Sukses

Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Oat Milk

Sebagai tren baru alternatif produk susu, oat milk cukup banyak diminati. Apa saja kelebihan dan kekurangannya? Kupas tuntas di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Saat berbelanja di swalayan dan melewati lorong susu dairy-free, biasanya yang terpampang di sana adalah susu kedelai, susu almon, susu beras, hingga susu kelapa. Sekarang, ada pula oat milk. Sebagai pendatang baru, oat milk cukup populer untuk dicampurkan ke minuman seperti espreso atau diminum langsung, dan banyak dibicarakan orang-orang yang sedang diet, para hipster, atau mereka yang menerapkan pola hidup sehat. Mari kenali oat milk lebih dalam, termasuk kelebihan dan kekurangannya.

Sesuai namanya, oat milk terbuat dari oat. Biasanya, oat milk terbuat dari steel-cut oat (oat yang dibuat dari roti gandum utuh lalu dicincang kasar) atau whole groats (gandum yang dikuliti) yang direndam dalam air.

Menurut Jonathan Valdez, RDN, pelatih pribadi profesional, pemilik Genki Nutrition, dan perwakilan untuk media dari New York State Academy of Nutrition and Dietetics kepada Prevention, setelah oat direndam, semua campuran diaduk, lalu disaring. Hasilnya adalah tekstur seperti krim, kerap dijadikan pengganti krim untuk secangkir latte.

Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, segelas oat milk (240 ml) mengandung 130 kalori, 2,5 gram lemak, 115 mg sodium, 24 gr karbohidrat, dan 4 gram protein.

Kelebihan dan kekurangan oat milk

Sebagai pengganti susu sapi, oat milk pada dasarnya tak lebih baik dibanding jenis susu serupa lainnya seperti susu almon atau susu kelapa. Menurut Leah Kaufman, MS, CDE, RD, pemilik Leah Kaufman Nutrition, profil ketiganya serupa. Meski demikian, oat milk diketahui lebih tinggi kandungan karbohidratnya dan memiliki tekstur yang lebih baik.

Oat milk diketahui kaya akan kandungan beta-glucan, yang mana zat tersebut dapat membantu menjaga kadar kolesterol.

Penting juga untuk diketahui bahwa oat milk menyimpan lebih banyak kalori dibandingkan dengan susu almon tanpa pemanis (unsweetened).  Satu cangkir susu bisa mengandung 100-120 kalori per penyajian, sedangkan susu almon unsweetened hanya mengandung 30-35 kalori.

Anda juga perlu tahu beberapa oat milk yang dijual mengandung minyak rapeseed—tipe minyak yang kadungan erucic acid-nya tinggi. Meski jenis asam tersebut merupakan bagian alami dari minyak berbahan biji-bijian (kandungannya pada minyak canola kurang dari dua persen), Leah mengatakan bahwa minyak tersebut bisa beracun dan memiliki efek jantung yang negatif jika dikonsumsi terlalu banyak. Walau demikian, butuh penelitian lebih lanjut untuk benar-benar mengungkap kaitannya.

Jika Anda sedang melakukan diet keto atau sedang mengurangi asupan gula, lebih baik pilih jenis susu lainnya. Namun, jika Anda adalah seorang vegetarian atau vegan, tambah satu lagi alternatif susu sapi yang bisa Anda konsumsi!

1 dari 2 halaman

Susu non-dairy lainnya yang juga bergizi

Jika sulit untuk menemukan oat milk di lingkungan tempat Anda tinggal atau jika menurut Anda harganya terlampau mahal, tiga susu non-dairy di bawah ini bisa menjadi pilihan.

  1. Susu almon

Susu dari kacang almon ini memiliki kalori yang lebih rendah dari susu sapi. Pada segelas susu almon (240 ml), terdapat sekitar 69 kalori, 2,5 gram lemak, 160 mg sodium, dan 1 gram protein. Susu ini pun bebas kolesterol. Susu almon yang telah difortifikasi adalah sumber kalsium, vitamin D, dan vitamin E yang baik.

  1. Susu kedelai

Segelas susu kedelai (240 ml) mengandung 110 kalori, 95 mg sodium, 4,5 gram lemak, 380 mg potasium, dan 8 gram protein. Meski demikian, konsumsi kacang kedelai dan produk olahannya tidak disarankan untuk penderita penyakit tiroid dan kanker payudara.

  1. Susu beras

Dalam satu gelas (240 ml) susu yang berasal dari beras atau rice milk ini mengandung 120 kalori, 2,5 gram lemak, 80 mg sodium, 23 gram karbohidrat dan 1 gram protein. Susu jenis ini aman untuk Anda yang sensitif dengan produk olahan susu, kedelain, atau kacang-kacangan.

Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan oat milk, apakah Anda tertarik untuk mencobanya? Oat milk bisa menjadi pilihan baik bagi penderita intoleransi laktosa atau sensitif terhadap susu. Namun, tetaplah untuk mengonsumsinya dalam jumlah moderat, misalnya sebagai campuran kopi Anda.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar