Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Fakta Menarik tentang Seks yang Perlu Anda Tahu

Lebih dari sekadar kebutuhan biologis, seks menyimpan sejumlah fakta menarik yang mungkin belum Anda ketahui. Simak selengkapnya.

Seks adalah bagian dari kehidupan. Selain untuk tujuan reproduksi, seks juga dapat menjadi cara untuk merekatkan hubungan antara pasangan suami-istri. 

Selain itu, hubungan seks juga memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Beberapa manfaat dari seks, antara lain dapat menurunkan tekanan darah, membakar kalori, meningkatkan kesehatan jantung, serta menguatkan otot. 

Ada masih banyak lagi fakta tentang seks yang perlu Anda tahu. Simak selengkapnya dalam artikel ini. 

1 dari 2 halaman

Fakta Tentang Seks

Lebih dari sekadar kebutuhan biologis, ternyata hubungan seks menyimpan beberapa fakta menarik yang mungkin belum Anda ketahui.

Artikel Lainnya: 5 Langkah Mudah Berikan Edukasi Seks kepada Anak

  1. Seks Adalah Obat yang Manjur

Memiliki kehidupan seks yang bahagia dan teratur tidak hanya baik untuk suasana hati, tapi juga dapat meningkatkan kesehatan jantung, memperbaiki sistem kekebalan tubuh, dan menurunkan risiko kanker.

Selain itu, hubungan seks yang sehat juga dapat menurunkan tingkat stres, menstabilkan keseimbangan hormon, bahkan mampu dihitung sebagai olahraga. 

Ya, aktivitas seksual juga dapat dihitung sebagai olahraga yang efektif untuk membakar lemak. Banyaknya lemak yang terbakar memang sangat bervariasi, tergantung intensitas dan durasi seks yang dilakukan.

  1. Penis Bisa Patah Akibat Hubungan Seks

Penis patah, atau fraktur penis, karena berhubungan seks memang relatif jarang terjadi. Namun, Anda tetap perlu mewaspadainya. Risiko ini bisa terjadi ketika pasangan berubah posisi saat penis yang ereksi masih berada di dalam vagina.

Jika Anda tertarik untuk mengubah posisi, disarankan bagi Anda untuk menarik penis dari vagina terlebih dahulu. Selain itu, memompa penis dengan sangat agresif kadang-kadang juga dapat menyebabkan fraktur penis.

  1. Libido Dapat Berubah Seiring Berjalannya Waktu

Libido seseorang dapat berubah seiring waktu. Terkadang ada fase di mana Anda memiliki hasrat seksual yang tinggi, tapi di lain waktu Anda merasa tidak bergairah untuk melakukan hubungan seksual. Hal ini sebenarnya normal. 

Artikel Lainnya: Bolehkah Menggunakan Baby Oil sebagai Pelumas Seks?

Terlepas dari efeknya terhadap kesehatan, perokok dan pencandu alkohol cenderung memiliki dorongan seks yang lebih rendah. Sementara, mereka yang aktif secara mental dan fisik lebih cenderung memiliki gairah seks yang normal.

  1. Lansia Bisa Memiliki Kehidupan Seks yang Menyenangkan

Banyak orang beranggapan bahwa usia lanjut adalah fase ketika aktivitas seksual akan berhenti. Hal ini tidak benar, bahkan ketika Anda sduah mengalami menopause sekalipun. Faktanya, lansia bisa tetap memiliki kehidupan seks yang menyenangkan.

Menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga, makan dengan benar, dan mengelola stres adalah kunci hubungan seks yang baik -- termasuk untuk lansia. Jika Anda masih mengalami masalah akan hal tersebut, bicarakan dengan dokter guna penanganan lebih lanjut.

  1. Wanita Juga Mampu “Ereksi”

Wanita juga bisa mengalami “ereksi” layaknya pria. Klitoris terdiri dari jaringan seperti penis yang mengembang dan membesar dengan darah ketika terangsang. Anda bisa mengamati ini dengan menyentuhnya saat terangsang.

Artikel Lainnya: Berhubungan Seks saat Hamil, Kenapa Tidak?

  1. Lingkar Penis Lebih Penting Daripada Panjang

Banyak pria membandingkan panjang penis satu sama lain, meski sebenarnya itu tak berpengaruh ketika masuk pada ranah seks. Vagina terbentuk dari struktur khusus yang bakal terangsang ketika penis memiliki lingkar yang lebih besar ketimbang ukuran yang panjang. 

Selain itu, ada survei yang menyebutkan bahwa 85 persen wanita merasa puas saat berhubungan seks dengan pasangannya, dan ini tidak bergantung pada ukuran penis.

  1. Hubungan Intim dan Kehamilan

Banyak pasangan yang baru menikah kecewa saat tidak segera hamil. Faktanya, kemungkinan hamil jika berhubungan intim saat ovulasi atau hingga dua hari sebelumnya hanya 30 persen.

Namun, tidak perlu panik karena sebagian besar pasangan akan hamil dalam jangka waktu setahun setelah berhubungan intim rutin tanpa pengaman. 

Bagi pasangan berusia 19-26 tahun, 92 persen akan hamil dalam setahun dan 98 persen akan hamil dalam dua tahun. Sedangkan bagi pasangan berusia 35-39 tahun, 82 persen akan hamil dalam setahun dan 90 persen akan hamil dalam dua tahun.

  1. Kontrasepsi Itu Penting

Bagi pasangan yang ingin menunda kehamilan, pemakaian kontrasepsi sebaiknya dilakukan. Untuk pasangan yang memilih KB alamiah dengan metode tanggalan, mungkin perlu mempertimbangkannya kembali. 

Pasalnya, metode tanggalan merupakan metode kontrasepsi yang paling tidak efektif. Angka kegagalannya sekitar 24 persen (24 dari 100 wanita yang menggunakan KB alamiah akan hamil dalam setahun pertama).

Itu adalah beberapa fakta menarik tentang seks. Ternyata, banyak keuntungan yang bisa didapat dari berhubungan intim rutin dengan pasangan Anda. 

Pastikan Anda dan pasangan saling terbuka mengenai harapan dan keinginan seksual masing-masing, sehingga bisa sama-sama merasa puas. Jalani pula hidup sehat demi menciptakan kehidupan seksual yang lebih baik dan berkualitas.

[FY/ RS]

1 Komentar