Sukses

Lakukan Ini Setelah 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak

Ingin tumbuh kembang anak terus optimal hingga ia dewasa kelak? Ini yang wajib orang tua lakukan setelah 1000 hari pertama kehidupan si Kecil.

Klikdokter.com, Jakarta Fase paling penting bagi seorang anak adalah 1000 hari pertama kehidupan, terhitung sejak dirinya berada di dalam kandungan hingga usianya mencapai 2 tahun. Setiap orang tua sangat dianjurkan untuk menaruh perhatian lebih pada fase ini.

Terdapat beberapa alasan yang mendasari mengapa 1000 hari pertama kehidupan anak perlu benar-benar diperhatikan, di antaranya:

  • Tumbuh kembang paling pesat

Pertumbuhan anak paling pesat terjadi pada 1000 hari pertama kehidupan. Di fase ini, janin yang awalnya hanya terdiri dari satu sel  akan bertumbuh dan berkembang pesat menjadi makhluk yang hampir sempurna, yaitu bayi.

  • Otak mulai terbentuk

Sekitar 80 persen massa otak anak akan bertumbuh pada 1000 hari pertama kehidupan.

  • Proses “mengejar ketinggalan”

Proses pengejaran keterlambatan tumbuh kembang anak paling baik dilakukan pada masa ini. Jika dilakukan setelah usia 2 tahun, maka waktu atau usaha yang diperlukan akan lebih lebih besar dibandingkan jika dilakukan dalam 1000 hari pertama kehidupan.

Lantas, setelah 1000 hari kehidupan berlangsung sempurna, apa yang harus dilakukan oleh orang tua? Apakah setelahnya anak bisa dibiarkan begitu saja? Jawabannya: tidak. Proses tumbuh kembang akan terus berlangsung hingga anak memasuki usia remaja hingga akhirnya menjadi dewasa. Meski proses tumbuh kembangnya tidak secepat pada 1000 hari pertama kehidupan, fase setelah itu tetap tidak boleh diabaikan.

Adapun beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan setelah 1000 hari pertama kehidupan anak, yaitu:

  1. Nutrisi

Nutrisi merupakan aspek yang sangat penting dan harus tetap diperhatikan oleh orang tua, meski si Kecil sudah melewati fase 1000 hari pertama kehidupan. Nutrisi yang dimaksud di sini termasuk makronutrien maupun mikronutrien.

Pada fase ini, orang tua perlu memperhatikan kecukupan gizi si Kecil. Maksudnya, orang tua harus sepenuhnya memastikan bahwa kebutuhan gizi si Kecil tercukupi alias tidak kurang ataupun lebih.

  1. Stimulasi

Stimulasi juga masih sangat penting dilakukan, karena proses perkembangan anak masih terus berjalan setelah melewati fase 1000 hari pertama kehidupan. Semua aspek perkembangan, seperti motorik kasar, motorik halus, bahasa, kognitif, dan perkembangan sosial anak, harus terus diberikan stimulasi agar prosesnya bisa terus berjalan dan mencapai tahap optimal.

  1. Imunisasi

Meski sebagian besar imunisasi dasar dan ulangan dilakukan pada 1000 hari pertama kehidupan, ada beberapa jenis imuniasi lain yang juga penting dilakukan setelah anak berusia 2 tahun. Beberapa yang dimaksud, meliputi imunisasi DTP, MMR, campak, dan sejenisnya.

  1. Pola asuh dan kasih sayang

Pola asuh yang baik dan kasih sayang yang sepenuhnya tercurahkan sangat penting untuk membentuk pribadi anak kedepannya. Hal tersebut juga turut membangun dan mempererat hubungan anak, orang tua, dan keluarga.

  1. Kebersihan

Daya tahan tubuh anak belum berkembang sempurna seperti orang dewasa. Itu sebabnya, infeksi sangat mudah terjadi padanya. Sebagai upaya untuk mencegah hal tersebut, kebersihan diri, pakaian, makanan, dan lingkungan si Kecil perlu terus mendapatkan perhatian.

  1. Pelayanan kesehatan

Karena masih memiliki daya tahan tubuh yang lemah, anak sangat mudah terserang berbagai penyakit. Pada orang dewasa, penyakit tersebut mungkin bersifat ringan. Namun pada anak, penyakit yang ringan itu bisa bersifat sangat fatal bahkan mematikan.

Atas dasar itu, orang tua perlu mengenali berbagai gejala penyakit yang sering mengintai anak dan segera membawa si Kecil ke fasilitas kesehatan terdekat jika dirinya terlihat sakit.

Selalu ingat bahwa tumbuh kembang anak tak hanya berlangsung di 1000 hari pertama kehidupannya. Oleh karena itu, meski fase tersebut telah dilewati dengan sempurna, orang tua maupun anggota keluarga lainnya tetap perlu melakukan usaha supaya anak terus memiliki tumbuh kembang yang optimal. Dengan begitu, dirinya bisa menjadi pribadi yang sehat, kuat, dan sesuai harapan ketika beranjak dewasa kelak.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar