Sukses

Hamil Trimester Akhir seperti Meghan Markle, Ini yang Perlu Dilakukan

Anda hamil trimester akhir seperti Meghan Markle? Saatnya Anda memperhatikan beberapa hal ini agar bayi dan ibu selamat sampai melahirkan.

Klikdokter.com, Jakarta Perut yang kian membesar karena hamil trimester akhir, justru membuat Meghan Markle semakin menawan. Sempat menghadiri acara Royal Variety Performance di Inggris bulan lalu, istri Pangeran Harry ini terlihat segar dan sehat meski usia kehamilannya telah memasuki trimester ketiga. Hal itu tentu tak mungkin terwujud bila Meghan tidak menjaga kehamilannya dengan baik, bukan?

Nah, jika saat ini kehamilan Anda juga memasuki trimester akhir, ini yang perlu dilakukan agar kondisi kehamilan Anda sama baiknya seperti yang dijalani The Duchess of Sussex’s:

  • Perhatikan asupan menjelang melahirkan 

Menurut dr. Melyarna Putri dari KlikDokter, makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil harus memberikan energi yang cukup untuk persiapan melahirkan.

“Melahirkan merupakan proses yang melelahkan dan mengeluarkan banyak tenaga. Jika asupan yang masuk ke dalam tubuh tidak memberikan cadangan energi, maka itu kurang baik untuk persiapan melahirkan,” ujar dr. Melyarna.

Di samping energi, asupan vitamin K juga perlu dicukupi untuk mempercepat pembekuan darah pasca melahirkan. Untuk itu, konsumsilah buah melon, kacang hijau, roti gandum, dan pasta untuk mendapatkan cadangan vitamin K yang cukup.

  • Deteksi adanya kelainan dan posisi janin untuk tentukan cara bersalin 

Selain memperhatikan asupan gizi pada ibu hamil trimester ketiga, pemeriksaan USG dan turunannya juga mesti dilakukan. Menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter, pemeriksaan USG di trimester ketiga merupakan pemeriksaan terakhir untuk mendeteksi adanya kelainan, terutama kelainan anatomi tubuh janin sebelum dilahirkan.

“Di Indonesia, temuan adanya kelainan pertumbuhan dan perkembangan janin lebih berfungsi sebagai informasi awal bagi calon ibu dan ayah,” dr. Astrid menambahkan.

Pemeriksaan di trimester ketiga dilakukan dengan cara mengukur berbagai indikator biometrik janin. Yang kemudian, akan dibandingkan dengan angka pengukuran standar sesuai usia kehamilan.

“Dilakukan juga penghitungan taksiran berat janin untuk mengetahui apakah ada gangguan pertumbuhan sehingga dapat dicari penyebabnya dan segera ditangani,” kata dr. Astrid.

Selain itu, melakukan cek letak plasenta, posisi janin, dan mengetahui perbandingan antara diameter kepala janin dengan panggul ibu juga penting dilakukan. Hal itu bertujuan untuk menentukan cara melahirkan yang paling sesuai dengan kondisi keduanya.  

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  • Hindari ikut perjalanan yang lama

Sementara itu, dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter mengatakan, ibu hamil usia trimester ketiga sebaiknya menghindari perjalanan lama menggunakan mobil atau pesawat. Sebab, hal itu dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah akibat duduk terlalu lama dan terpapar infeksi.

“Bahkan, risiko terburuknya, ibu hamil bisa mengalami komplikasi kehamilan dan keguguran bila terlalu lelah ataupun terjatuh saat bepergian,” jelas dr. Dyah Novita.

  • Tidak boleh mengangkat beban berat

Ibu hamil trimester ketiga pun tidak disarankan untuk mengangkat beban berat karena dapat menyebabkan kekakuan di area punggung belakang. Bila memang ada barang yang mesti dipindahkan, sebaiknya mintalah pertolongan kepada orang lain.

  • Suami harus berperan meringankan beban istri

Bukan cuma ibu hamil yang mesti memperhatikan ini-itu hingga membuatnya stres. Suami juga perlu memberikan perhatian ekstra bila istrinya sudah memasuki kehamilan trimester ketiga.

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, ibu hamil sering sekali mudah merasa lelah, khususnya di trimester ketiga. Belum lagi gejala-gejala, seperti nyeri punggung, kaki bengkak, dan susah jalan yang bikin ibu hamil kian lambat dalam bergerak.

Bila suami tidak sering memberikan pijatan dan tidak meringankan pekerjaan rumah tangga, ibu hamil trimester ketiga pasti akan mengalami stres berat yang pada akhirnya, bisa memengaruhinya janinnya.   

Jadi, bila kehamilan Anda sudah masuk trimester ketiga seperti yang dialami Meghan Markle, perhatikanlah beberapa hal di atas. Ini Anda lakukan supaya masa-masa akhir kehamilan berjalan dengan lancar. Anda pun bisa melahirkan bayi sehat dengan selamat. Jangan sungkan untuk meminta bantuan kepada orang sekitar bila Anda tak mampu melakukan beberapa pekerjaan di kondisi seperti ini. Terakhir, supaya Anda bisa terlihat “bersinar” seperti Meghan, jangan lupa merawat diri, ya, meski Anda sedang hamil trimester akhir.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar