Sukses

5 Makanan Tinggi Karbohidrat yang Baik untuk Tubuh

Jangan keburu panik, deretan makanan tinggi karbohidrat berikut ini justru baik untuk tubuh Anda. Cari tahu fakta medisnya di sini!

Klikdokter.com, Jakarta Masyarakat Indonesia sudah sangat akrab dengan nasi sebagai salah satu sumber karbohidrat. Sebagai zat yang cukup penting bagi tubuh, karbohidrat berfungsi untuk memproduksi glukosa atau bahan bakar bagi tubuh. Sayangnya, beberapa orang justru menghindari konsumsi karbohidrat karena sedang menjalankan diet.

Pada dasarnya, karbohidrat adalah sumber energi yang tak boleh Anda lewatkan. Pasalnya, sekitar 45 sampai 65 persen sumber kalori tubuh diperoleh dari karbohidrat. Jika Anda mengonsumsi karbohidrat kurang dari jumlah yang disarankan, maka tubuh dapat mengalami kelelahan, sakit kepala dan mudah sakit.

Oleh sebab itu, dr. Sara Elise Wijono, MRes., dari KlikDokter, sangat menyayangkan orang-orang yang menghindari asupan karbohidrat.

“Banyak orang yang berusaha menurunkan berat badan dengan memangkas asupan karbohidrat, bahkan secara ekstrem menghentikan konsumsinya. Padahal, karbohidrat merupakan bagian dari makronutrien penting yang dibutuhkan tubuh,” ujar dr. Sara.

Intinya, dengan pemilihan menu asupan yang baik dan kaya gizi, sebenarnya karbohidrat dapat memberikan manfaat yang baik bagi tubuh. Jadi, Anda dapat tetap konsisten menjalankan diet, namun juga mendapatkan asupan karbohidrat.

Makanan sehat yang mengandung karbohidrat tinggi

Siapa bilang, karbohidrat berbahaya dan mesti dihindari? Justru dengan mengonsumsi beberapa makanan ini, Anda akan mendapatkan asupan karbohidrat dalam kadar tinggi yang amat baik untuk tubuh. Berikut daftarnya:

  1. Ubi jalar

Ya, ubi jalar memiliki manfaat kesehatan yang berlimpah. Satu ubi jalar berukuran sedang mengandung 100 gram kalori, 25 gram karbohidrat sehat, bahkan kadar vitamin A dengan jumlah 6 kali lipat dari kebutuhan harian Anda.

Tak hanya itu, kandungan serat di dalam ubi jalar juga dapat menyehatkan jantung serta membantu menurunkan risiko diabetes karena mengatur pelepasan insulin dan glukosa dalam tubuh. Jika Anda menderita diabetes, konsumsi ubi jalar dapat membantu mencegah lonjakan gula secara drastis.

  1. Mangga

Sebanyak satu cangkir buah mangga mengandung 25 gram karbohidrat dengan 100 gram kalori, dan sudah dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian Anda. Mangga bisa diolah menjadi berbagai macam kudapan sehat selama tidak ditambahkan pemanis buatan.

Selain berbagai kandungan di atas, buah mangga juga merupakan sumber utama vitamin A yang berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh.

  1. Kacang-kacangan

Kacang hadir dalam berbagai macam bentuk serta ukuran, namun secara keseluruhan mengandung protein, serat, dan karbohidrat kompleks. Cukup dengan mengonsumsi setengah cangkir kacang kaleng, sekitar 7 gram protein dan 20 gram karbohidrat di dalamnya sudah bisa membuat Anda kenyang.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, saat berdiet, kacang merupakan salah satu menu makanan yang sangat direkomendasikan.

“Dalam diet sehat, konsumsi kacang-kacangan dianjurkan karena merupakan salah satu makanan yang kaya akan nutrisi dan antioksidan. Kacang-kacangan memang mengandung lemak, tapi lemak tersebut merupakan lemak tak jenuh, sehingga aman dikonsumsi,” ucapnya.

  1. Buah bit

Buah bit kaya akan antioksidan seperti antosianin, betain dan lutein. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan betain dalam buah bit mampu mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular. Tiga buah bit memiliki 100 kalori, 23 gram karbohidrat, 7 gram serat, dan 800 miligram kalium.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan nitrat dalam buah bit dapat meningkatkan performa fisik, khususnya pada kegiatan yang bersifat atletik. Ini menjadi alasan kenapa bit sering dikonsumsi oleh para atlet.

  1. Pisang

Buah pisang hadir dengan rasa yang manis dan dapat mengenyangkan tubuh. Satu pisang berukuran sedang mengandung 100 kalori dan 26 gram karbohidrat sehat.

Selain itu, pisang juga mengandung serat yang baik untuk melancarkan pencernaan. Para peneliti bahkan menemukan bahwa zat pati dalam pisang dapat mendukung kesehatan usus dan membantu mengontrol gula darah.

Setelah menyimak berbagai penaparan di atas, kini Anda telah mengetahui bahwa makanan tinggi karbohidrat seharusnya tidak dihindari, meskipun Anda tengah berdiet. Dengan catatan, pilihlah sumber karbohidrat yang merupakan menu makanan sehat, seperti berbagai jenis makanan di atas. Jadi, sudahkah Anda mengonsumsi karbohidrat hari ini?

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar