Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Omega-3 dalam ASI Turunkan Risiko Diabetes Tipe 1 pada Anak

Omega-3 dalam ASI Turunkan Risiko Diabetes Tipe 1 pada Anak

Semua kandungan dalam ASI dapat memenuhi nutrisi yang dibutuhkan bayi. Salah satunya omega-3 yang dipercaya bisa turunkan risiko diabetes tipe 1 pada si Kecil.

Bisa dikatakan bahwa ASI adalah minuman “ajaib” karena memiliki manfaat yang luar biasa banyak dan tak ada tandingannya. Hal ini berkat kandungan gizi di dalam ASI yang melimpah, seperti karbohidrat, protein, immunoglobulin, vitamin, serta mineral.

Tak hanya itu, ternyata air susu ibu juga mengandung asam lemak omega-3.

Omega-3 merupakan jenis lemak baik yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak si Kecil. Selain itu, asam lemak ini dipercaya dapat menurunkan risiko diabetes tipe 1 pada anak.

 

1 dari 3 halaman

Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Sebelumnya, perlu Anda pahami terlebih dahulu perbedaan antara diabetes tipe 1 dan 2.

Artikel Lainnya: Pentingnya Pemberian ASI Eksklusif bagi Kesehatan Ibu dan Anak

Diabetes adalah penyakit yang terjadi ketika gula darah terlalu tinggi. Kondisi ini disebabkan karena tubuh tidak menghasilkan insulin secara cukup atau tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Insulin merupakan hormon yang bertugas mengikat gula darah, untuk kemudian digunakan sebagai energi oleh seluruh tubuh.

Berbeda dengan diabetes tipe 2 yang berhubungan dengan pola hidup tidak sehat, diabetes tipe 1 biasanya terjadi akibat adanya kerusakan pada pankreas (khususnya sel beta), yang bertugas memproduksi insulin. Kerusakan pankreas ini bisa disebabkan oleh kelainan genetik, autoimun, atau karena kecelakaan.

Pada diabetes tipe 2, produksi insulin tetap normal. Namun akibat pola hidup yang tidak sehat, insulin tidak sensitif lagi sehingga tugasnya untuk mengikat gula menjadi kurang efektif.

Sementara itu, pada diabetes tipe 1, terjadi kerusakan “pabrik insulin” sehingga hormon tersebut tidak ada atau sangat sedikit di dalam tubuh. Akibatnya, kadar gula darah menjadi sangat tinggi.

Diabetes tipe 1 lebih sering terjadi pada anak-anak dan remaja. Meski demikian, penyakit ini sebenarnya dapat menyerang semua usia.

Artikel Lainnya: 9 Gejala Diabetes Mellitus pada Anak yang Perlu Anda Tahu

2 dari 3 halaman

Omega-3 dalam ASI Turunkan Risiko Diabetes Tipe 1 pada Anak

Manfaat omega-3 untuk anak telah banyak menjadi bahan penelitian. Lalu, apa benar asam lemak ini dapat menurunkan risiko diabetes tipe 1?

Jenis omega-3 yang terkandung dalam ASI adalah docosahexaenoic acid (DHA), α-linolenic acid (ALA), dan eicosapentaenoic acid (EPA). Penelitian yang diterbitkan di The Journal of Clinical Investigation menyatakan, omega-3 terbukti secara tajam dapat mengurangi kejadian diabetes tipe 1 yang diakibatkan oleh autoimun.

Autoimun adalah kelainan yang mengakibatkan sistem imun menyerang sel tubuh sendiri, sehingga menimbulkan radang dan kerusakan organ.

Dengan minum ASI, berbagai jenis omega-3 seperti di atas juga terbukti meningkat pada tubuh bayi. Asam lemak ini pun terbukti dapat menekan produksi mediator sel darah putih yang berperan dalam proses radang. Dengan begitu, jika sampai terjadi proses autoimun, proses radang akan terhambat sehingga tidak merusak organ pankreas.

Pada bayi, omega-3 dapat diperoleh dari ASI. Namun untuk anak-anak yang sudah lebih besar, Anda dapat memberikan omega-3 dari makanan (salmon, sarden, walnut, biji-bijian, dll) atau suplemen seperti minyak ikan. Namun, untuk tujuan pencegahan diabetes tipe 1 pada anak, pemberian ASI merupakan cara yang paling aman dan mudah untuk dilakukan.

Hingga saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan diabetes tipe 1. Namun penyakit ini tetap dapat dikelola. Jika anak Anda memiliki diabetes tipe 1, pastikan agar si Kecil menjalani pengobatan dengan disiplin. Mengecek gula darah secara rutin juga penting, begitu pula dengan konsumsi makanan sehat serta olahraga teratur.

Untuk pertanyaan lain seputar diabetes pada anak atau kondisi medis lainnya, tanya langsung pada ahlinya melalui fitur Live Chat yang tersedia di aplikasi KlikDokter.

[NWS/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar