Sukses

3 Ciri Nyamuk Demam Berdarah yang Perlu Anda Tahu

Pencegahan penyakit demam berdarah bisa Anda mulai dengan mengenali ciri-ciri nyamuk Aedes aegypti.

Klikdokter.com, Jakarta Demam berdarah menjadi suatu ancaman nyata pada musim hujan seperti sekarang ini. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bahkan menyerukan kepada masyarakat untuk mewaspadai mewabahnya penyakit ini di puncak musim hujan pada Februari dan Maret mendatang. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ciri-ciri nyamuk demam berdarah untuk melakukan usaha pencegahan penyebaran penyakit ini.

Demam berdarah sulit diberantas

Demam berdarah dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue. Nyamuk Aedes aegypti yang berperan sebagai vektor (pembawa atau penyebar) selanjutnya menjadi penyebab berkembangnya penyakit ini.

Pencegahan penyakit demam berdarah sebenarnya sudah sejak lama dilakukan oleh  seluruh lapisan masyarakat. Bahkan, upaya untuk mengedukasi masyarakat mengenai penyakit ini juga gencar dilakukan, tidak hanya oleh pemerintah tetapi juga pihak swasta, demi menutup ruang perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti sebagai penyebab demam berdarah.

Hanya saja, demam berdarah merupakan sesuatu penyakit yang sulit untuk diberantas.  Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, penyakit ini mulai dikenal di Indonesia sejak tahun 1968 di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, hingga akhirnya menyebar ke seluruh Indonesia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan sejak tahun 1968 hingga tahun 2010, menetapkan Indonesia sebagai negara dengan angka demam berdarah paling tinggi se-Asia Tenggara (ASEAN). Jumlah kasus DBD pada tahun 2010 adalah sebesar 150.000 kasus, dengan angka kematian sebesar 1.317 jiwa. Kini dengan peningkatan kepadatan dan mobilitas penduduk yang tinggi, membuat nyamuk Aedes Aegypti mudah berkembang dan menularkan demam berdarah.

Dilansir Liputan6, jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi di DKI Jakarta saja terus meningkat. Berdasarkan data per 27 Januari 2019 ada sekitar 613 kasus demam berdarah yang terjadi, namun tidak ada kasus kematian akibat penyakit ini. Keterangan tersebut diberikan oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti dalam konferensi pers DBD di Kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Senin, (28/1/2019) sore.

1 dari 2 halaman

Kenali ciri-ciri nyamuk demam berdarah

Maraknya kasus demam berdarah saat ini, perlu membuka mata semua pihak untuk lebih  intensif melakukan beragam upaya pencegahan. Cara awal yang bisa Anda tempuh adalah dengan mengenali ciri-ciri nyamuk Aedes aegypti.

Berikut adalah sejumlah ciri nyamuk Aedes aegypti baik ciri fisik, tempat berbiak maupun waktu aktifnya:

  • Ciri fisik

Nyamuk ini bertubuh kecil, berwarna hitam dengan garis-garis putih yang sering kali tampak seperti bintik-bintik putih. Selain itu terdapat pula garis vertikal di bagian punggung.

  • Tempat berkembang biak

Aedes aegypti yang juga bisa menyebarkan penyakit Zika, demam kuning dan chikungunya, sebenarnya berasal dari Afrika. Namun kemudian berkembang biak hingga ke daerah tropis. Nyamuk ini senang bersembunyi di balik pakaian yang digantung, berdiam di tempat seperti penampungan air, toilet, kolam renang, dan ember berisi air. Bahkan jika Anda tidak berhati-hati jentik-jentik nyamuk ini juga bisa dijumpai di tempat penampungan air di dalam vas bunga dan dispenser.

  • Waktu aktif

Penularan penyakit demam berdarah dilakukan Aedes aegypti betina. Sebab nyamuk betina mengisap darah sebagai asupan nutrisi untuk memproduksi telur. Nyamuk demam berdarah biasanya aktif di dalam rumah dan mengisap darah di pagi, siang hingga sore hari.

Setelah mengenali ciri-ciri nyamuk Aedes aegypti, Anda bisa dengan lebih mudah melakukan upaya pencegahan lainnya. Berikut, cara pencegahan melalui tindakan 4M Plus yang terdiri dari:

  1. Menguras wadah air seperti tempayan, bak mandi, ember, vas bunga, tempat minum hewan, dan lain-lain.
  2. Menutup semua wadah air agar nyamuk tidak dapat masuk dan bertelur di dalamnya.
  3. Mengubur semua barang bekas yang dapat menampung air, seperti ban bekas, kaleng, dan botol agar tidak menjadi sarang nyamuk.
  4. Memantau semua wadah air yang dapat menjadi sarang nyamuk secara berkala.
  5. Plus menghindari kemungkinan tergigit nyamuk dengan tidak menggantung baju. Jika memungkinkan, peliharalah ikan untuk membantu membasmi jentik-jentik nyamuk yang ada di dalam kolam, serta taburkan abate untuk membunuh larva nyamuk di wadah penampungan air seperti bak mandi.

Itulah ciri-ciri nyamuk demam berdarah atau nyamuk Aedes aegypti yang perlu Anda ketahui Dengan mengetahui ciri-ciri fisik, tempat berbiak dan waktu aktif nyamuk ini, Anda bisa dengan mudah melakukan usaha pembasmian seperti yang disarankan di atas, sehingga Anda dan keluarga bisa terhindar dari penyakit demam berdarah yang kini sedang mewabah.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar