Anda bisa melakukan tes sendiri atau yang disebut testicular self-examination (TSE). Secara garis besar, tes ini sama seperti ketika wanita mengecek payudara mereka sendiri terkait kanker payudara.

Menurut dr. Nitish, TSE bisa dilakukan dengan cara meraba kedua testis secara halus menggunakan jempol dan jari-jari kedua tangan. Lihat dan rasakan apakah ada benjolan keras atau perbedaan ukuran antara kedua testis.

"Jika ditemukan adanya kejanggalan, Anda dapat segera berkonsultasi dengan dokter. Jika deteksi dini ditunda, penanganan kanker testis akan menjadi semakin sulit dengan angka kesembuhan yang cenderung menurun," ujar dr. Nitish.

Dokter kemudian akan mengevaluasi benjolan tersebut dengan pemeriksaan fisik atau pemeriksaan penunjang seperti ultrasonografi untuk mengonfirmasi dugaan. Jika benar kanker, salah satu cara penanganannya adalah melakukan prosedur pembedahan pengangkatan testis yang terkena. Nantinya testis yang diangkat dapat diganti dengan testis prostetik.

Sekarang Anda sudah tahu ciri-ciri awal dari kanker testis. Ingat, nyeri di selangkangan tidak selalu pertanda kanker testis. Namun, tetap penting untuk memeriksakan diri ke dokter jika Anda merasakan nyeri di selangkangan agar bisa didiagnosis lebih lanjut.  

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar