Sukses

Habis Terpeleset? Ini Bahaya dan Cara Mengatasinya

Tulang ekor terasa nyeri setelah terpeleset. Perlukah Anda khawatir?

Klikdokter.com, Jakarta Jatuh terduduk alias terpeleset umumnya terjadi di permukaan yang licin dan disebabkan oleh hilangnya keseimbangan tubuh untuk bertahan di satu posisi. Nah, ketika terpeleset, bagian tubuh yang kerap terasa sakit adalah tulang ekor, apalagi bila terjatuhnya cukup keras. Alhasil, saat mencoba berdiri, Anda merasakan sakit dan nyeri di bagian bokong Anda. Namun selang beberapa waktu, mengapa terasa sakit di tulang ekor, ya? Apakah kondisi ini mesti dikhawatirkan?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, perlu diketahui bahwa tulang ekor terletak di ujung bawah tulang punggung Anda. Fungsinya untuk mendukung dan menjaga kestabilan tubuh. Nah, bila tulang ekor terasa sakit sekali sehabis terpeleset, Anda memang perlu mengkhawatirkannya. Sebab, tulang ekor bisa saja retak, bergeser, atau memar akibat benturan keras ke lantai.

Yang perlu diperhatikan usai terjatuh

Usai Anda terjatuh, Anda perlu memperhatikan durasi nyeri Anda. Bila dalam beberapa hari rasa sakit hilang dan tanpa disertai gejala-gejala lain, Anda tak perlu cemas berlebih.

Sebaliknya, bila nyeri tak kunjung hilang berminggu-minggu dan justru disertai gejala lain,sebaiknya Anda periksakan kondisi tersebut ke dokter.

Bila tulang ekor mengalami cedera yang cukup parah, umumnya nyeri bisa timbul saat Anda hendak duduk (posisi sedikit menungging), saat duduk, berdiri, hingga berjalan. Ya, tulang ekor yang cedera memang sangat bisa menghambat segala aktivitas Anda, sekalipun itu hanya duduk dan berjalan.

Beberapa gejala yang bisa timbul bersama nyeri tulang ekor, antara lain memar atau bengkak di area tulang ekor atau punggung bagian bawah, nyeri pada bokong yang menyebar hingga ke paha dan kaki, serta nyeri saat buang air besar, mengangkat barang, dan berhubungan seksual.

Di sisi lain, ada pula yang mengatakan bahwa jatuh terduduk dapat berujung pada penyakit stroke. Hal ini muncul karena ada anggapan bahwa saraf bagian belakang dan bawah tubuh langsung tersambung ke otak. Karena itu, ketika bagian tersebut terbentur, stroke pun bisa terjadi.

Namun, menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter, jatuh dalam posisi duduk dan stroke tidak ada korelasi langsung. “Terpeleset tidak memicu stroke. Namun, orang yang memiliki risiko jatuh yang tinggi juga sering kali punya faktor risiko stroke. Contohnya, orang obesitas dan orang lansia,” kata dr. Astrid.

Itupun, kata dr. Astrid, stroke ringan atau transient ischaemic attact (TIA). Ketika seseorang terserang TIA, risikonya untuk terjatuh semakin tinggi karena adanya kelumpuhan dan mati rasa. Nah, bila ia terjatuh, bukan tak mungkin stroke ringan berubah menjadi serangan stroke yang mematikan. Oleh sebab itu, dr. Astrid menyarankan kepada penderita TIA untuk memperbaiki gaya hidupnya supaya kondisi stroke ringan tidak berubah menjadi kondisi yang lebih berisiko.

Apa yang mesti dilakukan sehabis terpeleset?

Bila tulang ekor Anda terasa nyeri setelah terpeleset, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan di rumah untuk meredakan rasa sakit, yaitu:

  • Kompres area tulang ekor dengan kompres dingin selama 15-20 menit. Lakukanlah empat kali sehari hingga rasa nyeri hilang. 
  • Saat duduk, gunakan bantal donat yang empuk untuk mengurangi tekanan pada tulang ekor. Lubang di tengah bantal berfungsi menghindari berat tubuh bertumpu pada tulang ekor yang cedera. 
  • Konsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol, ibuprofen, atau aspirin. Namun, bila Anda penderita gangguan fungsi hati dan ginjal atau sedang mengonsumsi obat-obatan lain, konsultasikan dulu kepada dokter tentang pengonsumsian obat nyeri tersebut.  
  • Perbanyak asupan serat agar tinja bisa dikeluarkan dengan mudah. Ini memang tidak ada kaitannya dengan tulang ekor, tetapi bila tinja Anda keras, tulang ekor akan semakin nyeri saat Anda mengejan kuat.  

Jadi, setelah Anda terpeleset dan tulang ekor terasa sakit, sebaiknya segera lakukan cara di atas untuk meredakan nyeri dan memarnya. Pantaulah durasi sakit dari tulang ekor. Bila sudah lebih dari seminggu rasa sakit tidak berkurang, sebaiknya segera periksakan kondisi ini ke dokter. Selama proses pengobatan, jangan terlalu lama duduk di tempat yang permukaannya keras karena hanya akan memperburuk rasa nyeri.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar