Sukses

Kenali Penyebab Kanker Usus seperti Dialami Istri Ustaz Maulana

Istri Ustaz Maulana meninggal dunia akibat kanker usus. Apa saja penyebab kanker usus yang wajib diketahui?

Klikdokter.com, Jakarta Hari Minggu (20/1) menjadi hari yang penuh duka bagi Ustaz Maulana dan keluarga. Sang istri, Nuraliyah Ibu Hajar atau hangat disapa Umi Naorah (41), meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, akibat kanker usus. Penyakit kanker usus bukanlah suatu kondisi yang ringan. Maka, penting bagi Anda untuk bisa mengenali penyebabnya.

Dirangkum dari berbagai sumber, penyakit tersebut baru diketahui pada September 2018 lalu, meski gejalanya sudah dirasakan mendiang sejak tujuh tahun lalu. Tim dokter mengatakan bahwa kankernya sudah mencapai paru-paru.

Kanker usus merupakan tipe kanker saluran cerna yang paling sering terjadi. Kanker ini paling sering terjadi di area usus besar yang berbatasan dengan anus. Kanker kolorektal (kanker usus besar dan rektum) masih menjadi salah satu penyakit kanker tersering. Jenis kanker ini merupakan penyakit tiga besar penyebab kematian terbanyak akibat kanker baik pria maupun wanita di Amerika Serikat.

Kebanyakan kanker usus bermula dari kelainan usus besar yang disebut polip usus. Polip usus tidak bersifat seperti kanker, tapi memiliki kemungkinan perubahan ke arah kanker seiring berjalannya waktu. Polip bisa berukuran kecil dan berjumlah banyak, dan mungkin saja tidak menimbulkan gejala apa pun.

Gejala yang ditimbulkan oleh kanker usus umumnya sebagai berikut:

  • Perdarahan saat buang air besar.
  • Perubahan konsistensi feses, dapat cair atau keras. Biasanya berlangsung lebih dari 4 minggu.
  • Nyeri perut.
  • Rasa tidak lancar saat buang air besar, dan kurang puas ketika selesai.
  • Anemia defisiensi besi (akibat kehilangan darah tanpa disadari).
  • Lemah dan lesu.
  • Berat badan menurun secara drastis.
  • Saat sudah membesar, dapat teraba benjolan di perut.

Pada saat kanker usus masih dalam tahap awal, kemungkinan besar penderita tidak akan merasakan gejala apa pun.

Berbagai pemeriksaan akan dibutuhkan saat terdapat kecurigaan kanker usus seperti yang dialami istri Ustaz Maulana. Pemeriksaan bisa berupa cek darah hingga radiologi, terutama kolonoskopi. Metode kolonoskopi merupakan cara pemeriksaan kondisi usus besar dengan cara memasukkan kamera kecil melalui anus.

1 dari 2 halaman

Penyebab terjadinya kanker usus

Hingga kini, penyebab tunggal pada kanker usus tidak diketahui secara pasti. Penyakit kanker usus merupakan kondisi yang terjadi akibat perpaduan banyak faktor. Faktor genetik diketahui berperan besar pada terjadinya kanker usus.

Selain itu, pemilik mutasi gen tertentu akan memiliki penyakit polip usus yang bersifat turunan. Penderita polip usus turunan memiliki risiko hampir 100 persen mengalami kanker usus besar pada usia 40 tahun.

Selain genetik, faktor lingkungan juga berperan sangat besar. Utamanya berasal dari pola makan. Pola makan di bawah ini diketahui berkaitan dengan kejadian kanker usus.

  • Pola makan tinggi daging merah dan lemak hewani
  • Kurang mengonsumsi serat
  • Kurang mengonsumsi sayur-sayuran maupun buah-buahan

Risiko mengalami kanker usus akan semakin meningkat saat pemilik pola makan tersebut memiliki berat badan berlebih (obesitas) pada pria, dan secara paradoks pada wanita dengan tubuh kurus.

Merokok, konsumsi alkohol, dan gaya hidup sedenter (kurang berolahraga) juga berkaitan dengan peningkatan risiko mengalami kanker usus.

Apabila Anda sebelumnya telah mengalami penyakit radang usus, misalnya penyakit kolitis ulseratif maupun penyakit Crohn, maka risiko mengalami kanker usus juga dapat meningkat.

Itu dia berbagai faktor risiko yang diteliti menjadi penyebab terjadinya kanker usus. Kewaspadaan sangat dibutuhkan agar kanker usus dapat terdiagnosis sejak dini sehingga bisa ditangani secepatnya. Saat Anda merasakan adanya perubahan konsistensi tinja dalam jangka waktu lama, terutama disertai darah pada tinja, segera jadwalkan pemeriksaan dengan dokter. Semakin terlambat ditangani, kanker usus juga dapat menyebar melalui darah organ lain seperti yang dialami oleh istri Ustaz Maulana.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar