Sukses

Penyebab Vernix Caseosa pada Bayi Baru Lahir

Bayi baru lahir selalu dipenuhi lapisan tebal berwarna putih. Apa penyebab lapisan ini ada pada bayi? Yuk, cari tahu di sini.

Bayi baru lahir biasanya memiliki lapisan tebal berwarna putih serupa keju yang menutupi kulitnya. 

Banyak orang beranggapan bahwa lapisan putih tersebut adalah kotoran yang menempel pada bayi. Padahal, itu merupakan lapisan pelindung pada bayi yang dikenal sebagai vernix caseosa.

Jadi, sangat wajar apabila bayi baru lahir dipenuhi lapisan tebal tersebut. 

Nah, sebenarnya apa penyebab vernix  caseosa pada bayi? Lalu, adakah fungsi vernix caseosa pada kulit bayi? 

Penyebab Vernix Caseosa pada Bayi Baru Lahir

Vernix caseosa pada bayi adalah lapisan yang terbentuk sejak bayi dalam kandungan dan bisa tetap bertahan hingga bayi lahir. Lapisan vernix ini umumnya berkembang pada kulit sekitar usia kehamilan 20 minggu.

Penyebab adanya vernix pada bayi diawali dari lapisan kulit sementara yang terbentuk saat bayi berada dalam kandungan. 

Lapisan luar kulit sementara tersebut dikenal dengan periderm. Lapisan ini akan mengelupas dan digantikan dengan stratum korneum, seperti yang umumnya terjadi pada manusia.

Periderm yang mengelupas akan bercampur dengan lemak dari kelenjar sebasea, sehingga membentuk vernix caseosa.

Artikel lainnya: Mengapa Kulit Bayi Lebih Mudah Kehilangan Kelembapan?

Bayi dengan berat rendah dan bayi yang lahir sebelum waktunya (misal, lahir sebelum usia kehamilan 28 minggu dan berat kurang dari 1.000 gram) sering kali memiliki stratum korneum yang belum matang. Hal ini membuat bayi lahir tanpa lapisan vernix.

Kandungan vernix caseosa sebagian besar adalah air (81 persen). Sisanya adalah 9 persen lemak dan 10 persen protein.

Lapisan ini terbentuk mulai dari kepala hingga bagian bawah tubuh mengikuti pematangan lapisan kulit, serta akan melapisi kulit bayi hingga lahir.

Fungsi Vernix Caseosa pada Bayi

Vernix caseosa umum ditemui pada bayi baru lahir. Jadi, meski tampak seperti lapisan tebal yang menyelubungi kulit, kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan. Lapisan vernix tak hanya sebatas lapisan kulit saja. Lapisan ini menyimpan banyak manfaat untuk bayi.

Beberapa fungsi vernix caseosa yang jarang diketahui, antara lain:

1. Sebagai Lapisan Pelindung

Vernix caseaosa bertugas memberikan perlindungan pada bayi, terutama semasa transisi dari dalam kandungan hingga kehidupan di luar kandungan.

Kandungan antioksidan semakin menambah fungsi vernix caseosa, terutama setelah bayi melewati proses persalinan dengan tingkat stes oksidatif yang tinggi. 

Lapisan mirip lemak pada bayi baru lahir ini akan membantu melindungi bayi dari infeksi bakteri, serta memiliki sifat antiradang.

2. Membantu Perkembangan Saluran Cerna

Vernix caseosa dapat tercampur dalam air ketuban, sehingga dapat tertelan oleh bayi dalam kandungan. 

Hal ini ternyata memiliki manfaat untuk perkembangan saluran pencernaan bayi nantinya.

3. Membantu Pertumbuhan Kulit di Dalam Kandungan

Vernix caseosa juga berfungsi sebagai proteksi bagi kulit bayi saat ia dikelilingi oleh air ketuban dalam kandungan. Lapisan ini memberi kesempatan bagi pertumbuhan kulit bayi dalam kondisi basah.

Bila disederhanakan, jika berenang atau terpapar air dalam waktu lama, kulit Anda akan berkerut, bukan? Nah, kondisi serupa dialami bayi saat dalam kandungan. 

Berkat lapisan ini, bayi dapat bertahan selama 9 bulan dalam kondisi basah, tanpa alami kulit yang berkerut.

Selanjutnya, saat proses persalinan tiba, vernix caseosa bisa membantu mengurangi gesekan bagian tubuh bayi semasa persalinan.

Artikel lainnya: Alergi pada Kulit Bayi yang Perlu Anda Tahu 

4. Mengatur Suhu Tubuh

Semasa dalam kandungan, suhu tubuh bayi akan diatur mengikuti suhu tubuh ibunya. Sementara setelah lahir, bayi memiliki vernix caseosa yang dapat membantu dalam pengaturan suhu tubuh.

Jadi, penyebab adanya lapisan menyerupai lemak pada bayi baru lahir ini adalah karena bayi perlu mengatur tubuh secara mandiri. Oleh karena itu, ada anjuran untuk menunda memandikan bayi. 

Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan untuk membiarkan lapisan vernix caseosa pada kulit bayi setelah lahir.

5. Membantu Proses Adaptasi Kulit Bayi

Bayi akan mengalami beberapa perubahan pada kulitnya setelah lahir, seperti:

  • Berkurangnya hidrasi pada permukaan kulit.
  • Penurunan pH kulit. Perlu diketahui, pH yang lebih asam dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri patogen.
  • Dehidrasi dan pengelupasan stratum korneum yang menyebabkan kulit menjadi kering.

Fungsi vernix caseosa dapat membantu melembapkan kulit bayi, serta memfasilitasi proses perubahan pH kulit bayi.

6. Keperluan Diagnosis Medis

Lapisan vernix hanya ditemukan pada manusia. Saat ini, adanya lapisan ini dapat dimanfaatkan juga untuk keperluan diagnostik serta prognostik, misalnya pada beberapa kondisi berikut:

  • Emboli air ketuban setelah persalinan dapat dikonfirmasi dengan adanya lapisan vernix dalam darah arteri pulmoner.
  • Analisis vernix dapat dimanfaatkan untuk menentukan kematangan janin serta estimasi berat badan janin, sehingga membantu pertimbangan induksi persalinan.
  • Adanya lapisan ini dalam urine wanita melahirkan dapat menjadi tanda adanya ruptur rahim.

Artikel lainnya: Berbagai Masalah Kulit yang Sering Dialami Bayi 

Walaupun memiliki tampilan tak menarik, bahkan cenderung menakutkan, vernix caseosa pada bayi adalah lapisan pelindung yang tidak bisa Anda sepelekan. 

Lapisan ini berkembang sejak bayi masih dalam kandungan sampai ia lahir. Semakin mendekati proses persalinan, lapisan ini akan semakin tipis. 

Para ibu yang melahirkan sekitar due date-nya, biasanya masih bisa melihat lapisan vernix yang tersisa. Jika bayi Anda lahir prematur, lapisan vernix justru akan terlihat jelas dan tebal.

Anda mungkin pernah bertanya-tanya, bagaimana cara membersihkan vernix pada bayi baru lahir? 

Anda tidak perlu langsung memandikan bayi. WHO merekomendasikan untuk menunggu minimal 6 jam setelah lahir untuk mandi pertama bayi. Bahkan menunggu sampai 24 jam lebih baik agar manfaat penuh dari vernix bisa didapatkan.

Jika ingin menunda bayi dimandikan, Anda bisa meminta bantuan perawat untuk menghilangkan cairan ketuban dan darah yang tertinggal di kulit menggunakan kain lembut saja. Dengan begitu, lapisan vernix caseosa yang masih ada akan tetap utuh.

 

Jadi, sudah tahu ‘kan penyebab adanya vernix caseosa pada bayi? Lapisan menyerupai lemak pada bayi baru lahir ini adalah pelindung saat di dalam kandungan sampai mereka lahir serta memiliki banyak sekali manfaat. 

Masih ingin tahu informasi kesehatan lainnya? Yuk, unduh aplikasi KlikDokter sekarang!

[RS]

1 Komentar

  • Yey******ska Mangli

    alhamdulillah tryta baik fungsi y,kata org kampung nyebut y pelem kbykn tidur siang wkt hamil heheheeee...org kampung y kampungan!!! 😁😁😁😁😁